(Image: Shutterstock)

Penulis: Manggarayu | Editor: Ria

Ingatkah waktu zaman sekolah dulu, anda sering ditanya oleh guru-guru apa warna kulit orang Indonesia? Jawabannya selalu mengacu pada satu nama buah yakni sawo matang. Beranjak dewasa saya mulai mengenali fisik asli buah sawo. Berwarna cokelat muda dan halus. Rasanya manis dan berair, cocok dimakan setelah panas-panasan dan berkeringat. Namun sangat disayangkan, buah kaya manfaat ini jarang dilirik orang. Dibandingkan dengan buah-buahan berwarna lain, sawo hanya ditemukan di beberapa hidangan seperti puding, sorbet, dan es buah. Menurut saya, sudah saatnya sawo unjuk gigi, tapi bagaimana cara mendapatkan sawo yang manis dan juicy? Simak tips berikut ini!

Kenali Jenis-Jenis Buah Sawo

Sawo tidak hanya satu jenis, loh. Selama ini kita sering menjumpai satu jenis sawo saja yakni sawo manila. Jenis ini memang paling banyak di Indonesia, jadi tidak heran kalau sawo manila lebih dikenal masyarakat sebagai “sawo”. Kulitnya berwarna cokelat kelam dan tipis tapi daging buahnya tebal dan berair.

Berikutnya ada sawo mentega atau sering disebut sawo keju. Daging buahnya mirip ubi atau labu kuning tetapi teksturnya kering dan kesat.

Lalu ada sawo kecik atau sawo jawa. Sawo yang konon hanya ditanam oleh abdi keraton ini berbentuk bulat telur dengan kulit tipis berwarna merah kecokelatan. Rasanya manis tetapi agak sepat.

Dan yang terakhir adalah sawo duren atau sawo apel. Bentuknya sekilas mirip buah apel dengan kulit kehijauan yang licin mengkilat. Namun sangat disayangkan, ketiga sawo tersebut terbilang langka di Indonesia dan hanya dijumpai di musim-musim tertentu saja.

Memilih Sawo Matang yang Baik

Pada umumnya sawo matang memiliki dua ciri utama yaitu empuk dan mulus. Warna kematangan tentu berbeda di antara ragam jenis sawo, tetapi menurut banyak sumber, sawo berwarna tua lah yang terlihat matang. Sawo mentah juga terasa keras ketika digenggam. Hindari sawo yang di kulitnya terdapat luka, goresan, lubang kecil, serta memiliki bekas getah. Getah dari sawo merupakan bahan baku pembuatan permen karet. Tentu anda tidak ingin makan sawo rasa permen karet, bukan?

Menyimpan Buah Sawo Secara Efektif

Buah atau sayur kerap dipetik sebelum waktunya dan proses pematangan terjadi di luar pohon, tidak terkecuali untuk sawo yang juga sering dipanen mentah. Sawo dapat mengalami pematangan sempurna dalam suhu yang tepat. Suhu rendah dapat memperpanjang umur sawo. Namun perlu diperhatikan apakah anda mendapatkan sawo mentah atau sawo matang karena keduanya memiliki perlakuan yang berbeda.

Sawo matang dapat bertahan dalam suhu ruang selama 2-3 hari sedangkan sawo matang yang diletakkan di suhu 0°C dapat bertahan selama kurang lebih 12-14 hari. Suhu 0°C dapat ditemukan dalam kulkas bagian bawah khusus penyimpanan buah atau anda juga dapat men-setting terlebih dulu suhu freezer. Lain hal untuk sawo mentah yang perlu diletakkan di bagian chiller kulkas dengan setting suhu 15°C sehingga dapat disimpan selama 17 hari menunggu masak.

Nah, sudah lebih paham mengenai sawo? Pada dasarnya, sawo merupakan buah manis yang dapat dikreasikan seperti buah-buah manis lainnya. Siapa sangka dengan ditambah sawo, dessert buatan anda jadi lebih unik. Selamat mencoba, ya!