(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Saya sangat menyukai smoked beef. Jika bersantap di luar saya selalu pilih menu dengan bahan smoked beef, seperti pizza dan chicken cordon bleu. Satu bungkus smoked beef juga setia mendiami freezer di rumah, yang siap dicampurkan dalam pasta carbonara praktis. Tapi semuanya berubah ketika saya bersantap ‘smoked beef asli’ yang super duper lezat di sebuah restoran. Bukannya daging olahan/giling yang sama untuk kornet atau ham frozen, smoked beef kali ini benar-benar berasal dari irisan daging asli.

Tekstur daging dan rasa khas smoked atau asap ini sungguh memanjakan lidah. Berhubung rasanya tidak mungkin bila mengunjungi resto itu setiap minggu, saya pun mencari cara bagaimana bisa membuat daging asap sendiri di rumah. Ternyata tidak harus pakai tungku atau alat khusus mengasap kok. Daging kering dengan aroma sedap khas asap bisa kita ciptakan di dapur sendiri dan bebas ribet. Oh iya, teknik pengasapan ini tidak hanya bisa dilakukan pada daging sapi saja lho, tapi juga kambing dan ikan. Tinggal pilih saja sesuai selera anda. Simak caranya berikut.

1. Pilih daging yang masih segar

Apa pun jenis daging yang digunakan, pastikan untuk memilih yang masih segar. Yaitu daging yang dipotong pada hari yang sama saat anda membelinya. Daging yang segar akan memiliki rasa yang jauh lebih gurih. Selain itu, teksturnya pun tidak akan mudah hancur. Jadi tampilan daging asap anda lebih menarik.

2. Gunakan daun teh dan beras

Untuk mengasap daging dengan teknik ini, anda harus merendam daging dengan garam terlebih dahulu selama 1-2 jam, dengan jumlah garam sekitar 8-10%, lalu simpan di kulkas. Setelah garam menyerap, keringkan daging dengan menggunakan tisu dan sisihkan.

Campurkan beras mentah, daun teh, merica utuh, kayu manis, kulit lemon, dan brown sugar. Jika adonan tersebut telah tercampur rata, pindahkan ke dalam alumunium foil dan bentuk menjadi kotak. Jangan lupa beri beberapa lubang kecil pada permukaan alumunium foil, lalu letakkan pada wajan yang telah dilapisi alumunium foil yang menjuntai (untuk membungkus daging). Selanjutnya, susun rak kawat yang sudah diolesi minyak, dan letakkan daging di sana. Terakhir, bungkus daging dengan alumunium foil tadi, tutup, lalu panaskan dengan kompor selama 30-45 menit.

3. Gunakan beras dan tusuk sate

Jika cara di atas terlalu sulit, anda bisa menggunakan teknik ini. Pertama-tama, siapkan wajan tanah liat yang sudah diisi dengan beras mentah dan minyak, lalu susun tusuk sate di atasnya hingga membentuk rak (pastikan tusuk sate tidak mengenai beras) dan lapisi dengan daun pisang. Susun daging ikan yang sudah direndam garam, lalu tutup dengan tutup yang sudah dialasi serbet. Bakar sampai daging berwarna kecokelatan.

4. Gunakan serutan kayu

Selain cara di atas, anda juga bisa mencoba mengasap daging dengan menggunakan serutan kayu atau batok kelapa. Caranya sangat mudah. Anda tinggal menyiapkan panci kukusan. Isi panci dengan serutan kayu atau batok kelapa (di tempat biasa mengisi air). Selanjutnya, letakkan daging di atas rak/pembatas berlubang panci dan tutuplah panci kukusan dengan rapat. Tunggu selama sekitar satu jam, daging asap pun siap dihidangkan.

5. Celupkan daging ke dalam smoke oil atau liquor smoke (asap cair)

Ada hasil teknologi terbaru yang bisa anda gunakan untuk mengasap daging/ikan, yaitu asap cair. Asap cair ini aman, karena terbuat dari bahan alami, seperti dari tempurung kelapa atau serbuk kayu yang dibakar dengan udara terbatas dengan suhu tinggi, dan diambil embun dari uapnya. Cairan tersebut bisa anda beli secara online dengan harga yang cukup terjangkau.

Celupkan bahan atau daging yang akan diasap ke dalam campuran asap cair dan garam selama beberapa saat. Jika asap cair sudah meresap ke dalam daging, panggang daging dengan api kecil di atas wajan panas tanpa minyak. Biarkan beberapa saat sambil dibolak-balik, hingga daging mengering, berwarna kecoklatan, dan tercium bau asap. Anda juga bisa memanggangnya di dalam oven agar lebih praktis.

Ternyata mengasap daging sendiri itu cukup mudah, kan. Daging asap yang diolah jadi aneka masakan lezat tentu akan membuat suasana makan jadi lebih seru dan jauh dari kata membosankan. Tertarik mencoba?