Penulis: Vira

Kalau ditanya salah satu menu yang selalu ada di setiap acara keluarga, mungkin beberapa orang termasuk saya jawabannya sama, yaitu puding. Rasanya yang manis dan segar serta teksturnya yang lembut membuat puding ini menjadi makanan penutup kesukaan semua orang. Terlebih, puding sangat mudah untuk dibuat karena sekarang banyak sekali puding instan aneka rasa yang banyak dijual di pasaran.

Puding merupakan jenis makanan penutup, oleh sebab itu puding biasa disajikan setelah makan besar. Sayang, teksturnya yang mengandung banyak air membuat puding pun sering lembek dan berair. Biasanya, hal ini terjadi karena puding dibiarkan terlalu lama setelah dibuat, sehingga mudah berair. Supaya hal seperti itu tidak terjadi lagi, simak tips di bawah ini, ya!

1. Mengurangi takaran air

Kalau anda membuat puding dari puding instan yang dijual di pasaran, biasanya takaran air dan bahan lain serta cara untuk membuat puding tersebut memang tertera di balik kemasannya. Nah, kalau di kemasan tertulis anda diharuskan menggunakan 500 ml untuk membuat puding, lebih baik takarannya dikurangi. Gunakanlah air sebanyak 400 ml saja. Hal ini dilakukan agar tekstur puding tetap kental dan tidak mudah berair ketika akan disajikan.

2. Pastikan masih fresh

Sebelum menghidangkan puding dalam jamuan, pastikan puding yang anda buat masih fresh. Menjaga puding tetap fresh dapat dilakukan dengan cara membuat puding kurang lebih 3 jam sebelum disajikan. Jika anda membiarkan puding terlalu lama sebelum disajikan, maka puding akan menjadi lembek bahkan sebelum sampai di meja makan anda.

3. Biarkan mendingin dengan sendirinya

Ketika puding yang anda buat telah jadi dan masih panas, biarkan puding tersebut mendingin dengan sendirinya. Janganlah anda langsung menaruh puding yang masih panas di lemari pendingin atau menutupnya. Menaruh puding yang masih panas dalam kulkas akan menyebabnya permukaannya berair, yang berasal dari uap panasnya sendiri dan uap dari udara kulkas yang terkena perubahan suhu mendadak. Sementara itu, puding panas yang langsung ditutup akan menyebabkan uap dari puding tersebut menempel di tutupnya dan menjadikannya berair.

4. Menyimpan yang sudah mendingin dengan penutup

Menutup puding yang masih panas dan beruap memang tidak baik karena akan menyebabkan puding lebih berair. Tetapi, anda bisa menutup puding ketika si puding itu telah dibiarkan selama beberapa menit di suhu ruangan sehingga tidak beruap lagi. Anda bisa menutup puding dengan plastic wrap, lalu anda masukkan ke kulkas, deh.

5. Hindari menyimpan terlalu lama di kulkas

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, puding akan jauh lebih baik ketika disajikan masih fresh. Setelah anda menutup puding dan menyimpannya di kulkas, sebisa mungkin puding segera dikonsumsi. Anda bisa menyimpannya di kulkas dua sampai tiga jam. Tentu saja, puding memang paling enak disajikan dingin karena memberikan sensasi yang segar, tapi janganlah anda mendinginkan puding hingga berhari-hari karena hal tersebut akan menyebabkan puding berair. 

Itu dia tips yang mungkin berguna untuk anda. Puding yang berair memang terkadang tak menggugah selera. Oleh karena itu pastikan langkah-langkah di atas anda praktikkan di rumah untuk hasil puding yang kenyal dan tidak mudah berair. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!