Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Kue muffin adalah salah satu camilan favorit keluarga saya. Selain enak, kue ini juga cukup mengenyangkan. Jadi sangat cocok dijadikan camilan di pagi atau sore hari. Porsinya juga pas untuk sekali makan, jadi anda tidak perlu repot-repot memotongnya atau memindahkannya ke wadah.

Mesti tergolong kue yang simpel cara membuatnya, ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat membuatnya. Salah sedikit, kue ini bisa jadi bantat atau gagal. Simak terus yuk tips membuatnya di bawah ini, yang dijamin pasti berguna bagi anda.

1. Takar bahan dengan tepat

Salah satu kegagalan dalam membuat muffin yang paling sering saya temukan adalah karena takaran bahannya tidak sesuai dengan resep. Padahal resep yang ditulis itu biasanya sudah diuji coba terlebih dahulu. Jadi pastikan anda benar-benar mengikuti takaran yang tercantum dalam resep muffin dengan tepat. Agar lebih pas, anda bisa meratakan permukaan sendok atau mangkuk ukur yang berisi bahan dengan pisau.

2. Pisahkan bahan kering dan basah

Meskipun pada akhirnya semua bahan muffin akan dicampur, tapi pastikan anda memisahkan antara bahan kering dan bahan basah di wadah yang berbeda. Mencampur semua bahan di awal hanya akan membuat muffin anda bantat.

3. Hindari mencampur bahan terlalu lama

Tak ada salahnya memastikan semua adonan muffin tercampur rata, tapi  bukan berarti anda bisa mengaduk atau mengocoknya terlalu lama. Bukannya bagus, yang ada muffin anda malah bantat. Untuk adonan muffin, asal semua bahan tercampur dan basah, anda sudah bisa menggunakan atau memanggangnya. Tidak menjadi masalah jika ada sedikit adonan yang menggumpal.

4. Masukkan bahan lain setelah adonan jadi

Jika anda ingin menambahkan bahan lain untuk muffin seperti choco chips, cacahan kacang, potongan /parutan keju, atau kismis, pastikan anda memasukkannya saat adonan muffin sudah jadi/tercampur. Aduk sebentar saja, asal bahan lain tadi sudah menyatu dengan adonan, segera pindahkan adonan muffin tersebut ke dalam cetakan.

5. Olesi cetakan muffin dengan mentega

Agar muffin tidak lengket, sebaiknya anda mengoles cetakannya dengan mentega terlebih dahulu. Jika anda tidak punya cetakan muffin, anda bisa menggunakan cetakan bolu kukus, lalu gunakan cupnya dua lapis atau bertumpuk. Penggunaan cup dobel tersebut berfungsi agar tampilan muffin lebih cantik. Jadi saat muffin sudah matang, anda bisa membuang cup terluar, sehingga muffin yang disajikan lebih bersih.

6. Hindari mengisi cetakan muffin terlalu penuh

Saat membuat muffin, anda pasti mengharapkan muffin tersebut bisa mengembang dengan sempurna. Makanya, sebagian dari anda mungkin mengisi cup atau cetakan muffin sampai penuh. Padahal hal tersebut justru akan membuat muffin anda keras dan bantet. Isi adonan muffin setinggi 3/4 cetakan saja, agar bentuk muffin bisa cantik dan merekah sempurna. Untuk memastikan takaran setiap cetakan sama rata, anda bisa menggunakan skup es krim untuk menyendok adonan.

Mudah sekali, kan? Ikuti saja tips-tips praktis di atas dan muffin lezat pun siap anda nikmati bersama keluarga tercinta.