(Image: Shutterstock)

Penulis: Dewi.S

Ayam lagi ayam lagi! Itulah kalimat yang biasa saya keluhkan saat mengetahui menu makan siang di kantor hari itu adalah ayam. Padahal menu masak saya di rumah juga seringnya ayam, sih. Memang benar jika lauk yang mudah diolah dan hampir selalu disukai itu adalah ayam. Tapi apakah anda sama dengan saya yang bosan melihat masakan ayam potong yang hanya di goreng, tumis, semur atau sop? Agar tidak bosan, saat di rumah saya suka mengolah daging ayam menjadi chicken katsu, nugget ayam, rolade ayam, atau ayam kungpao.  

Olahan ayam tersebut biasanya menggunakan daging ayam tanpa tulang (fillet). Tapi karena harga fillet ayam yang cenderung lebih mahal dari ayam utuh, saya lebih sering memisahkan sendiri daging dari tulangnya. Jika melakukan fillet sendiri, tulangnya juga bisa anda manfaatkan menjadi kaldu ayam. Lebih bermanfaat, bukan? Membuat fillet ayam sendiri sebenarnya mudah, lho, jika caranya benar. Jadi yuk kita bahas cara mudah membuat fillet ayam!

1. Sebelum ayam dipotong menjadi fillet, pisahkan ayam dari kulitnya lalu cuci bersih dibawah air mengalir sampai ayam tidak terasa licin lagi. Potong dan pisahkan bagian leher, kaki, dan kepala ayam hingga tersisa badan ayam, paha dan sayap.  

2. Siapkan talenan dan pisau yang tipis dan tajam atau pisau khusus fillet. Penggunaan pisau yang kurang tajam akan membuat daging tidak terpotong secara mudah.

3. Pastikan ayam yang akan dipotong tidak beku, letakkan dada ayam di atas talenan. Bentangkan sayap ayam, susuri sendi sayap ayam lalu sayat daging dari sendi dan tarik tulang sayap keluar dari dagingnya. Buang bagian atas sayap ayam. Lakukan di kedua sayap.

4. Potong ayam dari bagian terempuk yaitu dada. Belah dada menjadi dua, kemudian sayat daging dari tulang dada mengikuti liku tulangnya. Biarkan tulang dada masih menempel di punggung ayam.

5. Sayat bagian tengah paha bawah, temukan sendinya kemudian pisahkan daging dari sendi dan tarik tulang paha keluar dari dagingnya. Lakukan di kedua paha.

6. Temukan bagian sendi dipaha atas lalu sayat dan pisahkan daging dari tulangnya.

7. Sayat perlahan tulang dada yang menempel pada punggung hingga tulang terpisah dari daging.

8. Susuri dengan tangan dan temukan sisa tulang yang belum terpisah dari dagingnya. Jika sudah ketemu, pisahkan tulang dengan dagingnya.

9. Buang sisa-sisa lemak dan kulit yang menempel di daging ayam.

10. Potong fillet  ayam menjadi bagian yang anda inginkan. Fillet besar pada bagian dada dapat digunakan untuk steak ayam, chicken katsu, ayam saus asam manis, ayam kuluyuk dan tempura ayam. Fillet kecil di bagian paha dan sayap dapat digunakan untuk chicken finger, ayam kungpaw, dan digiling untuk menjadi ayam giling yang bisa dipakai untuk rollade atau nugget ayam.

11. Anda juga bisa gunakan fillet ayam utuh tanpa dipotong untuk memasak ayam kodok. Tapi kalau anda akan memasak ayam kodok, gunakan fillet ayam dengan kulitnya. Cara memisahkan daging dari tulangnya adalah dengan menyusuri tulang ayam dari bagian pantat dengan jari lalu dipotong mengikuti liku tulangnya. Jadi anda tidak perlu memotong dua bagian dada ayam. Setelah memisahkan daging bagian bawah, susuri juga bagian ayam dari bagian pangkal leher ke tengah dada lalu potong lagi mengikuti liku tulangnya.

Pilihlah ayam broiler segar untuk membuat fillet. Ayam broiler lebih banyak mengandung daging dan lebih empuk sehingga lebih mudah dipisahkan dari tulangnya. Jika fillet ayam tidak langsung diolah, simpan daging di dalam freezer agar lebih awet. Selamat mencoba!