Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Buat saya, martabak telur selalu menduduki peringkat pertama jajanan malam favorit. Pasalnya, cemilan ini memang ‘paket lengkap’ dengan kulit yang renyah di luar dan isian yang gurih dan lembut. Apalagi ditambah saus cukanya, dijamin bisa habis satu kotak! Meskipun begitu, saya pribadi tak bisa sering-sering beli streetfood khas Indonesia ini. Harganya memang kurang terjangkau, apalagi jika anda request ganti telur ayam dengan telur bebek.

Oleh karena itu, saya pun mencari  resep martabak telur ala abang kaki lima yang praktis dibuat di rumah. Namun setelah mendapat resepnya, ada satu masalah yang tak terpikirkan sejak awal: membuat kulit martabak yang elastis dan tidak sobek meski digiling sangat lebar. Hmm, kira-kira bagaimana caranya ya? Kalau anda sama bingungnya seperti saya, simak tips yang satu ini dulu, yuk!

1. Gunakan terigu protein tinggi

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk kulit martabak adalah terigu, minyak goreng, air, dan garam secukupnya. Untuk terigu, gunakanlah terigu protein tinggi yang daya serap cairannya tinggi sehingga lebih mudah terbentuk jadi adonan. Jika tak ada, anda bisa pakai terigu serbaguna tetapi kurangi takaran air yang diminta oleh resep, ya.

Baca juga: Pilih Mana? Tepung Terigu vs Tepung Serbaguna

2. Uleni adonan hingga kalis-elastis

Campurkan bahan-bahan di atas secara merata. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga terbentuk adonan yang siap diuleni. Proses mengulen dilakukan kurang lebih 10-15 menit hingga kalis-elastis. Nah, ciri adonan kulit martabak yang bagus adalah ketika direntangkan, ia bisa tipis namun tidak mudah sobek. Jadi ketika proses menggoreng nanti, kulit ini bisa menahan adonan isi martabak supaya tidak tercecer di wajan.

Baca juga: 4 Ciri Adonan Ulenan Telah Kalis Sempurna

3. Rendam potongan adonan dalam minyak

Setelah mendapatkan adonan yang kalis-elastis, bagi adonan dalam beberapa potongan, bulatkan, lalu diamkan hingga beberapa saat. Siapkan sebuah mangkuk dan isi dengan minyak goreng. Masukkan bulatan adonan kulit di dalam mangkuk hingga terendam minyak sempurna dan diamkan selama 30-60 menit. Langkah ini dilakukan supaya kulit martabak bisa benar-benar melar sekaligus terasa renyah saat digoreng nanti. Setelah waktu rendam habis, angkat potongan adonan dan giling melebar sesuai selera.

Baca juga: Aneka Jenis Minyak Goreng untuk Memasak

4. Goreng dengan sedikit minyak dalam wajan lebar

Penjual martabak telur biasa memakai wajan berbentuk lingkaran tanpa sisi yang lebar. Jika tak punya, anda bisa mengakalinya dengan wajan anti-lengket yang paling lebar di rumah. Intinya, sesuaikan lebar wajan dengan gilingan adonan, ya.

Panaskan sedikit minyak untuk menggoreng kulit martabak, berikut ditambahkan isinya. Untuk tahap ini, anda perlu melakukannya dengan cepat, nih.  Soalnya kalau sudah terkena minyak panas, kulit martabak cepat sekali mengering. Oleh karena itu, siapkan bahan isian yang sudah tercampur rata sehingga bisa segera langsung dituang di atas kulit martabak. Lipat kulit martabak seperti amplop (membentuk persegi) dan goreng bolak-balik martabak hingga matang.

Coba resep: Martabak Telur

Wah, ternyata mudah sekali ya? Berarti tak perlu jauh-jauh beli ke penjual martabak untuk menikmati renyah dan gurihnya martabak telur, nih. Kalau kulit martabaknya masih sisa, anda juga bisa buat martabak mesir yang punya citarasa rempah yang kuat, lho. Selamat mencoba, ya!