Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Bagi penggemar baking, roti adalah sebuah trial yang tak bisa dilewatkan. Rasanya belum sah menjamah dunia baking jika belum membuat roti di dapur sendiri. Toh dengan bahan sederhana, roti bentuk apapun bisa dibuat ala homemade. Alhasil, tak perlu jauh-jauh pergi ke toko roti untuk membeli sebungkus roti tawar atau roti-roti isi.

Namun di balik itu semua, ada saja hal yang membuat kita enggan membuat roti homemade terlalu sering, salah satunya adalah proses proofing yang harus dilakukan dua kali. Nah malas, kan?

Oleh karena itu, killer soft bread adalah solusi jitu si penggemar roti. Killer soft bread merupakan inovasi pembuatan roti tanpa proofing dua kali, tapi hasilnya tetap lembut dan bahkan berserat panjang. Hmm penasaran? Simak penjelasannya berikut ini!

Siapa yang menemukan?

Awalnya, killer soft bread sempat ramai di dunia maya, terutama di antara para food blogger. Sesuai namanya, killer soft bread adalah jenis roti yang teksturnya super halus dan terasa lembut di mulut. Ciri lainnya adalah serat yang memanjang ketika anda tarik si roti dari dua sisi. Perasaan satisfying ketika melihat serat-serat panjang tersebut agaknya menjadi daya tarik juga bagi pecinta baking.

Nah, killer soft bread merupakan inovasi dari Victoria Bakes. Ialah sebuah food blog asal Singapura yang khusus membagikan resep dan tips untuk baking kue serta roti. Killer soft bread ini katanya hanya perlu sekali proofing sebelum dimasukkan dalam oven, yang artinya setelah diuleni hingga kalis, adonan roti bisa langsung ditata di atas loyang dan dipanggang di dalam oven panas. Hebat, ya? Nah sebelumnya, killer bread memang sempat tren di Cina. Lalu setelah diadopsi oleh blog Victoria Bakes dan resepnya disadur ke dalam bahasa Indonesia, tren roti ini pun siap meramaikan kuliner Nusantara!

Bahan dan cara pembuatan

Bahan pembuat killer soft bread tidak jauh berbeda dengan roti lainnya. Cukup sediakan tepung protein tinggi, ragi instan yang aktif, dan cairan untuk mencampur semua bahan jadi adonan. Nah, ada beberapa bahan yang jadi rahasia kelembutan killer bread nih, yaitu susu, telur, dan mentega.

Cara buatnya, campur susu dan telur hingga menyatu rata. Campurkan juga bahan kering yang terdiri dari tepung terigu, ragi instan yang sudah dipastikan aktif, dan gula secukupnya. Aduk bahan cairan dan bahan kering hingga membentuk adonan, lalu uleni hingga kalis. Tambahkan mentega dan garam secukupnya lalu uleni lagi hingga teksturnya elastis. Oh ya, penambahan garam dan gula ini tidak wajib. Garam ditambahkan bila anda ingin membuat roti gurih, sedangkan gula untuk jenis roti manis.

Setelah itu, bentuk adonan sesuai keinginan anda. Mau dibuat ala roti tawar atau roti sobek, jangan lupa untuk mendiamkan adonan roti setelah ditata di dalam loyang. Proses mendiamkan adonan atau proofing dilakukan selama kurang lebih 30 menit atau setidaknya hingga adonan mekar dua kali lipat. Kalau sudah, panggang adonan roti dalam oven hingga matang, deh! Mudah, kan?

Coba resep: 

Tips membuat killer soft bread

1. Gunakan susu dan telur yang segar

Yup, bisa dibilang dua bahan ini memiliki peran krusial, oleh karenanya susu dan telur segar adalah pilihan yang tepat sebagai campuran adonan. Susu dan telur membuat tekstur lembut dalam roti sekaligus memperkaya rasanya. Kedua jenis bahan ini memang rentan basi, apalagi jika tak disimpan dengan benar. Bayangkan jika anda pakai susu yang sudah mendekati kadaluarsa atau telur yang bagian putihnya sudah terlalu cair, hmm tentu rasa rotinya jadi tidak terlalu enak kan?

2. Pakai susu hangat kuku agar mengembangnya lebih cepat

Resep killer soft bread memakai ragi untuk mengembangkan roti. Nah supaya raginya bisa lekas aktif, pakailah susu dengan suhu hangat kuku atau minimal susu bersuhu ruang. Hindari memakai susu yang terlalu panas karena justru mematikan ragi. Ragi yang cepat aktif ini bisa dibuktikan dalam proses proofing dimana adonan roti lebih cepat mengembang daripada yang memakai susu yang masih dingin.

3. Jangan ganti mentega dengan margarin

Dua jenis lemak ini memang sering tertukar. Namun untuk soal hasil, roti yang pakai mentega terasa jauh lebih lembut dari margarin, lho. Mentega mengandung lemak hewani (susu sapi) yang mampu melembutkan roti, sedangkan margarin yang berasal dari lemak nabati justru membuat tekstur roti jadi lebih kering. Selain itu, mentega dapat memberikan citarasa dan aroma tersendiri pada roti saat sudah matang nanti.

4. Pastikan anda menguleni adonan hingga kalis elastis

Resep killer soft bread yang menyantumkan “uleni hingga kalis elastis” bukannya tanpa alasan, lho. Ulen kalis elastis ternyata dapat mempercepat proses proofing dua kali lipat daripada yang hanya diulen hingga kalis saja. Selain itu, tekstur serat panjang ini juga dijamin lebih berhasil jika anda menguleninya hingga elastis. Nah, mengulen hingga kalis elastis ini tidak sesulit itu, kok. Pastikan tekstur adonan lentur seperti karet ketika ditarik dari kedua sisinya serta tidak terputus.

Coba resep: Killer Soft Bread ala ResepKoki

Wah, sudah tak sabar untuk buat ya? Ingat, bahan-bahan killer soft bread di atas merupakan adonan dasarnya saja. Jadi selain aneka jenis roti, anda juga bisa buat donat yang super empuk dan lembut juga, lho. Jangan lupa permukaan atasnya dioles dengan lima bahan olesan ini agar semakin mengkilat cantik!