Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Nasi dan mie goreng adalah masakan yang praktis dibuat. Selain cocok untuk siapa saja, dua masakan ini enak disantap kapan saja. Bagi saya yang sibuk,dua masakan ini selalu jadi andalan. Tinggal tumis bumbu, masukkan nasi atau mie, dan oseng hingga matang. Masalahnya, kadang kita terlalu sibuk untuk meracik bumbu di dapur. Oleh karena itu, saya belajar dari abang nasi dan mie goreng untuk membuat stok bumbu. Masak pun jauh lebih praktis dan hemat waktu. Mau tahu rahasia stok bumbu yang cocok untuk goreng dan rebus ini? Check this out!

Persiapkan bahan bumbu merah dan putih.

Ada tiga jenis bumbu dasar untuk makanan Indonesia, yakni bumbu merah, kuning, dan putih. Apa bedanya? Coba baca di sini ya. Nah, bumbu dasar yang cocok sebagai bumbu stok adalah putih. Bumbu ini berwarna putih karena didominasi bawang putih. Apa saja bahan-bahannya? Ada bawang putih, kemiri, ebi, terasi (opsional), dan kaldu bubuk (opsional). Terasinya bisa dibakar terlebih dulu agar lebih beraroma. Kalau suka pedas, cabainya bisa ditambahkan saat proses pembuatan nasi atau mie goreng/rebus ya.

Haluskan bahan bumbu dengan blender.

Potong kasar bahan besar seperti cabai merah besar, bawang putih, bawang merah, ketumbar, dan terasi. Tujuannya agar bahan bumbu dapat halus maksimal, terutama jika anda berencana membuat dalam jumlah banyak. Masukkan ke dalam blender atau food processor, lalu tambahkan sedikit air. Blender hingga halus.

Tumis dan simpan bumbu dalam wadah bersih.

Siapkan wajan untuk menumis bumbu dan panaskan minyak dengan api sedang. Masukkan bumbu halus dan tumis hingga wangi dan matang. Api bisa dimatikan jika tekstur bumbunya kental dan berminyak. Kalau sudah, angkat dan biarkan bumbu halus dingin dalam suhu ruang. Setelahnya anda bisa simpan dalam wadah kering dan bersih atau mason jar. Bumbu ini bisa disimpan dalam suhu ruang jika anda rajin memakainya. Kalau tidak, simpan bumbu dalam kulkas sehingga bisa awet lebih dari seminggu.

Ingin lebih praktis? Pakailah minyak yang cukup banyak untuk menumis bumbu. Minyak ini dapat mengawetkan bumbu lebih lama. Selain itu dengan banyak minyak, anda bisa langsung menumis tanpa memanaskan minyak lagi.

Nah, bumbu halus siap dipakai nih! Selain nasi dan mie, bumbu ini juga cocok untuk bihun dan kwetiaw goreng/kuah lho. Bumbu praktis ini juga praktis digunakan kapanpun, salah satunya untuk one dish meal sahur dan berbuka di bulan Ramadhan. Selamat mencoba, ya!