(Image: Shutterstock)

Penulis: Dewi.S | Editor: Ria

Pertama kali saya makan tofu, saya sempat tidak percaya kalau tofu adalah sejenis tahu. Saya kira tofu adalah sejenis telur. Ternyata jenis tofu yang saya makan adalah tofu telur. Tofu adalah salah satu jenis tahu yang banyak digemari dan sering digunakan dalam masakan Tiongkok. Teksturnya yang selembut sutra menjadikan tofu ini sering disebut sebagai tahu sutra. Tofu utamanya terbuat dari kacang kedelai dengan campuran telur, udang atau ayam. Biasanya tofu banyak dijual di supermarket, terpajang di rak pendingin atau chiller.

Jatuh cinta dengan teksturnya yang begitu lembut, saya pun membeli 2 bungkus tofu dan berencana memasak sapo tahu untuk pertama kalinya. Namun tofu pertama seketika hancur ketika saya keluarkan dari bungkus plastiknya. Saya pun lebih berhati-hati ketika membuka bungkus keduanya dan .. berhasil. Ternyata tantangannya bukan hanya sampai disitu saja. Saat dimasak menjadi sapo tahu, tofu yang saya masak sebagian besar hancur dan tidak bisa disajikan cantik. Ternyata memasak tofu sama sekali tidak bisa disamakan dengan memasak tahu biasa. Anda harus tahu triknya agar tofu tidak mudah hancur saat dimasak yaitu sebagai berikut.

1. Pilih jenis tofu

Tofu tersedia dalam berbagai pilihan rasa seperti telur, udang, dan ayam. Jadi untuk anda yang alergi udang dan telur, anda bisa memilih tofu ayam. Pilihlah tofu yang masih dalam keadaan baik: pastikan plastik pembungkusnya tidak bocor, tofu tidak berjamur, tidak berbau, dan belum lewat masa kadaluarsanya. Ada baiknya jika anda memilih tofu yang tanggal pembuatannya masih baru agar rasanya lebih fresh.

2. Potong secara benar

Tofu biasanya dikemas dalam kemasan plastik tebal berbentuk tabung. Agar tofu tidak hancur saat dipotong, anda harus menggunakan pisau yang tajam. Sebelum dipotong, rendam tofu di dalam air hangat beberapa saat agar plastik lunak dan tofu mudah untuk dikeluarkan. Potong tofu melintang di tengah kemasan lalu dorong tofu dari ujung plastiknya hingga keluar. Setelah itu potong kembali tofu dengan ketebalan 1-2 cm atau sesuai selera. Ingat, potongan yang terlalu tipis akan menyebabkan tofu lebih mudah hancur saat dimasak.

3. Goreng tofu sebelum diolah

Tofu sering dimasak menjadi tumisan dan sup. Tapi sebelum diolah, goreng tofu terlebih dahulu agar tidak mudah hancur saat dimasak.  

Sebelum digoreng, lumuri tofu dengan campuran maizena dan garam lalu goreng ke dalam minyak panas yang banyak hingga tofu terendam atau dengan teknik deep frying. Jika minyak yang digunakan kurang panas dan terlalu sedikit, tofu akan lengket di wajan dan sulit untuk dibalik serta hancur. Lapisan maizena akan membuat tofu lebih keras dan renyah bagian luarnya. Jika tidak punya maizena, anda bisa gunakan putih telur dan garam yang dikocok untuk bahan pelapisnya.  Pastikan tofu sudah benar-benar matang di satu sisinya, baru dibalik ke sisi lain.

Setelah digoreng, tofu siap diolah menjadi tumisan atau sup sesuai selera misalnya sapo tahu, cah brokoli tofu, chicken egg rolls, dan tofu asam manis.

4. Buat tofu sendiri

Tidak seperti tahu yang harganya relatif murah, harga tofu cenderung lebih mahal. Nah, untuk menyiasatinya, anda juga bisa membuat tofu sendiri. Selain lebih hemat, tofu tentunya akan lebih sehat karena tidak memakai bahan pengawet.

Cara membuat tofu sendiri ternyata sangat mudah. Campurkan susu kedelai tawar dan telur, lalu saring dan tuang di loyang. Sebelumnya, lapisi loyang dengan plastik atau daun pisang agar tofu mudah dikeluarkan nantinya. Kukus tofu selama 30 menit kemudian angkat dan dinginkan di suhu ruangan.

Jika sulit mendapatkan susu kedelai tawar, anda juga dapat membuat susu kedelainya sendiri. Rendam kedelai dengan air hangat hingga ukurannya membesar 2x lipat. Lalu bersihkan kedelai dari kulit arinya. Blender kedelai dan air secukupnya hingga halus dan saring agar tidak ada ampasnya terikut. Mudah sekali bukan?