(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Sebagai perempuan yang hobi membuat kue, baking powder dan baking soda (soda kue) adalah bahan wajib yang tersedia di dapur saya. Nah, kedua bahan tersebut berfungsi sebagai pengembang pada kue. Cara kerjanya adalah dengan menghasilkan gelembung-gelembung gas (karbondioksida) sehingga volume kue menjadi lebih besar. Saya rasa, anda juga pasti setuju jika kedua bahan tersebut mengambil peranan penting dalam kesuksesan membuat kue yang merekah. Maka dari itu, saya hampir tak pernah absen memasukannya ke dalam adonan kue yang sedang saya buat.

Tapi sebenarnya baking powder dan baking soda itu sama tidak, sih? Mungkin itu pertanyaan yang kerap kali menjadi kebingungan bagi anda yang baru-baru saja rajin membuat kue. Meskipun memiliki fungsi yang sama, ternyata kedua bahan tersebut memiliki banyak perbedaan, lho. Sehingga penggunaannya pun berbeda di tiap resep kue. 

1. Kandungan bahan

Baking soda merupakan bahan pengembang kue yang mengandung 100% zat kimia bernama natrium bikarbonat/sodium bikarbonat. Sedangkan baking powder, selain mengandung bahan kimia yang sama, juga mengandung beberapa komponen bahan lain seperti cream of tartar (bersifat asam) dan bahan pengering.

2. Fungsi bahan

Meskipun sama-sama berfungsi sebagai pengembang kue, tapi baking soda dan baking powder tidak bisa sembarangan digunakan. Baking soda paling cocok digunakan pada kue yang diolah dengan cara dikukus atau dipanggang. Sedangkan baking powder lebih baik digunakan pada jenis kue kering yang tidak mengandung asam.

3. Penggunaan pada adonan kue

Adonan kue yang mengandung bahan asam seperti susu, cokelat, yogurt, dan buttermilk, sebaiknya menggunakan baking soda sebagai pengembang. Karena baking soda ini tidak akan bereaksi sendiri tanpa senyawa asam yang terkandung dalam bahan-bahan kue. Bila baking soda ini ditambahkan ke dalam adonan, maka reaksi kimia akan segera terjadi seiring dengan kenaikan suhu. Sehingga anda harus sesegera mungkin memanggang/mengukus adonan kue yang menggunakan bahan pengembang ini. Jika terlalu lama di luar, maka bisa dipastikan kue akan gagal mengembang atau bantat.

Sedangkan untuk adonan kue yang tidak mengandung bahan asam, sebaiknya gunakan baking powder sebagai pengembang. Sebab di dalamnya telah terkandung zat bersifat asam yang juga akan bereaksi menghasilkan gelembung-gelembung gas. Ada 2 jenis baking powder yang beredar di pasaran, yaitu single-acting baking powder dan double-acting baking powder. Adonan kue yang menggunakan double-acting baking powder akan tetap mengembang bila dikukus/dipanggang walaupun sempat ‘berada di ruangan’ dalam waktu lama. Lain halnya kue dengan single-acting baking powder yang akan gagal mengembang jika tidak segera masuk oven/kukusan.

4. Perbedaan pengaruh rasa pada kue

Kue yang menggunakan baking soda sebagai bahan pengembang, biasanya akan memiliki rasa yang getir. Itulah alasan mengapa sebaiknya baking soda tidak digunakan dalam jumlah yang berlebihan. Biasanya rasa getir itu bisa tertutupi dengan penggunaan bahan asam dalam adonan kue, seperti yogurt.

Sedangkan untuk kue yang menggunakan baking powder, tidak akan menimbulkan rasa getir walaupun penggunaannya cukup banyak. Sebab seperti yang sudah dijelaskan di atas, baking powder sendiri sudah mengandung bahan asam di dalamnya.

Setelah membacanya, sekarang anda pasti sudah tahu jelas tentang beda baking soda  dan baking powder, kan? Nah, kalau selama ini kue yang anda buat keseringan bantet, coba deh perhatikan lagi. Bisa jadi itu karena kesalahan penggunaan bahan pengembang, lho.


Pilihan kami: Arm & Hammer Baking Soda, 35 ribu