Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Setiap kali suhu badan naik dan harus banyak istirahat di rumah, ibu saya pasti menyuguhkan semangkuk bubur kacang hijau hangat beserta saus santan. Entah bagaimana caranya, nafsu makan saya pun langsung muncul. Manisnya bubur kacang hijau yang lembut plus gurihnya saus santan pun menyatu di mulut dan semangkuk pun habis tanpa sisa.

Bubur kacang hijau termasuk hidangan yang mudah dibuat. Bubur ini sukses dimasak jika teksturnya agak kental, terasa empuk, dan creamy. Dulu pertama kali bikin, rasanya lama sekali menunggu si bubur ini matang dengan tekstur sempurna. Ternyata, ada beberapa trik yang saya lewatkan, nih. Yuk cek di bawah ini, siapa tahu anda juga melewatkannya, kan?

1. Rendam kacang hijau semalaman

Tekstur kacang hijau yang mentah tentunya masih keras, ya. Untuk melunakkannya, rendam kacang hijau dalam air biasa selama minimal 3 jam hingga semalaman. Semakin lama direndam (semalaman), tekstur kacang hijau akan semakin lunak sehingga waktu masaknya tak perlu lama-lama. Selain itu, cara ini juga membuat bulirnya tidak pecah ketika dimasak. Namun kalau semalaman terlalu lama, anda bisa langsung memasak kacang hijau mentah dengan panci presto. Pastikan takaran airnya cukup banyak untuk memasak si kacang hijau, ya.

2. Larutkan gula merah/aren agar mudah tercampur

Campurkan gula pasir dengan gula merah/aren supaya bubur kacang hijau lebih harum, gurih, dan pas manisnya. Supaya lebih mudah tercampur dengan bubur, larutkan gula pasir dan gula merah/aren dengan air terlebih dahulu. Caranya, sisir gula merah atau aren sesuai resep. Masukkan semua bahan gula dalam panci berisi air secukupnya, lalu rebuslah hingga larut. Oh ya, air untuk melarutkan gula tidak sama dengan yang dipakai untuk merebus kacang hijau, ya.

3. Perhatikan takaran air saat merebus kacang hijau

Memasak bubur kacang hijau sangatlah mengandalkan air. Biji kacang hijau perlu serapan air yang cukup banyak agar bisa mekar dan empuk. Jadi kalau air mulai surut saat merebus kacang hijau, tapi si kacang belum mekar juga, maka tambahkan air secukupnya. Rebus hingga kacang hijau mekar dan terasa empuk. Kalau terlalu lama dibiarkan kering tanpa tambahan air, tekstur kacang hijau pasti akan gosong dan bau sangit.

4. Masukkan gula pasir dan santan setelah kacangnya mekar

Sebelum kacang hijau mekar dan empuk, jangan masukkan larutan gula, garam, dan santan dulu ya. Kalau buru-buru memasukkan semua bahan tersebut, kacang hijau akan semakin lama mekarnya. Nah kalau terlalu lama masaknya, bulir kacang hijau bisa pecah, nih. Rasa bubur kacang hijau pun akan kurang lezat dan manis.

5. Pakai slow cooker untuk hasil bubur lebih lembut

Masak bubur kacang hijau itu memang butuh kesabaran. Kacang hijau memang perlu waktu cukup lama untuk jadi empuk. Belum lagi harus bolak-balik memeriksa keadaan bubur bila airnya berkurang, sementara si bubur tak kunjung matang. Nah solusi praktisnya, pakai saja slow cooker. Tekstur kacang hijau bisa terasa empuk dan tak pecah karena dimasak dalam suhu rendah secara perlahan. Selain itu, tekstur bubur kacang hijau ini memang lebih lembut dan nikmat nantinya. Gunakan setting “low” lalu biarkan kacang hijau masak selama beberapa jam, sementara anda bisa melakukan aktivitas lain!

Coba resep: Bubur Kacang Hijau

Sederhana, kan? Sajikan bubur kacang hijau selagi hangat dengan tambahan saus santan plus bubur ketan hitam. Simak juga tips berikut supaya bubur ketan hitamnya tidak ngletis, ya. Selamat mencoba!