Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Mengubah pola makan memang tidak semudah membalikkan tangan, terutama jika jadwal harian cukup padat. Saya berupaya untuk mengurangi pemakaian minyak dalam masakan setelah merasa bahwa saya terlalu banyak makan gorengan. Namun karena tak punya banyak waktu di dapur, saya memilih teknik masak yang praktis. Salah satunya adalah panggang dengan wajan.

Untuk panggang dengan wajan, saya sering pakai ikan fillet. Meskipun tak terasa kriuk seperti ikan goreng, tekstur panggang di permukaan kulit ikan tetap terasa cocok dengan lembutnya daging. Poin plusnya lagi, kalori ikan panggang jauh lebih rendah dari ikan goreng! Wah, menu ini otomatis masuk dalam daftar menu sehat saya. Namun untuk memanggang ikan, kita tetap harus memperhatikan beberapa hal, lho. Pasalnya, daging ikan mudah sekali mengering dan bahkan gosong. Daripada kehilangan selera nantinya, simak tips berikut dulu, yuk!

1. Pakai wajan anti-lengket dan berukuran lebar

Wajan dengan bahan anti-lengket sangat mempengaruhi hasil panggangan, lho. Kulit ikan akan mudah lengket dengan alasnya saat proses pemanggangan. Dengan memakai wajan anti-lengket, proses membalikkan ikan akan lebih mudah dan tentunya tidak merusak kulit ikan. Selain itu, pastikan anda memakai wajan dengan ukuran yang lebih lebar dari ikan. Seluruh badan atau daging ikan perlu menyentuh permukaan wajan supaya matang merata.

Baca juga: Aneka Jenis Wajan dan Panci Yang Perlu Diketahui

2. Gunakan api kecil selama memanggang

Yup, api besar tidak akan membuat ikan matang sempurna dengan lebih cepat. Pakai api besar saat memanggang justru membuat ikan lekas gosong di bagian luar, sedangkan dagingnya masih agak mentah. Sebelum menaruh ikan, panaskan wajan dengan api sedang terlebih dahulu. Setelah permukaannya panas, kecilkan api dan letakkan ikan di atasnya.

Baca juga: 4 Tips Menghemat Penggunaan Gas LPG

3. Pastikan tekstur ikan tak terlalu basah ketika masuk wajan

Sebelum memanggang, tentu anda membumbui ikan terlebih dahulu. Bumbu ikan cukup beragam ya, yakni bumbu kering, bumbu halus, dan bumbu rendam. Nah kalau anda memarinasi ikan dengan bumbu rendam, pastikan anda meniriskannya terlebih dulu sebelum meletakkannya di atas wajan panas. Tekstur ikan yang terlalu basah bisa membuat kulitnya cenderung lembab. Alhasil, butuh waktu lebih lama agar bisa mendapatkan tekstur panggang dan hal ini bisa membuat ikan overcooked.

Coba resep: Ikan Dori Panggang Saus Lemon

4. Balik ikan jika satu sisi sudah mulai kecoklatan

Memanggang ikan sama rapuhnya dengan menggoreng. Jika terlalu sering dibolak-balik, daging ikan bisa rusak dan terlihat kurang cantik. Supaya matangnya merata, balik ikan jika satu sisi sudah terlihat coklat keemasan. Untuk mengetahuinya, anda bisa sedikit mengangkat ikan lalu meletakkannya lagi jika belum matang. Oh ya, tetaplah fokus selama proses memanggang. Jika ditinggal untuk melakukan kegiatan lain, bisa-bisa ikan malah gosong di satu sisi, deh.

Baca juga: Tips Memilih, Membersihkan, Dan Memotong Ikan

5. Oles ikan dengan sedikit minyak/margarin selama proses panggang

Ikan panggang akan semakin cantik jika terlihat mengkilat, ya. Oleh karena itu, oleskan sedikit minyak, mentega, atau margarin pada permukaan wajan (sebelum menaruh ikan) dan selama proses memanggang (setelah ikan masuk ke wajan). Selain membuatnya terlihat menarik, mengoles ikan dengan bahan-bahan tersebut juga bisa memperkaya rasa dan mencegahnya overcooked, lho. Tiga bahan olesan tersebut bisa “melindungi” kulit ikan yang cepat matang.

Baca juga: Aneka Jenis Minyak Goreng untuk Memasak

Wah, mudah dan praktis ya? Jadi tak sabar untuk segera memanggang, nih. Untuk ikan panggang, anda bisa gunakan ikan fillet seperti ikan dori, salmon, tuna, dan kakap. Selamat mencoba!