Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Minggu lalu, saya menjadi tuan rumah dalam arisan keluarga bulanan. Karena kebetulan saya sedang ingin menyantap iga, saya pun memutuskan untuk menyajikan menu iga bakar dan sop iga. Daging iga yang sukses empuk, mudah lepas dari tulang, dan berbumbu meresap sempurna sukses membuat saya banjir pujian dari sanak saudara.

Nah, bagi anda yang pernah memasak iga namun dagingnya alot, menempel kuat dengan tulang, dan bumbunya hanya terasa di bagian luar, coba deh simak tips berikut. Dijamin ke depannya anda akan bisa memasak iga yang kaya rasa dan terlepas dari tulangnya dengan mudah!

1. Perhatikan pemilihan daging iga

Agar daging iga bisa empuk dengan maksimal, maka pemilihan bagiannya sangat penting. Usahakan untuk memilih iga yang warnanya merah segar dan terdapat lemak putih pada dagingnya, karena hal tersebut menunjukkan jika iga memiliki tekstur yang empuk dan juicy. Pilih juga daging iga dari sapi yang masih muda agar teksturnya semakin empuk.

2. Perhatikan cara mengolah iga

Jika sudah mendapatkan daging iga terbaik, selanjutnya anda harus memperhatikan cara pengolahannya.

Goreng & Bakar

Jika anda akan langsung mengolah iga dengan cara dibakar atau digoreng, anda bisa merendam iga terlebih dahulu dengan bumbu  selama minimal 3 jam. Perendaman bisa membantu agar tekstur daging lebih empuk dan cepat matang secara merata. Anda juga bisa mengempukkan daging dengan menggunakan parutan nanas atau meremas daging iga bersama daun pepaya. Selain cara tersebut, anda bisa coba mengungkep iga dengan bumbu sebelum digoreng atau dibakar. Ingin iga lebih cepat matang dan empuk secara merata? Coba deh ungkep dengan panci presto.

Sup (kuah bening) & Gulai (kuah bersantan)

Pertama kali, blansir iga (celupkan dalam air mendidih dan masak sebentar) sampai buih dan kotorannya mengapung ke permukaan air. Jika seluruh kotoran sudah diambil dan dibuang, segera buang air hasil rebusan dan cuci iga sampai bersih. Setelah itu, anda bisa mengolah iga bersama aneka bumbu sesuai selera.

Jika anda ingin iga matang lebih cepat dan empuk secara maksimal, menggunakan panci presto adalah pilihan terbaik. Tapi jika anda tidak punya panci presto, anda juga bisa kok mengungkep iga bersama bumbu dengan menggunakan panci biasa.Rebus daging iga dalam api kecil selama beberapa jam bersama dengan aneka bumbu dan rempah hingga empuk.Hindari memasak iga dengan api besar karena hanya akan membuat daging iga alot.

3. Perhatikan cara menyimpan iga

Sama seperti daging lainnya yang bisa diawetkan dengan cara disimpan dalam freezer, anda pun dapat mengawetkan iga dengan cara tersebut. Simpan iga dalam wadah kedap udara dan masukkan ke dalam freezer. Jika anda akan mengolah daging iga tersebut, anda tinggal pindahkan daging iga ke chiller atau rak bawah lemari es untuk mencairkan bekuan esnya.

Cara ini paling ideal karena tidak akan mengubah rasa dan tekstur daging, hanya saja butuh waktu lama hingga seharian. Jika ingin lebih cepat, anda bisa memindahkan daging iga ke suhu ruangan, bungkus rapat, lalu rendam dalam air selama sekitar satu jam. Baru setelah itu anda bisa mengolah daging iga sesuai selera.

Semoga tips di atas bisa menjadi referensi ketika anda akan mengolah daging iga. Selamat mencoba!