Penulis: Manggarayu

Siapa bilang wajan hanya dipakai tumis? Zaman sekarang, alat masak ini juga dipakai untuk memanggang. Bahkan tak hanya daging, wajan juga digunakan untuk memanggang roti dan kue. Hebat sekali, kan?

Semua berawal dari kegelisahan saya yang ingin buat kue kering. Waktu itu, saya baru sadar kalau oven di rumah memang rusak. Panasnya tidak terlalu ketara, sehingga kemungkinan kue tidak akan matang sempurna. Namun karena terlanjur menuangkan bahan-bahan, saya pun mencari alternatif lain demi menuntaskan kue kering tersebut.

Dan, saya pun coba pakai teflon! Memang tidak sedikit kalau anda cari resep dengan wajan. Namun karena punya daya panas yang tidak sekuat oven, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kue atau roti sukses matang. Yuk, simak yang satu ini!

1. Perhatikan konsistensi adonan kue/roti

Eits, jangan asal pilih resep kue dan roti lho. Meskipun bisa matang sempurna, tak semua kue dan roti cocok dipanggang dengan wajan. Kue teflon biasanya punya bentuk padat seperti kue kering, pizza, dan bakpia. Jenis kue dan roti tersebut punya takaran bahan kering yang lebih dominan dari bahan basah. Alhasil, tak butuh waktu terlalu lama untuk membuat tekstur luar-dalamnya matang sempurna.

Tapi, bukan berarti tak bisa buat kue dengan adonan cair ya. Pastikan konsistensi adonannya kental seperti martabak manis, brownies, dan bika ambon. Adonan berkonsistensi kental lebih berkemungkinan untuk matang sempurna. Selain itu, memanggang kue dengan konsistensi ini memang lebih lama dari waktu oven. Misalnya bolu bisa matang antara 20-25 menit dengan oven, sedangkan pakai wajan perlu 30- 40 menit.

2. Pakai wajan datar dan anti lengket

Kalau sudah menentukan resep kue atau rotinya, perhatikan juga wajan yang akan dipakai. Frying pan lebih umum dipakai karena panasnya lebih cepat merata dan stabil. Apalagi berbahan anti lengket, anda tak perlu takut kue dan roti akan tertinggal atau sulit diangkat dari wajan. Jangan lupa untuk memanaskan wajan terlebih dulu sebelum menuang adonan. Panaskan 7-10 menit hingga cukup hangat. Jika terlalu panas, khusus adonan cair bisa memunculkan banyak pori di permukaannya saat matang nanti.

3. Oles wajan dengan mentega/margarin sebelum panggang

Meski pakai yang anti lengket, tetap oleskan sedikit mentega/margarin pada wajan. Selain mencegah adonan terlalu menempel, dua jenis lemak baking dapat menyumbangkan aroma pada kue dan roti yang dipanggang. Jika anda pakai wajan yang agak lengket, beri sedikit tepung pada permukaan wajan seperti halnya loyang kue. 

4. Gunakan api yang paling kecil

Inti dari memanggang kue dan roti dengan teflon adalah bersabar. Selalu gunakan api yang paling kecil (nyaris mati) untuk memanggang. Adonan kue dan roti memang tidak seperti daging yang lebih cepat matang. Selain itu, jangan sering membuka tutup wajan untuk mengecek tekstur kue. Sama halnya dengan oven, buka-tutup wajan pemanggang bisa membuat kue jadi bantat. Tunggu sesuai waktu yang ditentukan resep, lalu buka dan cek dengan batang lidi. 

Coba resep:

Nah, sekarang bukan mustahil untuk bikin kue dan roti teflon! Alat masak ini bisa jadi alternatif kalau tak ada oven atau panci kukus di tempat anda. Selain wajan, anda juga bisa buat kue dengan rice cooker, lho. Cek daftarnya di sini!