Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Kata orang masak bihun itu susah. Harus teliti lah, harus cekatan lah, pokoknya terkesan rumit. Saya pernah coba bikin bihun goreng di rumah. Pertama saya rebus dulu seperti merebus mie instan, ditiriskan lalu dicemplungkan ke dalam wajan untuk menumis. Waktu itu saya tidak tahu kalau masak bihun dan mie kuning itu berbeda. Makanya saya bingung ketika semakin lama dimasak, bihun goreng saya jadi jemek. Rasanya? Ah, tak usah dibayangkan. Namun karena sayang kalau dibuang, saya pun makan sambil tersedu.

Bihun sendiri ada dua macam, yakni bihun beras dan bihun jagung. Dari segi tekstur, bihun jagung tidak gampang putus ketimbang bihun beras, tapi kalau urusan empuk bihun beras lah juaranya. Apapun pilihan anda, bihun perlu diperlakuan khusus agar kenyal dan lentur. Bagi anda yang pernah atau sering makan bihun jemek seperti saya, coba ikuti tips berikut, deh. Mau digoreng atau direbus, pokoknya beres!

Memilih & Mempersiapkan Bihun

1. Pilih bihun yang baik

Kalau anda pergi ke pasar atau supermarket, bihun yang dijual pasti berbentuk sawut-sawut padat. Nah, ada bihun yang dikemas dan ada juga yang diecer. Kalau dikemas, kita bisa cek tanggal kadaluarsa untuk kualitas bihunnya. Lalu, bagaimana dengan bihun eceran? Cek warna bihunnya! Pilih bihun beras dengan warna putih agak kusam dan bihun jagung dengan warna sedikit kekuningan.

2. Rendam bihun dalam air

Bihun lebih rapuh dari olahan mie lainnya. Kalau biasanya olahan mie lain perlu direbus agar lemas, bihun hanya butuh direndam dalam air dingin selama lima menit. Sebetulnya anda bisa memakai air hangat, tapi tekstur bihun dengan air dingin terasa lebih kenyal. Kecuali kalau cuma punya sedikit waktu, anda boleh rendam pakai air hangat/panas asal bihunnya tidak akan dimasak lagi, misalnya untuk soto mie atau bihun kari. Oh ya, merendamnya jangan lebih dari lima menit ya, karena bihun bisa lembek dan hancur.

3. Tambahkan minyak agar bihun tidak saling menempel

Saat disaring, biasanya bihun akan menempel satu sama lain. Untuk memisahkannya, letakkan bihun dalam mangkuk, tuang sedikit minyak lalu aduk perlahan. Kalau masih menempel, tuang lagi sedikit minyak. Tenang saja, bihun tidak akan membandel, kok, hanya saja anda butuh kesabaran ekstra. 

4. Untuk yang digoreng atau ditumis, rendam bihun sebentar saja

Kalau anda mau masak bihun goreng, rendam bihun dalam air dingin kurang dari lima menit. Nantinya bihun akan matang dengan pas ketika digoreng atau ditumis. Nah kalau anda merendam bihun pas lima menit alias matang, meski ditumis sebentar, bihun pasti jemek seperti masakan saya yang sudah-sudah.

Memasak Bihun

Ayo ngaku, pasti anda tidak tahan kalau tidak mengaduk tumisan, kan? Saat masak bihun, anda harus tahan kebiasaan ini karena bihun akan hancur jika sering diaduk. Memasaknya pun tidak boleh lama-lama dan sebaiknya tidak pakai api besar. Pergunakan api kecil atau sedang agar bihun tidak overcook. Jangan lupa sesekali cicipi bihunnya, ya.

Hmm, kesannya ribet, ya? Bihun memang jenis bahan yang mudah matang sehingga anda perlu fokus saat memasak. Dengan lebih sering masak bihun, anda akan semakin mengenali tekstur yang sempurna. Eh, ternyata bihun memiliki kalori lebih rendah dari nasi dan mie kuning, loh. Lumayan, kan? Jadi makin semangat masaknya, deh!