(Image: Shutterstock)

Penulis: Vira | Editor: Ria

Apakah anda termasuk orang yang jarang atau bahkan belum pernah mendengar sayuran dengan nama lain lady finger ini? Kalau anda belum tahu, okra ini memiliki efek yang baik bagi kesehatan tubuh karena dipercaya mampu menurunkan kolesterol darah. Okra ini juga mampu menurunkan berat badan, sehingga banyak sekali orang-orang yang merendam sayuran ini semalaman dalam air untuk dijadikan infused water.

Meskipun begitu, sayur hijau yang satu ini sangat bergetah sehingga citarasanya sulit diterima setiap orang. Untuk memasak si lady finger ini, diperlukan teknik khusus agar tidak terlalu banyak bergetah/berlendir ketika dimasak. Bagaimana caranya? Baca terus artikel ini, ya!

1. Jangan mencuci okra jika tidak langsung diolah

Cara anda mempersiapkan okra akan menentukan tingkat lendir dari sayuran ini. Janganlah anda membasahi okra dengan air jika anda belum ingin mengolahnya karena air justru akan memperbanyak lendir dari okra. Oleh karena itu, diamkan okra di dalam suhu ruang sebelum anda mengolahnya. Ketika anda ingin langsung memasaknya, baru deh anda bersihkan okra dengan air bersih yang mengalir.

2. Potong dengan ukuran besar

Okra sebenarnya lebih baik dikonsumsi tanpa dipotong, melainkan hanya mencabut batang bagian atasnya saja. Hal ini disebabkan oleh lendir okra yang keluar ketika okra dipotong. Tetapi, jika anda tak ingin memasak okra yang masih utuh, anda bisa memotongnya dengan ukuran yang besar-besar. Memotong okra secara tipis justru akan memperbanyak lendir yang dikeluarkan. Kalau begitu, nanti yang anda rasakan hanya getahnya saja, dong.

3. Merendam di dalam larutan cuka

Untuk mengurangi getah atau lendir yang dikeluarkan okra, anda juga bisa merendam si lady finger ini ke dalam cuka selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, cuci okra dengan air bersih dan keringkan selama 5 menit. Dengan menggunakan teknik ini, anda bisa menumis ataupun memanggang okra tanpa khawatir dengan getahnya. Selain itu, anda juga bisa mengatasi getah dari okra dengan memotongnya dalam keadaan beku. Memotong okra yang beku cenderung tak begitu berlendir dibanding ketika memotongnya dalam keadaan fresh.

4. Gunakan api besar dan terus mengaduk okra ketika ditumis

Okra justru lebih baik dimasak menggunakan api besar. Api besar akan mengurangi banyak lendir dari okra. Ketika menumis okra, jangan sampai okra mengumpul di satu titik di atas wajan. Hal ini dapat menghasilkan uap yang akan memperbanyak lendir. Oleh karena itu, anda harus terus menerus mengaduk tumisan okra ini agar dapat menyebar dengan baik dan uap pun tak terbentuk. Anda bisa menumis okra selama kurang lebih 10-15 menit untuk hasil yang maksimal.

Kalau anda punya pengalaman buruk dengan okra ini karena getahnya, sudah waktunya anda memberikan si lady finger ini kesempatan. Tak ada salahnya anda ganti sayuran hijau yang itu-itu saja dengan sayur berbentuk unik ini. Dengan persiapan dan teknik yang tepat, okra bisa menjadi hidangan yang enak dan sehat!