Penulis: Vira

Wah, akhirnya muncul juga jenis sayuran favorit saya. Kangkung merupakan salah satu jenis sayur yang sangat mudah ditemukan di rumah makan, sekelas warteg hingga restoran mewah sekalipun. Saya sangat menyukai kangkung karena rasanya yang enak apalagi ketika ditumis pedas. Kangkung sangat mudah diolah karena tak membutuhkan teknik yang sulit dalam memasaknya dan juga tak membutuhkan bahan yang rumit. Namun sebelum anda mengolah kangkung, diperlukan teknik yang benar dalam memilih dan membersihkannya. Bagaimanakah caranya? Yuk, simak artikel ini!

1. Memilih kangkung yang segar

Sebelumnya, anda harus mengetahui dua jenis kangkung yang dikenal di Indonesia yaitu kangkung darat dan kangkung air. Perbedaan antara keduanya terletak pada cara mereka tumbuh. Kangkung darat ditanam di atas tanah dan tidak terendam air, sedangkan kangkung air tumbuh menjalar di atas permukaan air.

Tak terkait dengan jenisnya, ketika memilih kangkung sebaiknya anda memilih kangkung yang segar. Kangkung yang segar ditandai dengan daunnya yang masih hijau dan tidak berwarna kekuningan. Batang kangkung yang segar juga memiliki tekstur yang padat dan keras. Kalau anda menemukan kangkung dengan batang yang lunak, berarti kangkung sudah tak segar lagi.

2. Petik daun dan batang kangkung yang masih muda

Kangkung yang anda pilih dari pasar tentunya tak mungkin telah bersih dari kotoran. Pertama, bukalah ikatan kangkung dan bersihkan dari berbagai jenis kotoran seperti batang rumput yang ikut dalam ikatannya. Jangan sekali-sekali menyiangi kangkung sebelum membuka ikatannya, agar tak ada tumbuhan lain ikut dalam masakan anda. Setelah itu, petik dan cukup ambil batang kangkung yang masih muda beserta daunnya.

Di tahap ini, perbedaan jenis kangkung cukup berpengaruh. Kalau anda membeli jenis kangkung air, ada baiknya anda membelah batangnya setelah membersihkannya. Kangkung air memiliki rongga batang yang lebih besar untuk mempercepat penguapannya. Rongga batang yang besar ini membuat banyak organisme air ataupun ulat menjadikannya sebagai tempat tinggal.

3. Membersihkan kangkung dari kotoran dengan air mengalir

Bersihkanlah kangkung dengan air mengalir secara menyeluruh, jangan sampai ada bagian yang terlupakan. Jika anda tak mengolah kangkung secara langsung. Kangkung yang telah dipetiki lalu bisa anda simpan di dalam kulkas. Dengan begitu, kangkung bisa bertahan selama kurang lebih satu hari. Tapi, karena kesegaran kangkung yang tak bisa bertahan lebih dari satu hari, sebaiknya kangkung langsung diolah setelah anda membelinya. 

4. Memasak kangkung

Setelah benar-benar bersih, baru deh kangkung bisa anda olah sesuka hati. Cara pengolahan kangkung yang paling umum ada dua, yaitu direbus dan ditumis. Untuk pengolahan ditumis, contohnya yaitu tumis kangkung yang bisa anda temukan hampir di seluruh tempat makan. Tumis kangkung ini bisa anda variasikan dengan bahan lain, seperti jamur, udang, hingga daging sapi. Sedangkan untuk pengolahan kangkung dengan cara direbus contohnya adalah sajian plecing kangkung dengan siraman sambal sedap yang menggigit.

Itu dia 4 poin penting yang bisa anda perhatikan dalam memilih, membersihkan, dan mengolah kangkung. Saya cukup yakin pasti beberapa dari anda telah banyak yang sudah cukup ahli dalam membuat hidangan kangkung anda sendiri. Untuk anda yang masih sering membeli masakan kangkung di luar, anda bisa mulai membuatnya sendiri agar lebih hemat dan puas. Semoga bermanfaat!