(Image: Shutterstock)

Penulis: Selly.J | Editor: Ria

Apel merupakan salah satu buah yang paling disukai masyarakat Indonesia. Selain menyegarkan, apel juga membawa banyak manfaat untuk tubuh. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat tubuh selalu fit. Apel juga membantu orang seperti saya yang sedang menjalankan program diet. Meski kalorinya sedikit, apel mengandung banyak serat sehingga perut menjadi lebih kenyang. Apel biasanya dikaitkan dengan rasa manis dan warna merah. Padahal, apel tidak selalu berwarna merah dan terasa manis. Selain itu, apel tidaklah selalu berasal dari luar negeri. Ada juga apel jenis lokal. Yuk simak ulasan berikut ini untuk mengenal jenis-jenis apel!

1. Manalagi

Apel Manalagi adalah apel Malang yang rasanya paling manis. Tidak heran, apel Manalagi lebih sering dimakan langsung. Meskipun sudah matang, kulit apel ini tetap berwarna hijau kekuningan. Apel manalagi memiliki tekstur yang liat dan kandungan air yang sedikit. Meski demikian, aromanya lebih harum dibandingkan apel lainnya. Karena daya tahannya yang lama, apel ini juga sering dijadikan oleh-oleh.

2. Ceri

Apel ceri merupakan versi kecil dari apel Manalagi. Warna, rasa, dan tekstur buahnya sama persis seperti apel Manalagi. Meski kecil, anda tidak bisa melahapnya langsung seperti buah ceri.

3. Rome Beauty

Kalau pernah ke Malang, tentunya anda tidak asing dengan sari apel. Oleh-oleh ini biasanya dibuat dari apel Rome Beauty. Apel ini memiliki rasa yang lebih kuat dibandingkan apel Malang lainnya. Inilah alasan apel Rome Beauty dijadikan bahan dasar untuk membuat sari apel. Apel ini memiliki perpaduan rasa manis dan asam. Kulitnya hijau kemerah-merahan. Warna merah pada apel ini berasal dari paparan sinar matahari. Jika matang di pohon, tekstur apel ini akan terasa renyah.

4. Anna

Apel Anna memiliki bentuk yang bulat memanjang. Warna kulitnya yang kuning berpadu dengan semburat merah. Daging buahnya cenderung padat dan memiliki kandungan air yang tinggi. Meski demikian, tekstur apel ini terasa lunak. Apel Anna memiliki perpaduan rasa asam dan manis. Uniknya, apel ini baru terasa manis setelah dibiarkan 3-4 hari. Sementara jika baru dipetik, apel Anna akan terasa asam. Sayangnya, apel Anna tidak cocok dijadikan oleh-oleh. Karena kulitnya yang tipis, apel ini cenderung lebih cepat membusuk.

5. Fuji

Dari namanya, sudah bisa ditebak dari mana apel Fuji berasal. Nama apel ini diambil dari nama gunung yang ada di Jepang. Hampir seluruh permukaan kulit apel ini berwarna merah muda. Apel Fuji adalah hasil persilangan antara apel Red Delicious dengan Ralls Janet. Apel ini pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1930-an. Selain antioksidannya yang tinggi, rasanya juga sangat lezat. Tidak heran, kepopulerannya langsung merambat ke Korea, Tiongkok, serta Amerika Serikat. Selain dimakan langsung, apel Fuji juga sering dijadikan jus.

6. Washington

Apel dari Amerika Serikat ini ukurannya lebih kecil dibanding apel Fuji. Akan tetapi, warna merah pada apel ini terlihat lebih pekat. Apel Washington memiliki tekstur yang lunak serta perpaduan rasa yang manis dengan sedikit asam. Biasanya, apel ini dimakan langsung

7. Golden Delicious

Selain apel Washington, ada juga apel dari Amerika lainnya, yakni Golden Delicious. Kulit apel ini berwarna kuning. Ketika dimakan, daging buahnya terasa sedikit keras dan berair. Rasanya juga sedikit asam. Selain dimakan langsung, apel Golden Delicious ini sering diolah menjadi makanan. Contohnya adalah sebagai bahan baku pie dan puree apel.

8. Granny Smith

Apel Granny Smith merupakan apel dari Australia. Apel yang teksturnya garing ini berwarna hijau dan memiliki rasa yang asam. Selain itu, kandungan airnya juga banyak. Sayangnya, kehadiran apel ini sempat menuai kontroversi. Dikarenakan rentan tercemar bakteri Listeria monocytogenes, pemerintah melarangnya masuk ke Indonesia. Bakteri tersebut dapat mengakibatkan keguguran dan melemahnya system imun. Meski demikian, tidak semua apel Granny Smith tercemar bakteri tersebut. Tentunya, pastikan juga buah yang akan dibeli lulus uji BOPM.

9. Royal Gala

Apel Royal Gala berasal dari Selandia Baru. Kulit apel ini berwarna kuning dengan paduan garis-garis yang warna merah muda. Seperti apel Golden Delicious, tekstur apel Royal Gala juga terasa keras. Selain itu, buahnya juga berair. Akan tetapi, apel ini terasa manis dan beraroma tajam. Sayangnya, apel ini juga sempat dilarang pemerintah. Seperti apel Granny Smith, apel ini juga dianggap rentan terkena bakteri Listeria monocytogenes.

Nah, itulah tadi jenis-jenis apel yang sering ditemui. Selain dimakan langsung, apel juga sering dijadikan makanan olahan yang lezat. Jenis apel mana yang paling anda sukai? Kalau saya paling menyukai apel Fuji. Selain paling mudah ditemui, apel ini cocok dijadikan kudapan. Apapun jenisnya, cermati dulu sebelum dibeli ya.