Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Saya paling tak tahan dengan nasi goreng. Pasalnya, sajian nasi yang satu ini memang cocok disantap kapanpun dan juga dicampur bahan apapun. Mulai dari nasi goreng sayuran hingga nasi goreng kambing, semuanya sukses menggoda saya untuk segera membuatnya di dapur.

Namun meski sedemikian enaknya, kita juga harus memperhatikan proses memasaknya, nih. Apalagi kalau anda sedang diet nasi, rasanya ragu sekaligus kangen menyantap nikmatnya nasi goreng. Tak usah bingung karena nasi goreng juga ada versi sehatnya, kok. Selama konsumsinya masih dalam batas wajar, kita tetap bisa buat nasi goreng yang sehat dan tetap nikmat. Penasaran? Simak tips yang satu ini, ya!

1. Gunakan nasi kemarin yang lebih rendah kalori

Bukan rahasia lagi jika pakai nasi dingin atau nasi kemarin justru membuat nasi goreng terasa lebih nikmat. Poin plusnya, nasi kemarin ini juga memiliki kalori yang lebih rendah, lho! Adanya perubahan komposisi kandungan pada nasi kemarin malah menyehatkan tubuh. Bahkan, nasi kemarin bisa menurunkan kapasitas kalori dalam tubuh hingga 60%. Hebat, kan?

Supaya lebih sehat, beri satu sendok teh minyak kelapa saat masak nasi. Simpan nasi dalam lemari pendingin selama satu malam hingga 12 jam. Ingat, nasi harus disimpan dalam suhu sangat rendah pada wadah kedap udara. Jika meletakkan dalam suhu ruang, nasi bisa terkontaminasi bakteri dan membuatnya cepat basi.

Baca juga: Cara Jitu Mengurangi Kalori Dalam Nasi

2. Pilih minyak daripada mentega atau margarin

Mentega dan margarin memang memberi citarasa pada nasi goreng. Tapi kalau ingin lebih sehat, tetap gunakan minyak goreng untuk menumis, ya. Faktanya, mentega dan margarin punya kalori dan lemak yang lebih tinggi dari minyak goreng biasa. Belum lagi dengan adanya zat karbohidrat pada nasi dan bahan-bahan ekstra lain, wah bisa-bisa kalorinya malah makin naik, nih. Namun meski disarankan pakai minyak goreng, batasi juga penggunaannya agar tidak terlalu banyak. Pemilihannya bisa pakai jenis minyak goreng apapun, asal pastikan kualitasnya baru (bukan minyak bekas goreng), ya.

Baca juga: Apa Bedanya? Margarin vs Mentega (Butter)

3. Ganti wajan wok ala penjual nasi goreng dengan wajan anti-lengket

Karena kita akan memakai sedikit minyak, pilihlah wajan anti-lengket untuk memasak nasi goreng. Biasanya, abang penjual nasi goreng pakai jenis wajan wok dari aluminium atau besi yang panasnya lebih merata. Namun, wajan wok justru memerlukan banyak minyak agar nasi goreng tidak cepat kering dan gosong.

Oh ya, pakailah sutil dari kayu atau silikon agar tidak menggores permukaan wajan anti-lengket. Wajan yang tergores sutil aluminium justru bisa cepat rusak dan kurang baik dipakai untuk memasak.

Baca juga: Cara Tepat Merawat Peralatan Masak dari Bahan Teflon

4. Minimalkan penyedap rasa, tambahkan bumbu segar

Kalau anda terbiasa pakai bumbu nasi goreng instan atau penyedap rasa seperti MSG, yuk mulai coba pakai bumbu segar lebih banyak. Meskipun harus memotong atau mengiris bumbu terlebih dulu, rasa alami dari bumbu segar dijamin akan terasa lebih nikmat dan sehat. Gunakan bawang merah, bawang putih, bawang bombay, dan cabai sebagai bumbu dasar nasi goreng. Anda bisa tambahkan bumbu segar lain seperti kunyit, kemiri, lengkuas, jinten, daun jeruk, daun salam, daun bawang, ebi, hingga terasi supaya lebih beraroma dan bercitarasa.

Supaya rasa nasi goreng lebih gurih dan tidak beraroma bumbu langu, pastikan anda menumisnya hingga matang dan harum. Psst, anda juga bisa mengulek bumbunya agar lebih menyerap pada nasi, lho!

Baca juga: 7 Bumbu Rempah yang Punya Bentuk Bubuk Praktis

5. Tambahkan protein dan sayur segar untuk citarasa

Nasi goreng memang pada dasarnya sudah enak, tapi akan lebih mantap jika ditambah aneka protein dan sayur. Pilih protein dan sayur segar daripada yang siap saji seperti sosis, kornet, dan sayuran frozen. Selain lebih bercitarasa, protein dan sayur segar tentunya lebih sehat dan bernutrisi. Untuk protein, anda bisa pakai telur, potongan daging, ikan asin, ikan segar, dan seafood, sedangkan sayurnya bisa pakai sayur daun, wortel, kacang polong, hingga petai.

Perhatikan urutan memasukkan bahannya juga, ya. Setelah bumbu halus atau bumbu dasar ditumis hingga harum, masukkan protein dulu seperti telur, daging, dan lain-lain. Setelah itu, masukkan sayuran yang teksturnya keras seperti wortel dan petai. FYI, wortel dan petai bisa dipotong kecil-kecil terlebih dulu agar matang lebih cepat. Oseng beberapa kali lalu masukkan sayuran daun seperti bayam atau sawi. Sayur daun memiliki tekstur lembut seperti sayur sehingga harus dimasukkan kira-kira 2-3 menit sebelum kompor dimatikan agar tidak layu dan menghitam. Oseng sebentar dan terakhir masukkan nasi beserta bumbu penyedap seperti garam, kecap, dan merica.

Baca juga: 4 Tips Memasak Nasi Goreng Tidak Lembek atau Gosong

Nah, tidak sulit kan? Sekarang jangan ragu untuk menyantap nasi goreng ya, apalagi lihat aneka resep nasi goreng di ResepKoki yang sukses bikin ngiler. Selamat mencoba!

5 Tips Membuat Nasi Goreng Lezat dan Lebih Sehat
Bantu kami menilai (5=Sangat Bermanfaat) 5 (100%) 1 vote