(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Supaya tidak bolak-balik ke pasar, saya selalu menyetok bumbu dan rempah dalam jumlah yang cukup banyak di rumah. Nah, salah satu rempah yang cukup sering saya stok adalah jinten. Jinten merupakan tanaman rempah yang termasuk ke dalam golongan adas yang sering digunakan untuk memasak. Bentuk jinten ini seperti bulir padi dengan warna putih dan hitam. Namun yang sering digunakan dalam masakan adalah jinten putih.

Sedangkan jinten hitam lebih banyak digunakan untuk pengobatan, meskipun sebenarnya jinten putih juga memiliki fungsi yang sama. Bagi yang masih belajar mengenai aneka bumbu rempah dapur, anda mungkin kebingungan bagaimana cara memilih, mengolah, dan menyimpan jinten dengan benar. Nah, daripada keliru, coba baca dulu tips di bawah ini.

1. Pemilihan

Demi mendapatkan rasa dan aroma yang maksimal dari jinten, sebaiknya anda memilih jinten yang bentuknya masih utuh. Anda juga bisa pilih jinten organik yang sudah dipastikan lebih aman, karena bebas dari bahan kimia seperti pestisida. Bila ingin citarasa yang kuat, hindari membeli jinten berbentuk bubuk, karena biasanya rasa dan aroma alami dari jinten sudah berkurang banyak selama proses pengolahan.

2. Kegunaan dan Manfaat Kesehatan

Meskipun satu jenis, jinten putih dan jinten hitam ternyata memiliki fungsi yang berbeda lho. Jinten putih biasa digunakan untuk menyedapkan beberapa jenis masakan seperti opor, laksa, tongseng, soto medan, dan lainnya.

Sementara itu, jinten hitam cenderung lebih digunakan dalam bidang pengobatan, karena fungsinya yang sangat banyak seperti bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, mengobati peradangan, sampai mengobati kanker.

3. Pengolahan

Ketika anda akan menggunakan jinten dalam masakan, anda sebaiknya menyangrai atau menghaluskan jinten terlebih dahulu bersama bumbu lain yang akan anda gunakan memasak. Dengan cara seperti itu, anda sudah bisa mendapatkan rasa dan aroma dari jinten.

Jinten hitam biasa diolah atau dikonsumsi dengan berbagai cara. Ada yang mengolahnya secara tradisional, yaitu dengan merebusnya dengan air dan meminumnya sebagai jamu. Namun sekarang sudah banyak industri yang mengolahnya menjadi ekstrak dalam bentuk kapsul isi minyak, sehingga lebih praktis.

4. Penyimpanan

Karena termasuk ke dalam bahan atau bumbu kering, jinten bisa disimpan dalam jangka waktu lama sebagai stok di dapur anda. Cara menyimpannya pun sangat mudah. Anda hanya perlu memindahkan jinten ke dalam wadah yang terbuat dari kaca yang kedap udara. Dengan cara seperti itu, jinten yang anda miliki bisa bertahan sampai satu tahun lamanya.

Sekarang sudah jelas dong informasi seputar jinten. Semoga setelah ini anda tidak bingung lagi ketika akan membeli, mengolah, dan menyimpan rempah yang satu itu ya! Selanjutnya anda bisa mengolah jinten dalam sajian lezat nan khas sekaligus resepnya berikut.

Mengenal, Memilih, Mengolah, Menyimpan, dan Kegunaan Jinten
Bantu kami menilai artikel ini! (5=Sangat Bermanfaat)