Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Saya sangat menyukai hidangan manis yang disiram dengan saus gula merah, seperti bubur sumsum. Untuk beberapa jenis masakan, saya juga kadang mengganti gula pasir dengan gula merah. Selain karena bisa memberi rasa khas, gula merah juga bisa memberi warna, terutama pada makanan berkuah. Jika belum terlalu paham dengan gula merah, biasanya kita akan bingung saat membelinya. Karena di pasaran ada 3 jenis ‘gula merah’ yang bisa kita temui yaitu sebagai berikut.

Gula Aren

Gula aren atau yang lebih dikenal dengan sebutan gula kawung terbuat dari nira pohon aren atau pohon kolang-kaling dengan warna cokelat cerah. Gula aren biasanya dibungkus dengan daun kelapa kering dan lebih banyak digunakan untuk bahan campuran kue, karena rasanya lebih manis alami dan bisa memberikan warna yang bagus pada kue.

Gula Jawa

Gula jawa terbuat dari nira pohon kelapa. Gula jawa inilah yang biasa kita kenal sebagai gula merah. Biasanya, gula jawa digunakan untuk membuat kecap, dodol, atau kinca. Warna dari gula jawa ini lebih pekat jika dibandingkan dengan gula aren. Dan gula jawa ini harus disaring dulu sebelum digunakan karena biasanya gula jawa sedikit kotor.

Gula Semut

Gula semut lebih dikenal dengan sebutan gula palem. Bahan pembuatan gula semut berbeda-beda, bisa dari nira pohon aren ataupun nira pohon kelapa. Bedanya gula semut dengan gula aren dan gula jawa adalah bentuknya yang mengkristal. Hampir mirip dengan gula pasir, hanya saja ukurannya lebih besar. Gula semut paling sering digunakan untuk minuman, jamu, isian roti, atau ditaburkan begitu saja pada makanan.

Anda tertarik membeli gula merah? Berikut tips memilih dan menyimpan gula merah yang perlu anda ketahui terlebih dulu.

1. Perhatikan warna gula merah

Perlu anda ketahui, gula merah yang asli dan berkualitas baik memiliki warna yang terang, tegas, dan merata dengan sempurna. Hindari membeli gula merah dengan warna yang gelap, tidak merata, dan terlihat bercak-bercak. Karena kemungkinan gula tersebut tidak benar-benar murni dan sudah dioplos dengan bahan lain.

Baca juga: Aneka Jenis Gula yang Perlu Kita Ketahui

2. Perhatikan tekstur gula merah

Yang kedua, anda bisa memastikan kualitas gula merah dari teksturnya. Pastikan anda memilih gula merah yang padat, utuh, rata, tetap stabil saat ditekan, tanpa cekungan, dan tanpa retakan. Gula merah palsu yang telah diberi campuran bahan lain biasanya akan cepat meleleh saat terkena sinar matahari atau saat disimpan di tempat yang lembap, termasuk plastik pembungkusnya sendiri.

Coba resep: Bolu Kukus Gula Merah

3. Perhatikan tempat penyimpanan gula merah

Menyimpan gula merah memang tidak sulit, anda hanya perlu memindahkannya ke dalam wadah bersih dan kering, lalu tutup dengan rapat. Tapi yang perlu diperhatikan, hindari menyimpan wadah gula merah di tempat yang terpapar sinar matahari langsung, karena akan membuat gula merah anda cepat meleleh. Jauhkan juga gula merah dari makanan cair atau makanan dengan bau yang menyengat.

Coba resep: Serabi Saus Gula Merah

Tidak terlalu sulit, kan? Selamat mencoba.

Aneka Jenis, Cara Memilih, dan Tips Menyimpan Gula Merah
Bantu kami menilai artikel ini! (5=Sangat Bermanfaat)