(Image: Shutterstock)

Penulis: Intan.L

Dulu, awal-awal jadian sama mantan pacar alias suami, saya pernah tanya, “Apa makanan kesukaan kamu?” Dia jawab, “Cumi!”. Oh, yess... tentunya saya harus bisa dong mengolah cumi menjadi masakan apa saja yang menjadi kegemarannya. Dari situlah saya mengenal lebih dekat dengan cumi, mulai dari cara membersihkan hingga mengolahnya menjadi masakan yang berbeda-beda.

Patut diakui, meskipun mengandung protein dan kolesterol yang tinggi, namun cumi menjadi salah satu makanan laut yang lezat dan mudah sekali diolah. Memasak cumi tidak memerlukan waktu yang lama: ia cepat empuk dan justru mengeras jika dimasak terlalu lama. Nah, mau tahu cara membersihkan dan mengolah cumi dengan baik? Intip caranya, yuk!

1. Bersihkan tinta hitam

Ada resep masakan cumi yang harus menggunakan tinta hitamnya. Namun banyak juga olahan yang tidak sempurna jika si tinta hitam tersebut tidak dibuang. Jadi sebetulnya cara yang satu ini tergantung anda akan mengolah cumi menjadi apa. Jika akan dibuat oseng pedas dan ingin mencicipi sensasi kuah hitam dari tinta tersebut, sah-sah saja tidak perlu dibersihkan.

Tetapi jika hanya membutuhkan daging cumi yang berwarna putih sempurna, maka buanglah tinta hitam ini. Pegang ekor cumi kemudian tarik bagian kepala dari tubuhnya, secara perlahan dan pasti. Anda bisa melihat bagian kepalanya terlepas diikuti kantung kecil berisi si tinta hitam. Tarik perlahan kantungnya dan buang. Yesss, anda sudah berhasil membuang si kantung tinta tanpa memecahkannya! Tapi jika terlanjur pecah dan tintanya berhamburan kemana-mana, langsung guyur cumi dengan air mengalir di bawah keran. Pastikan tinta terbilas hingga tak bersisa.

2. Buang tulang transparan

Setelah membuang tinta hitam, jangan lupa keluarkan tulang transparan yang ada di dalam tubuh cumi. Bentuknya menyerupai plastik mika yang agak tebal. Caranya sangat mudah, tinggal tarik saja dari bagian dalam tubuh (kantung) cumi dan keluarkan. Lalu bersihkan bagian dalam tubuh cumi dengan air hingga bersih dan tak ada lendir yang tersisa.

3. Buang kulit cumi

Sama halnya dengan tinta, bagian kulit cumi yang berwarna ungu ini dapat dibuang atau tidak sama sekali, tergantung kebutuhan memasak. Jika ingin membuangnya, anda bisa dengan mudah melakukannya tanpa pisau. Gunakan tangan anda, tarik kulit dari bagian ekor menuju ke badan, hingga semua kulitnya terkelupas. Setelah selesai, seperti biasa jangan lupa membilasnya kembali dengan air.

4. Baluri dengan asam jawa dan garam

Penggunaan asam jawa ternyata lebih manjur untuk menghilangkan bau amis dibandingkan dengan menggunakan jeruk nipis, lemon ataupun cuka, lho. Campurkan asam jawa dan garam hingga rata, kemudian lumuri sekaligus remas-remas pada cumi yang sudah dicuci bersih. Biarkan selama beberapa menit lalu bilas dengan air hingga bersih dan tiriskan.

5. Cumi siap diolah

Setelah dibersihkan, cumi pun siap diolah menjadi aneka sajian yang menggugah selera. Eits, ternyata ada tips khususnya agar hasil masakan cumi anda bisa lezat sempurna lho, simak lebih lanjut di sini.  Berikut ini, ada banyak resep cumi lezat yang bisa menambah daftar kreasi dapur anda.