Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Bagi penggemar baking, buat chiffon sendiri rasanya seperti menantang diri untuk naik level. Pasalnya, kue bertekstur ringan dan lembut ini punya langkah pembuatan yang cukup ribet, terutama untuk pemula yang kurang sabaran seperti saya. Bayangkan kita harus mengocok kuning telur dan putih telur secara terpisah, belum lagi mencampurkan bahan kering, bahan basah, dan meringue (kocokan putih telur) harus benar dan merata agar kuenya bisa berhasil. Kalau salah fokus atau kurang teliti, siap-siap gigit jari karena sudah menyita waktu di dapur dan berakhir dengan tekstur chiffon yang bantat. Malas, ya?

Itulah alasan mengapa saya tak pernah beli loyang khusus chiffon. Fakta di atas membuat saya yakin bahwa tak ada nyali yang cukup besar untuk mengeksekusi kue ini. Namun karena rasa penasaran dan ngidam, akhirnya terealisasikan juga resep chiffon pandan ini. Waktu itu saya nekad pakai loyang biasa dan sudah harap-harap cemas ketika menunggu kuenya matang. Tapi ternyata, hasilnya tak separah yang dibayangkan dan chiffon tetap bisa mengembang cantik. Gimana caranya? Simak trik dan tips di bawah ini!

1. Pakai loyang tulban yang dindingnya tinggi

Pada dasarnya, kue chiffon punya tekstur yang empuk dan mengembang secara merata. Soalnya, loyang khusus chiffon memiliki lubang di tengah yang membuat adonan bisa terpanggang semua sisinya secara merata, baik adonan bagian tengah maupun pinggiran kue. Kalau tak punya loyang chiffon, pilihlah loyang tulban atau bundt pan yang juga memiliki lubang di bagian tengah. Selain itu, pilih loyang tulban dengan dinding yang tinggi supaya adonan tidak tumpah keluar loyang saat mengembang naik.

Baca juga: Mengenal Loyang Tulban atau Bundt Pan

2. Pakai loyang bongkar pasang agar kue tidak menempel di loyang

Hampir semua resep chiffon melarang kita untuk mengoles loyang dengan margarin dan memberi taburan tepung. Hal ini dilakukan supaya saat loyang dibalik, kue chiffon tidak melorot jatuh dalam keadaan panas dan membuat tekstur kue jadi bantat. Supaya kue chiffon bisa terlepas sempurna dari loyang setelah dingin, pakailah loyang bongkar pasang yang bisa dilepas bagian bawahnya. Sebagian besar loyang chiffon juga bisa dibongkar bawahnya, lho. Meskipun tetap harus mengikis pinggiran kue dengan pisau, kue chiffon dijamin bisa keluar dengan mulus karena memang tak ada olesan margarin atau taburan tepung sebagai pelapis loyang.

Baca juga: 6 Tips Agar Cake Tidak Lengket di Loyang

3. Pakai botol atau cooling rack untuk menyangga loyang saat dibalik

Poin penting dari loyang chiffon adalah kaki di bagian bibir loyang. Dua kaki ini berfungsi untuk menahan loyang agar tak bersentuhan dengan lantai ketika dibalik. Proses pembalikkan ini penting dan tak bisa di-skip lho, supaya kue chiffon yang sudah matang tidak mengerut atau kempis. Nah kalau pakai loyang biasa, pasang botol atau benda yang tinggi di lubang loyang. Atau, bisa juga dengan menelungkupkan loyang di atas cooling rack yang berjarak dengan lantai. Balikkan loyang selama beberapa jam hingga dingin, lalu barulah kue bisa dikeluarkan dari loyang.

Baca juga: 5 Tips Membuat Kue Chiffon yang Mulus, Bebas Retak, dan Tidak Kempes

Tidak susah, kan? Tapi bicara soal chiffon, ternyata kue ini bisa dibuat dengan rice cooker, lho! Tekstur hasilnya tentu tak kalah dengan versi panggang dan justru lebih praktis untuk anda yang memang tak punya oven. Intip resep kue lainnya yang bisa dibuat dengan rice cooker ini, yuk!