Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Anda sudah pernah coba sup konro? Saya jamin, anda pasti ketagihan dengan sup asal Makassar ini. Konro dalam bahasa Makassar berarti “tulang”, jadi tak heran jika tulang-tulang iga cukup mendominasi sup ini. Namun di balik itu, rasa sup berkuah gelap ini sangat nikmat dan bercitarasa. Jika dimasak dengan benar, dagingnya bisa terasa sangat empuk, resapan bumbunya sempurna, dan mudah ditanggalkan dari tulang (fall of the bone).

Karena tak bisa sering-sering beli di resto, saya pun coba buat sup konro di rumah. Awalnya, saya tak yakin dagingnya akan empuk sempurna. Bahkan, saya nekat memasak dengan bumbu seadanya saja. Hasilnya? Sebaiknya jangan ditanya, ya. Namun belajar dari kesalahan, anda tetap bisa membuat sup konro yang nikmat, empuk, dan bercitarasa ala rumahan dan ber-budget minim, kok. Oleh karena itu, simak dulu tips berikut ini!

1. Pilih iga sapi yang tepat

Pemilihan iga sangat berpengaruh pada rasa sup konro, lho. Karena akan dibuat sup, pilih jenis iga yang lebih didominasi tulang karena akan menghasilkan kaldu yang lebih mantap. Sebaiknya pilih daging iga yang tak banyak serat putihnya agar lebih mudah empuk saat dimasak. Oya karena sup ini cukup menonjolkan tulang, anda bisa minta tulang-tulang sapi lainnya pada penjual daging supaya rasa kaldu sapi pada kuahnya jadi lebih kuat.

Baca juga: 4 Tips Mengolah & Memasak Iga Sapi

2. Blansir iga sebelum dimasak dengan bumbu

Daging iga yang akan dimasak sup perlu diblansir terlebih dulu supaya bebas bau daging yang amis. Blansir adalah teknik masak dimana daging iga dicelupkan pada air mendidih dan dibiarkan masak sesaat. Selain menghilangkan bau, proses blansir ini juga menghindari warna air kaldu yang keruh. Selama proses blansir, sisihkan dan buang kotoran yang mengapung ke permukaan air supaya kaldu sapi nantinya jadi lebih jernih.

Baca juga: 3 Tips Tepat Memasak Daging Iga Agar Empuk dan Mudah Lepas Dari Tulang

3. Rebus iga setelah diblansir supaya air kaldu lebih bersih dan bebas bau

Setelah proses blansir, iga bisa langsung dimasak dengan bumbu dan kaldu sapi yang digunakan untuk merebus daging iga tadi. Namun jika anda ingin kuah kaldu yang lebih bersih dan bebas bau, anda bisa merebus daging iga beserta tulang sapi sekali lagi. Jadi setelah diblansir, buang air kaldu bekas rebusan dan isi panci dengan air baru untuk rebusan kedua. Rebus daging iga sapi hingga tekstur dagingnya empuk, ya. 

Baca juga: 5 Tips Membuat Kuah Kaldu yang Bening dan Kaya Citarasa

4. Pakai semua bumbu yang diminta resep

Jika anda perhatikan resepnya, sop konro memakai bumbu yang cukup banyak supaya lebih bercitarasa seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, jintan, pala, biji lada, kunyit, dan tak lupa keluwek. Bumbu keluwek dipakai untuk memperkaya rasa dan memberi warna gelap pada kuah sup. Haluskan bumbu di atas dengan blender agar teksturnya sempurna. Tambahkan serai dan jahe yang sudah digeprek, kapulaga, kayu manis, cengkeh, daun salam, daun jeruk, dan lainnya saat proses menumis. Jika memakai semua bumbu tersebut, dijamin rasa sup konro jadi makin top!

Baca juga: 7 Bumbu Rempah yang Punya Bentuk Bubuk Praktis

5. Masak dengan teknik slow-cooking

Daging iga bisa empuk dan resap bumbunya jika dimasak dengan api kecil dan direbus dalam waktu lama (slow-cooking). Sebab jika dimasak dengan api besar, daging iga justru alot dan masih akan menempel kuat dengan tulangnya. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan kuah kaldu dan daging iga. Masak dengan api kecil hingga kaldunya agak surut dan bumbunya resap sempurna.

Coba resep:  Sop Konro

Nah, sekarang tak perlu jauh-jauh ke restoran untuk menikmati semangkuk sup konro, ya. Sup konro ini paling nikmat disantap dengan buras, yakni sejenis lontong khas Bugis yang dimasak dengan santan sehingga bercitarasa gurih. Selamat mencoba!