(Image: Shutterstock)

Penulis: Vira | Editor: Ria

Buah memang sudah menjadi kebutuhan setiap hari, terutama bagi saya. Satu hari tanpa mengonsumsi buah terasa sangat hampa, serasa ada yang kurang. Untuk mengonsumsi buah, pastinya banyak jenis buah yang harus dikupas dan dipotong terlebih dahulu karena berkulit dan ukurannya yang cukup besar. Terkadang suka sebal kan ya, kalau mendapati buah-buahan yang telah anda potong justru membusuk meskipun disimpan di dalam kulkas? Tahukah anda bahwa ada cara menyimpan buah potong yang benar agar tetap segar meskipun disimpan untuk beberapa waktu? Kalau belum, yuk cek artikel berikut ini.

1. Menggunakan sari perasan lemon, jeruk nipis atau asam sitrat

Buah-buahan yang berair seperti apel dan pir seringkali ditemukan berubah warna menjadi kecoklatan jika dibiarkan beberapa waktu setelah dikupas sehingga kita harus segera memakannya. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, anda bisa menggunakan jus lemon atau bubuk asam sitrat. Jus lemon menghambat oksidasi buah yang mencegah warna menjadi kecokelatan serta kehilangan kerenyahannya.

Anda bisa menambahkan jus lemon dengan cara menambahkan perasan jus lemon di atas buah yang telah dipotong secara langsung atau di atas buah potong yang telah direndam air. Setelah itu, anda bisa menyimpannya di dalam lemari pendingin. Dengan meggunakan cara ini, buah potong yang telah terlepas dari kulitnya bisa bertahan selama kurang lebih 12 jam, tanpa merubah warna dan rasanya.

2. Membungkus buah potong dengan plastic wrap

Kalau anda berbelanja di supermarket, pasti anda pernah melihat bagaimana cara pembungkusan buah potong yang siap disajikan yaitu dengan plastic wrap. Karena menggunakan cara pertama cenderung akan mengubah rasa dari buah itu sendiri, mungkin anda bisa menggunakan cara yang lebih simple ini. Anda hanya perlu menyimpan buah yang telah dipotong di dalam wadah dan menutupnya dengan rapat menggunakan plastic wrap.

Jangan lupa untuk sedikit melubangi plastic wrap untuk memberi udara. Sayangnya, teknik ini hanya bertahan kurang lebih 4 jam karena kemungkinan terjadinya oksidasi yang disebabkan paparan udara luar masih dapat terjadi.

3. Direndam dalam air dingin

Cara ini merupakan cara yang paling mudah untuk menyimpan buah potong dibandingkan dengan cara yang lain. Menurut situs Livestrong, proses oksidasi pada buah akan terhenti sementara karena air dingin akan menghambat udara yang menyebabkan perubahan warna pada buah. Hal ini juga mempertahankan enzim yang terdapat di buah sehingga tidak akan mengubah rasa dari buah. Cara ini dapat menjaga buah potong untuk tetap segar selama kurang lebih 6 jam.

4. Pengawetan dengan cuka dan gula

Dengan prinsip yang sama seperti jus lemon, menggunakan cuka karena sifatnya yang asam juga dapat menjaga buah potong agar tetap segar. Campurkan cuka dan gula hingga keduanya menyatu, kemudian tuangkan ke buah yang telah dipotong dan simpan di tempat yang sejuk. Kekurangan dari teknik ini adalah merubah sedikit rasa dari buah itu sendiri, namun dengan cara ini buah sama sekali tak akan berubah warna. Teknik ini juga merupakan teknik yang membuat potongan buah jauh lebih awet dari teknik lainnya. Dengan teknik ini, buah potong anda dapat bertahan hingga beberapa hari.

Apakah anda sudah pernah mencoba salah satu dari teknik tersebut? Kalau belum, tips diatas dapat membantu anda untuk menjaga buah potong anda tetap segar. Tapi tetap saja, buah-buahan akan jauh lebih baik apabila dikonsumsi langsung sehabis dikupas dari kulitnya. Selamat mencoba!