Penulis: Manggarayu

Ibarat bawang putih dan bawang merah, tempe dan tahu adalah dua bahan yang sering “dijodohkan”. Dimasak sendiri-sendiri saja sudah lezat, apalagi jika keduanya dijadikan satu hidangan.

Secara umum, kedua bahan ini terbuat dari fermentasi kacang kedelai. Tapi uniknya, tempe dan tahu punya kenampakan, tekstur, dan rasa yang berbeda. Tempe memiliki tekstur yang tidak rata dan rasa khas. Sedangkan tahu bertekstur lebih halus dengan rasa yang lebih netral.

Ketika kedua bahan ini dimasak bersama, hasilnya adalah sajian bercitarasa yang terpadu dengan baik. Jadi kalau ada stok di rumah, tak perlu bingung hendak dibuat apa. Dibuat tumisan bisa, dibuat hidangan berkuah juga bisa. Untuk selengkapnya, cek daftar sajian nikmat berikut ini yuk!

1. Semur

semur tahu mudah

Semur adalah sajian berkuah yang bisa dibuat dengan berbagai bahan. Termasuk di dalamnya adalah tahu dan tempe. Kuah semur dimasak dengan aneka bumbu sehingga terasa gurih dan kaya. Warna kuahnya gelap karena penambahan kecap manis. Tak heran, semur jadi salah satu sajian bercitarasa favorit keluarga Indonesia.

Bumbu yang digunakan dalam semur adalah bumbu dasar putih, daun salam, serai, jahe, gula merah, dan kecap manis. Potong tahu dan tempe sesuai selera, lalu goreng sebentar hingga kulitnya agak kecoklatan. Tumis bumbu dan masukkan tempe-tahu beserta air. Masak hingga matang dan taburi dengan bawang goreng.

Baca juga: 7 Jenis Semur Khas Indonesia yang Gurih & Nikmat

2. Baceman

Lauk pendamping khas Jawa Tengah ini sering disajikan dengan gudeg dan nasi gandul. Rasanya gurih-manis khas dengan kenampakan berwarna gelap. Bacem sendiri berarti “proses masak dengan gula merah atau garam supaya bahan masakan jadi tahan lama”. Jadi bisa dibayangkan kalau proses bacem ini sama seperti mengungkep.

Siapkan bumbu dasar putih, gula merah yang sudah disisir, lengkuas, air asam jawa, daun salam, dan air kelapa. Campur semuanya dan masak hingga mendidih. Selanjutnya, masukkan potongan tempe dan tahu. Ungkep hingga bumbunya meresap sempurna. Kalau sudah matang, anda bisa simpan bacemannya di kulkas atau langsung digoreng.

Baca juga: 6 Tips Membuat Baceman yang Enak

3. Opor

Opor ayam praktis

Sajian berkuah satu ini jadi trademark hidangan Lebaran di Indonesia. Kuahnya yang gurih, entah kekuningan atau berwarna putih, adalah perpaduan santan dan bumbu dasar berempah. Bahkan tak hanya tahu-tempe, anda juga bisa menambahkan potongan ayam dan telur rebus dalam sajian ini. Intinya, hidangan ini juga wajib disiramkan pada potongan ketupat serta ditaburi bawang goreng!

Anda bisa pakai bumbu kuning atau bumbu putih. Selain itu, tambahkan bumbu rempah lain seperti serai, daun salam, daun jeruk, pala, lada, hingga lengkuas. Tumis bumbu hingga harum, lalu masukkan tempe, tahu, dan bahan lain. Tuang santan, aduk, dan masak hingga asat.

Coba juga: Opor Putih

4. Terik

Masakan khas Jawa Tengah ini mirip dengan opor. Hanya saja, kuahnya jauh lebih pekat dan menggugah selera. Bedanya lagi, terik memakai bahan dan bumbu sederhana. Tapi jika dimasak hingga bumbunya meresap sempurna (dan santannya nyaris habis), rasa hidangan ini benar-benar juara!

Terik memakai bumbu dasar putih dengan tambahan rempah lain seperti serai, daun aromatik, lengkuas, dan jahe. Cara memasaknya pakai teknik slow-cooking. Jadi setelah bumbu ditumis hingga harum, masukkan potongan tempe, tahu, dan santan. Aduk hingga rata dan kecilkan api. Pastikan kuahnya asat dan bumbunya meresap sebelum diangkat.

Baca juga: 9 Aneka Hidangan dengan Bumbu Dasar Putih

5. Brongkos

Brongkos jogja

Hidangan satu ini lebih identik dengan daging. Tapi tak ada salahnya buat versi ekonomis, kan? Brongkos adalah hidangan khas Yogyakarta dengan kuah berwarna hitam. Tidak seperti semur, kuah hitam ini berasal dari kluwek. Jadi kurang lebih, brongkos cukup mirip dengan rawon, cuma hidangan ini memakai kacang tolo sebagai bahan utamanya.

Brongkos memakai bumbu dasar kuning dengan ekstra ketumbar, cabai, kencur, dan gula merah. Campurkan kluwek dengan bumbu dasar. Tumis bumbu hingga harum dan matang, lalu masukkan potongan tahu, tempe, kacang tolo, dan kulit melinjo. Masukkan juga air kaldu, santan, dan irisan cabai. Masak hingga matang.

Coba resep: Rawon

6. Empis Empis

(Image: Diah Didi)

Pernah dengar masakan “jangan lombok”? Yup, empis-empis kurang lebih sama dengan sajian tersebut. Sajian yang tenar sebagai sayur cabai ini memang terasa pedas dan gurih. Perpaduan santan dan irisan lombok ijo dalam masakan khas Temanggung ini benar-benar bikin melek. Bagi anda penggemar pedas wajib mencoba hidangan ini dengan nasi hangat dan aneka gorengan. Konon, perpaduan semua sajian tersebut menghasilkan citarasa yang luar biasa.

Empis-empis dimasak dengan sederhana. Tumis bumbu yang terdiri dari irisan bawang putih, bawang merah, geprekan lengkuas, dan daun salam. Masukkan cabai hijau (atau irisannya) dan masak hingga layu. Selanjutnya, tuang santan, potongan tempe, dan tahu. Masak hingga kuahnya menyusut dan berubah kehijauan.

Coba resep: Tongkol Suwir Lombok Ijo

7. Balado

Tempe balado pedas

Hidangan terakhir ini juga khusus untuk penggemar pedas. Balado bisa dibuat dengan bahan apapun, bahkan sesederhana tempe dan tahu. Dengan warna hidangan yang merah, kesan pedas-gurih terasa lebih nikmat jika disuap dengan nasi hangat. Hmm, bikin ngiler!

Potong tempe dan tahu sesuai selera. Tumis bumbu dasar merah dan tambahan rempah lainnya hingga harum dan matang. Masukkan tempe dan tahu, lalu oseng merata. Masak hingga bumbunya meresap sempurna dalam tempe dan tahu.

Baca juga: 6 Tips Membuat Balado Lebih Enak

Mantap, ya? Bahan sederhana yang sering “disepelekan” ini ternyata bisa disulap jadi hidangan bercitarasa. Sebelum belanja, jangan lupa untuk membeli tempe dan tahu dengan kualitas terbaik. Sebab, semua hidangan nikmat berawal dari bahan yang segar, kan?

7 Aneka Sajian Lauk Khas Nusantara dengan Tempe dan Tahu
Bantu kami menilai (5=Sangat Bermanfaat) 3 (60%) 1 vote