(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Beberapa bulan terakhir, saya mulai rajin memanggang kue tiap akhir pekan. Beberapa teman yang suka bikin kue menyarankan saya untuk menyetok susu evaporasi. Saya pun agak bingung karena menurut saya, susu evaporasi memiliki kualitas yang berbeda dengan susu cair. Namun saya pun coba mengikuti saran tersebut dan sejauh ini rasa kue pun tak ada yang aneh. Bahkan, menyetok susu evaporasi untuk bahan kue dan roti adalah pilihan yang cerdik, lho! Penasaran, kan? Cek jawabannya di bawah ini, ya!

1. Apa itu susu evaporasi?

Pada dasarnya, susu evaporasi adalah susu yang memiliki tekstur kental karena sudah berkurang kadar airnya. Hal ini terjadi karena susu evaporasi berasal dari susu cair segar yang mengalami proses pemanasan dengan suhu tinggi.

Secara fisik susu evaporasi terlihat seperti krim kental, tapi susu ini termasuk bahan yang awet, lho. Proses pemanasan mematikan mikroorganisme dalam susu segar. Jadi mau disimpan selama setahun pun, susu evaporasi tetap bagus kualitasnya.

2. Jenis susu evaporasi di pasaran

Ada dua jenis susu evaporasi yang bisa kita temui di pasaran, yakni sweetened dan unsweetened. Kita pastinya mengenal susu sweetened alias susu kental manis (SKM). Sesuai namanya, susu evaporasi sweetened memang ditambahkan gula dan teksturnya lebih kental dari susu evaporasi biasa. Di sisi lain, susu evaporasi unsweetened adalah susu evaporasi yang sesungguhnya.

Kalau suatu resep menuliskan “susu evaporasi”, maka yang dimaksud adalah si susu evaporasi unsweetened ini, ya. Susu unsweetened tidak mengandung bahan campuran sehingga terasa tawar seperti susu cair. Namun ternyata, susu evaporasi unsweetened mengandung protein yang jauh lebih tinggi dari susu sweetened, lho.

3. Membeli susu evaporasi yang berkualitas

(Image: Lazada)

Susu evaporasi biasa dijual dalam bentuk kalengan di pasaran. Selain lebih aman, kemasan kaleng juga membuat susu evaporasi jauh lebih awet hingga setahun selama kemasannya utuh. Meski begitu, kita tetap harus memperhatikan kualitas fisik kemasan saat membeli susu evaporasi, ya. Hindari kaleng susu yang terasa berat saat diangkat atau ada bintik coklat di permukaannya karena kualitasnya sudah tidak baik.

Ada berbagai merek susu evaporasi yang beredar di Indonesia. Untuk susu evaporasi sweetened alias susu kental manis, anda bisa pilih Frisian Flag, Carnation, Cap Enaak, dan Indomilk. Sedangkan untuk susu evaporasi unsweetened, Susu Evaporasi F&N (lihat di Lazada) dapat jadi pilihan yang baik karena memberikan rasa gurih pada makanan dan minuman.

4. Memakai susu evaporasi dalam kue atau masakan

Meskipun namanya tidak sepopuler susu cair, susu evaporasi tetap banyak digunakan dalam berbagai resep kue dan roti. Karena teksturnya lebih kental dari susu cair, susu evaporasi banyak digunakan dalam kue-kue berbahan dasar susu seperti milk bath cake atau jenis pencuci mulut bertekstur creamy dan lembut seperti puding, custard, pie susu, dan egg tart. Oh ya, susu evaporasi juga bisa mengkilatkan permukaan roti, lho.

Susu evaporasi bisa langsung dicampurkan dalam adonan kue atau dicairkan terlebih dahulu. Dan ternyata, susu evaporasi yang dicairkan dengan air ini bisa menggantikan peran susu cair, lho! Jadi lebih hemat dan praktis, kan? Untuk mencairkan susu evaporasi ini bisa disesuaikan dengan resep, ya. Misalnya butuh yang seperti susu cair, bisa tambahkan 450 ml susu evaporasi unsweetened dengan 1 liter air. Kalau mau lebih kental bisa kurangi takaran airnya.

5. Menyimpan susu evaporasi agar lebih awet

Yup, susu evaporasi memang jenis produk susu yang super awet. Karena dikemas dalam kaleng, susu evaporasi bisa disimpan dalam suhu ruang yang gelap dan teduh hingga setahun. Tapi ingat, susu bisa diletakkan dalam suhu ruang jika belum dibuka segelnya. Nah, bagaimana kalau sudah dibuka dan dipakai sekali? Ada dua tempat penyimpanan yang aman agar susu ini tak cepat basi, yakni kulkas dan freezer.

Susu evaporasi tahan dalam kulkas dengan suhu 10-15 Celcius. Supaya kualitasnya terjamin, pindahkan susu evaporasi ke dalam wadah kedap udara dan kering sebelum masuk kulkas, lalu pakailah sebelum 1-2 minggu. Tapi jika tak berniat memakainya dalam waktu dekat, sebaiknya simpan dalam freezer saja. Susu evaporasi bisa tahan 6-8 minggu. Jika ingin mencairkannya, lakukan proses thawing dengan memasukkannya terlebih dahulu ke dalam kulkas selama 24 jam, lalu susu evaporasi siap digunakan.

Sudah mengenal susu ini lebih dalam, ya? Susu evaporasi memang sebaiknya segera dihabiskan jika sudah dibuka segel kemasannya. Namun kalau takut lupa dan malah jadi asam, belilah kemasan susu evaporasi yang kecil. Selain lebih hemat, anda juga bisa menghindari food wasting, kan?

Mengenal Susu Evaporasi & Kegunaannya dalam Pembuatan Kue
Bantu kami menilai (5=Sangat Bermanfaat) 3.9 (78.18%) 11 votes