Selain aromanya yang segar dan bisa membantu membangkitkan selera makan, daun kemangi juga memiliki rasa yang enak. Mau dimakan langsung sebagai lalapan atau dicampurkan ke dalam masakan, rasanya tetap oke. Karena itulah, saya selalu menyetok daun kemangi di dalam kulkas. Tapi akhir-akhir saya agak kesulitan menemukan kemangi di pasar. Kalaupun ada, kemanginya sudah tidak segar lagi. Lalu saya mulai berpikir, kenapa saya tidak menanam sendiri saja daun kemangi di rumah?

Selain lebih segar, menanam kemangi sendiri juga tentu lebih praktis. Jika sewaktu-waktu memasak pepes, sup ikan, atau trancam, saya tinggal petik langsung. Setelah mencoba dalam beberapa minggu, ternyata saya berhasil lho menanam kemangi sendiri. Sekarang, ada beberapa pot tanaman  kemangi yang berdaun lebat di pekarangan mini teras rumah saya. Anda juga tertarik? Yuk lihat tips menanamnya di bawah ini.

1. Perhatikan pemilihan tanah

Agar kemangi bisa tumbuh subur, anda tak bisa sembarangan menggunakan tanah. Sebaiknya, lakukan penggemburan pada tanah yang akan ditanami terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk menambahkan pupuk kompos agar kemangi bisa tumbuh dengan baik dan subur. Jika anda akan menggunakan pot, pastikan sterilkan pot terlebih dahulu. Usahakan untuk tidak memadatkan tanah pada pot ya, karena akan menghambat pertumbuhan kemangi nantinya.

Baca juga: Tips Sukses Menanam Daun Pandan Sendiri di Rumah

2. Tanam kemangi

Umumnya, untuk menanam kemangi, anda membutuhkan benih kemangi yang bisa didapat dari bunga kemangi yang sudah tua dan mengering. Tapi jika anda ingin cara yang lebih simpel, tinggal potong saja bagian dahan atau batang kemangi dari pohon induknya, lalu tanam deh dalam pot, polibag, atau langsung di tanah halaman. Jika anda kesulitan menemukan pohon kemangi, pakai kemangi yang dijual di tukang sayur juga bisa kok. Tapi pastikan anda memilih kemangi yang sudah agak tua ya.

Sedikit tips tambahan, jika anda ingin kemangi dengan daun yang besar dan lebar, anda bisa menanamnya di luar ruangan. Tapi jika anda ingin kemangi yang ukuran daunnya sedang-sedang saja, coba tanam kemangi di dalam ruangan. Di mana pun pilihan anda, pastikan agar tanah yang dipakai untuk menanam kemangi tetap basah dan cukup terkena sinar matahari.

3. Perawatan yang baik

Karena kemangi termasuk tanaman yang tidak bisa tumbuh dalam keadaan lembab/dingin, pastikan agar anda menanamnya di tempat yang cukup terkena sinar matahari. Lalu siram kemangi 2 kali sehari dengan air yang cukup. Sebagai perawatan tambahan, semprotkan pestisida alami 1 bulan sekali agar kemangi bebas dari hama yang bisa merusakan tanaman kemangi anda.

Baca juga: Tips Menanam Sendiri Sayur dan Buah di Rumah

Bagaimana? Mudah sekali kan untuk menanam kemangi sendiri di rumah. Jika anda punya waktu luang, tak ada salahnya anda mencoba tips di atas. Jadi, jika sewaktu-waktu anda butuh kemangi, tinggal petik saja deh di halaman rumah.