(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Normalnya, orang dewasa rata-rata membutuhkan asupan air minimal 2 liter atau setara dengan delapan gelas per hari. Di hari-hari biasa, kita tentu bisa minum kapan pun kita mau. Tapi lain ceritanya jika sedang menjalani ibadah puasa. Selama sebulan penuh, kita hanya punya waktu untuk makan dan minum dari adzan magrib sampai adzan subuh.

Seringkali hal tersebut membuat kita tanpa sadar mengurangi minum air putih sehingga menyebabkan tubuh dehidrasi. Efek dehidrasi yang sering kita rasakan yaitu seperti lemas, lesu, mudah mengantuk, hilang konsentrasi, hingga kulit kering dan pecah-pecah. Hal paling menantang tentunya adalah rasa haus, yang ternyata merupakan sinyal tubuh terhadap dehidrasi kategori berat.

Perlu anda ketahui, jumlah kebutuhan air tersebut tidak termasuk minuman berperisa atau kuah makanan yang anda konsumsi saat sahur ataupun berbuka. Jadi meskipun anda sudah berbuka dengan 1 mangkuk es buah dan 1 gelas es teh, tetap tidak mengurangi kebutuhan anda terhadap air putih sebanyak minimal 2 liter. Ayo, ikuti tips penting ini agar anda bisa memenuhi kebutuhan cairan saat puasa.

1. Terapkan pola minum 2-4-2

Kita memang dianjurkan untuk minum minimal delapan gelas per hari agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, tapi bukan berarti anda bisa minum air putih sekaligus. Bukannya sehat, hal tersebut justru bisa berbahaya bagi tubuh. Selain bisa meningkatkan volume darah secara tiba-tiba, hal ini juga akan memaksa ginjal dan jantung bekerja lebih keras dari biasanya. Pola minum 2-4-2 yang dimaksud yaitu 2 gelas di sepanjang sahur, 4 gelas di sepanjang malam, dan 2 gelas sebelum tidur.

Simak rinciannya di bawah ini.

  • Satu gelas air putih sesaat setelah bangun tidur.
  • Satu gelas air putih setelah makan sahur.
  • Satu gelas air putih saat berbuka/adzan maghrib.
  • Satu gelas air putih setelah sholat maghrib.
  • Satu gelas air putih sesudah berbuka (makan berat).
  • Satu gelas air putih setelah sholat isya (anda bisa membawa water tumbler atau botol minum berisi air putih 250 ml ke mesjid).
  • Satu gelas air putih setelah sholat tarawih.
  • Satu gelas air putih menjelang tidur.

2. Hindari mengonsumsi minuman dalam kemasan dan minuman soda

Seringkali kita tergoda untuk berbuka puasa dengan minuman kemasan atau minuman soda dengan alasan lebih segar dan praktis. Padahal alih-alih melepas dahaga, minuman seperti itu justru hanya akan membuat tubuh semakin dehidrasi. Kandungan gula yang tinggi dalam minuman-minuman tersebut akan membuat darah mengental, sehingga darah akan cenderung menarik air dari jaringan tubuh. Jika hal itu terjadi, tubuh akan kekurangan cairan.

Ditambah adanya zat pengawet dalam minuman kemasan yang sudah pasti tidak baik bagi tubuh. Kalaupun anda ingin makanan manis, sebaiknya pilih yang alami seperti buah-buahan segar dan olahannya. Minuman manis buatan anda sendiri tentu lebih aman sebab kandungan gulanya terkontrol. Dengan catatan, jangan melupakan minum air putih!

Tips di atas sangat mudah diikuti, kan. Selamat mencoba!