(Image: Shutterstock)

Penulis: Vira | Editor: Ria

Sering sekali saya dibingungkan ketika ingin membuat kue dan melihat salah satu bahan yang diperlukan adalah butter dan margarin. Dulu saya pikir keduanya adalah bahan yang sama karena banyak sekali kemiripan seperti warna dan aromanya. Ternyata setelah diusut, keduanya memiliki banyak sekali perbedaannya dari komposisi hingga tekstur. Margarine dan butter pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai bahan dasar kue. Saya akan membahas perbedaan antara keduanya, supaya tak bingung lagi. Simak artikel di bawah ini, ya.

1. Perbedaan secara fisik dan komposisi

Margarine dan butter ternyata memiliki perbadaan secara fisik maupun dari komposisinya. Jika dilihat dari bahan dasarnya, margarine terbuat dari lemak nabati yang dicampur dengan pengemulsi sehingga menghasilkan krim setengah padat. Dibandingkan dengan butter, margarine memiliki sedikit lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan.

Secara fisik, margarine memiliki warna kuning terang, tidak mudah meleleh pada suhu ruangan, serta rasa yang cenderung lebih asin. Butter berbahan dasar lemak hewani yang berasal dari krim susu, karena itu butter memiliki kalori dan lemak jenuh yang lebih banyak dibandingkan margarine. Butter memiliki warna lebih pucat dan aroma seperti susu. Sayangnya, butter tidak dapat disimpan di luar terlalu lama karena mudah berbau tengik.

2. Perbedaan dalam hal penggunaannya

Margarin memiliki tekstur yang lebih padat dan memiliki pengemulsi yang lebih baik dibandingkan dengan butter. Hal ini menyebabkan margarine lebih sering digunakan dalam pembuatan kue seperti cake dan kue basah lainnya. Margarin juga sering sekali digunakan untuk menumis atau menggoreng. Dibandingkan dengan minyak goreng, penggunaan margarin akan menghasilkan hasil gorengan atau tumisan yang lebih beraroma dan gurih.

Sedangkan untuk butter, karena teksturnya yang lebih lembek maka biasanya penggunaan butter dalam pembuatan kue tetap diimbangi dengan tambahan margarin. Butter lebih sering digunakan untuk membuat kue kering (cookies).

3. Penggunaan margarin dan butter untuk adonan kue

Margarin dan butter sama-sama bisa digunakan dalam pembuatan kue. Namun, karena tekstur keduanya yang berbeda maka keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam pembuatan kue. Kue berbahan dasar margarin akan menghasilkan adonan kue yang mengembang sempurna serta tekstur yang lembut. Untuk kue yang menggunakan butter akan menghasilkan adonan yang kurang mengembang, tetapi hasil kue dengan berbahan dasar butter adalah kue dengan tekstur yang kering dan padat.

4. Jenis-jenis olahan berbahan margarin dan butter

Sudah dibahas di poin sebelumnya, margarin dan butter memiliki penggunaan yang berbeda. Olahan apa saja yang berbahan margarin atau butter? Untuk margarin, produk olahan yang umum adalah kue basah, kue bolu, sponge cake, kue sagu, dan masih banyak lagi. Sedangkan butter lebih sering digunakan untuk jenis kue kering seperti cookies, kue jahe, nastar dan kue lebaran lainnya, dan brownies.

Sekarang sudah tahu perbedaan serta kelebihan dan kekurangan antara margarin dan butter? Ternyata mereka berdua gak sama, ya. Setelah membaca artikel ini, kamu pilih margarin atau butter?