Penulis: Manggarayu.K

Di Indonesia, tidak semua bir itu beralkohol lho. Tak percaya? Coba mampir ke rumah makan ala Betawi dan pesan secangkir Bir Pletok. Minuman rempah berwarna merah ini bisa menghangatkan badan dan pas banget diminum saat santai atau sedang capek. Bahan-bahannya 85% alami dari rempah-rempahan, sedangkan sisanya adalah air dan gula. Namun, kenapa namanya bir pletok ya?

Alkisah, kaum bangsawan Belanda senang kumpul santai setelah pulang kerja. Di tengah ngobrol santai itu, mereka biasanya minum bir untuk melepaskan penat dan lelah. Nah, orang-orang Betawi itu nggak mau kalah dengan gaya hidup sang tuan tanah. Karena tak bisa menikmati bir-nya orang Belanda, akhirnya mereka membuat racikan sendiri. Racikan ini didapat dari berbagai rempah di sekitar mereka, salah satunya adalah kayu secang yang menyebabkan warnanya jadi merah.

Awalnya bir pletok ini disajikan hangat. Namun seiring berjalannya waktu, minuman kaya rempah ini dijual dalam wadah bambu dan diberi es batu. Nah, kata “pletok” ini berasal dari suara es batu yang bertemu wedang panas.

Rasa bir pletok itu khas sekali: perpaduan rempah yang wangi, pedas, dan manis plus rasa-rasa khas dari beberapa rempah lainnya. Bir pletok ini biasa dijajakan di restoran ala Betawi, pedagang kaki lima di tempat tertentu, dan juga terhidang di acara perkawinan atau khitanan.

Bahan-bahan pembuatan bir pletok

Bir pletok ini kaya rempah. Pada awalnya, bir pletok dibuat dengan rempah sederhana seperti jahe, daun pandan wangi, lada, dan kayu secang. Namun sekarang rempahnya sudah di-upgrade! Agar rasanya semakin mantap, bir pletok juga menggunakan, pala, kapulaga, cengkeh, serai, kayu manis, dan daun jeruk purut. Warna merah dari bir pletok datang dari kayu secang. Jika dimasukkan dalam rebusan air, kayu secang akan mengeluarkan zat warna merah yang cantik.

Cara pembuatan bir pletok

Langkah pembuatan bir pletok ini sangat sederhana. Pertama, geprek semua rempah yang liat/keras seperti jahe dan serai agar aromanya lebih keluar. Lalu, masukkan semua bahan-bahan bersama air dalam sebuah panci dan panaskan dengan api sedang. Aduk bahan tersebut hingga mendidih dan warna air berubah menjadi merah. Siapkan sebuah gelas lalu saring hasil rebusan dan sisakan airnya saja. Langsung sajikan selagi hangat, atau dinginkan dan tambahkan es batu jika ingin menikmatinya dingin. Mudah, kan?

Selain menghangatkan, bir pletok ini juga bisa melancarkan peredaran darah, menambah stamina, sampai menyembuhkan flu atau demam lho. Oh ya selain minuman khas ini, kenali juga aneka makanan khas Jakarta dan Betawi di sini. Selamat mencoba!