Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Semur adalah masakan yang praktis, sederhana, dan enak banget. Dulu pertama kali belajar masak, ibu menyarankan saya untuk membuat semur. Selain bahan dan bumbunya mudah didapatkan (dan tak harus mahal), memasak semur tak butuh teknik yang rumit. Tinggal tumis bumbu, masukkan bahan-kecap-air, dan tunggu hingga meresap. Simple, kan?

Rasa juga sangat penting bagi saya. Teknik masak mungkin sudah betul, tapi kalau rasanya hambar ya siapa yang mau kan. Oleh karena itu, simak tips berikut agar semur anda lebih nikmat dan gurih!

1. Pilih dan persiapkan bahan-bahan semur.

Ada banyak bahan yang bisa dijadikan semur, seperti daging, ayam, telur, tahu, tempe, hingga jengkol. Masing-masing bahan tersebut perlu diolah dulu sebelum dimasak dengan bumbu.

  • Kalau pakai daging, potong dengan ukuran sedang dan pastikan tidak terlalu tebal atau tipis. Setelah itu, rebus hingga cukup empuk dan tiriskan.
  • Kalau pakai ayam, telur, tahu, dan tempe, goreng sebentar hingga kulitnya agak kering dan kecoklatan. Dengan begitu, bumbu semur akan mudah menempel dan meresap pada bahan-bahan tersebut.
  • Kalau pakai jengkol, pilih jengkol tua yang teksturnya lembut. Rendam dalam air beras semalaman agar aroma menyengatnya berkurang.

2. Haluskan dan geprek bumbu.

Pada dasarnya, semur memakai dua tipe bumbu yakni bumbu dasar seperti bawang putih, bawang merah, dan kemiri, lalu ada bumbu rempah seperti jahe, lengkuas, kapulaga, serai, kayu manis, daun salam, dan sebagainya. Untuk bumbu dasar, haluskan dengan blender atau food processor agar mudah meresap dalam bahan semur. Sedangkan bumbu rempah yang liat seperti jahe, lengkuas, dan serai bisa digeprek agar aroma dan rasanya lebih keluar. Untuk bumbu rempah sisanya bisa langsung ditumis.

3. Tumis bumbu dahulu hingga wangi dan layu.

Proses memasak semur dimulai dari bumbu, lalu dilanjutkan dengan memasukkan bahan, air, dan kecap. Panaskan sedikit minyak dan tumis bumbu halus hingga harum. Setelah itu, masukkan semua bumbu rempah dan oseng hingga matang dan berubah agak gelap. Tambahkan sedikit air jika tekstur bumbu mulai mengering karena pemakaian minyak yang sedikit.

4. Masukkan air secara bertahap.

Masukkan air, bahan, dan kecap setelah bumbunya matang dan wangi. Nah ada orang yang suka kuah kental, ada pula yang suka kuahnya banyak. Oleh karena itu, masukkan air sedikit demi sedikit. Masukkan setengah takaran bersamaan dengan bahan dan kecap. Lalu saat airnya mulai surut, tambahkan lagi airnya jika ingin kuah yang lebih banyak.

5. Masak dengan api kecil hingga bumbu menyerap.

Kalau semua bumbu, bahan, air, dan kecap sudah masuk, kecilkan api dan tutup pancinya. Tujuannya agar air tak cepat menguap, sehingga bumbu dapat menyerap sempurna. Biasanya bumbu yang menyerap sempurna ditandai dengan air yang mulai surut dan tekstur bumbu yang menyelimuti bahan-bahan semur.

Kalau anda suka warna semur yang gelap, bisa tambahkan kecap manisnya lagi. Jangan lupa seimbangkan dengan takaran garamnya ya, agar terasa semur terasa nikmat dan gurih!

Coba resep:

Tak sulit, kan? Nah kalau sisa banyak, simpan dalam kulkas untuk dipanaskan keesokan harinya. Semakin dipanaskan, semakin mantap dan resap bumbunya. Selamat memasak!