Penulis: Vira

Jenis ayam goreng yang paling saya suka adalah ayam goreng yang diungkep dengan bumbu kuning. Citarasa dari ayam goreng bumbu kuning ini menurut saya makin nikmat apalagi jika ditambah dengan remahan dari bumbu yang ikut tergoreng. Waduh, ngebayanginnya aja saya jadi ngiler, nih.

Sayangnya, banyak orang  yang menganggap mengungkep ayam itu sulit. Masih ada beberapa kesalahan dari mengungkep ayam yang mengakibatkan ayam goreng yang dihasilkan pun tak sempurna. Supaya tak mengulangi kesalahan yang sama, simak artikel tentang kesalahan umum dalam mengungkep ayam ini, ya!

1. Menggunakan air terlalu banyak

Ketika mengungkep ayam, hal pertama yang harus dilakukan adalah menumis bumbu-bumbu yang diperlukan. Baru setelah itu anda menambahkan ayam yang ingin diungkep dan tak lupa air, agar si bumbu bisa tercampur. Dulu, saat masih kuliah, saya pernah mencoba untuk mengungkep ayam. Hasilnya? Menyedihkan sekali, ayam yang saya ungkep justru dagingnya terlalu lunak dan hancur.

Ini dia kesalahan paling umum dalam mengungkep ayam, yaitu penggunaan air yang terlalu banyak. Padahal, seharusnya air yang digunakan cukup setengah dari banyaknya ayam. Ketika dimasak, ayam akan mengeluarkan cairannya, namun ketika anda menggunakan air terlalu banyak maka daging ayam akan menyerap air yang banyak juga sehingga dagingnya pun akan hancur. Jika air yang diberikan ternyata kurang, maka tinggal ditambahkan lagi sedikit demi sedikit.

2. Memasak dengan waktu terlalu lama

Setelah memastikan air yang digunakan untuk mengungkep ayam telah pas, maka anda hanya perlu menunggu beberapa waktu sambil sesekali mengaduknya agar bumbu bisa meresap sempurna ke dalam daging ayam. Namun, kalau anda orang pelupa seperti saya, maka kejadian seperti melupakan ayam yang sedang diungkep bukanlah suatu hal yang tak mungkin karena saya pernah mengalaminya.

Menurut chef terkenal di Jakarta, menunggu ayam ungkep agar bumbu teresap ke dalam daging tak membutuhkan waktu yang begitu lama. Faktanya, 20-30 menit pun cukup untuk membuat bumbu teresap sempurna ke dalam daging ayam. Mengungkep ayam tak harus menunggu hingga air dan bumbu benar-benar kering, melainkan hingga daging ayam telah matang dan empuk.

3. Menggunakan api yang terlalu besar

Terlalu terburu-buru dalam mengungkep ayam pernah membawa saya ke hidangan ayam yang belum begitu matang. Hal ini disebabkan oleh api yang saya digunakan terlalu besar dengan maksud agar ayam ungkepan cepat matang. Ternyata, api yang digunakan ketika mengungkep ayam seharusnya adalah api kecil. Meskipun terkesan lama, tapi cara inilah yang paling efektif dalam membuat bumbu kuning terserap baik ke dalam daging ayam.

Mengungkep ayam dengan api yang terlalu besar dapat mengakibatkan bagian luar ayam yang overcooked sedangkan bagian dalamnya mentah bahkan masih berdarah . Penggunaan api yang terlalu besar juga bisa mengakibatkan bumbu gosong dan menempel lengket ke dasar wajan/panci yang anda gunakan.

Itulah 3 hal yang paling umum terjadi saat mengungkep sehingga membuat ayam goreng jadi kurang sempurna. Apakah anda pernah mengalami salah satunya? Supaya tak terulang lagi, anda bisa mengikuti cara mengungkep ayam dengan 7 langkah praktis di artikel berikut. Jika ungkepan anda telah sempurna maka ayam goreng yang tersaji pun akan laris manis seketika. Resep-resep ini bisa anda coba sajikan di rumah.