Penulis: Rosalia

Sedari kecil, makanan favorit saya adalah ayam goreng bumbu kuning. Kerenyahan kulitnya, dagingnya yang gurih, wanginya yang semerbak, serta kenikmatan bumbunya saat dicampur nasi menjadi alasan kenapa ayam goreng ini tersaji hampir setiap hari, menjadi menu makanan yang sulit untuk dilewatkan.

Biasanya, bahkan sebelum matang pun, saya sudah ‘memandori’ ibu saya di dapur ketika beliau sedang menggorengnya. Daging kuningnya yang sudah tercampur bumbu itu langsung mengeluarkan bunyi berisik, beradu dengan minyak panas saat dicemplungkan. Tidak berapa lama, ayam goreng pun mulai menguarkan wanginya, membuat perut berdangdut ria. Setelah kulitnya berubah jadi kecokelatan, barulah ibu mengangkat ayamnya. Dengan piring siap ditangan, saya pun mencomot ayamnya langsung dari tempat tirisan dan bergegas langsung ke meja makan.


Pilihan kami: Luminarc Piring Makan, 84 ribu


Ternyata ayam goreng bumbu kuning ini adalah salah satu ayam yang mengalami proses pengungkepan sebelum digoreng. Teknik ungkep ini adalah teknik memasak dengan api kecil hingga sedang, supaya bumbu-bumbu meresap ke bahan makanan dengan sempurna. Hmm, pantas saja ayam goreng ini sangat nikmat hingga ke tulang-tulang, ya. Lalu seperti apa saja tips & trik mengungkep ayam supaya bisa lezat?

1. Gunakan ayam yang telah dipotong-potong

Agar bumbu-bumbu bisa meresap sempurna saat diungkep, sebaiknya anda memotong ayam menjadi bagian yang lebih kecil. Jika ayam utuh langsung diungkep, maka bumbunya akan sulit meresap hingga ke bagian dalam.

2. Bumbu yang Halus

Setelah ayam sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian, kini saatnya anda mempersiapkan bumbu ungkepan. Saat ayam terkena panas, pori-porinya akan terbuka sehingga bumbu bisa terserap dengan baik. Oleh sebab itu buatlah bumbu yang super halus supaya bumbu ini bisa meresap dengan baik ke dalam daging ayam.

Jika mengungkep ayam hanya dalam jumlah sedikit, anda juga bisa mengulek bumbunya dengan cobek. Bumbu ulek juga lebih disukai sebagian orang karena dipercaya memberi rasa dan aroma khas pada makanan.

Kalau ingin bumbunya terasa krenyes-krenyes dan tampil cantik, anda bisa menghaluskan bumbunya dengan chopper. Alat ini bisa menghaluskan bumbu hingga jadi potongan kecil-kecil tapi tidak sampai sehancur blender.

Nah, bumbu yang digunakan pun beragam. Mulai dari bawang putih, bawang merah, kemiri, lengkuas, kunyit, jahe, ketumbar, daun salam, dan sereh. Semua rempah ini dihaluskan bersama, kecuali daun salam dan sereh, yang langsung dimasukkan bersama ayam saat mengungkep.

3. Gunakan Api Kecil

Seperti yang sudah disebutkan di atas, untuk mengungkep ayam, ada baiknya menggunakan api kecil. Teknik memasak seperti ini biasa dikenal dengan sebutan slow cooking. Kenapa harus dengan teknik ini? Sebab, walaupun matangnya bisa memakan waktu lebih lama, tapi dipastikan ayam bisa matang merata dan bumbunya meresap dengan sempurna. Kalau anda menggunakan api besar, yang ada bagian dalam ayamnya belum matang tetapi bagian luar sudah overcooked.

4. Gunakan Air Secukupnya

Penggunaan air tergantung seberapa banyak dan jenis ayam yang akan diungkep. Gunakan air secukupnya, hanya sampai semua ayam terendam dengan baik. Tidak perlu menggunakan air sampai sepanci penuh. Sebab, saat direbus nanti daging ayam pun akan mengeluarkan cairan.

Untuk ayam kampung, gunakan air lebih banyak dibanding ayam negeri. Sebab, ayam kampung butuh waktu lebih lama untuk menjadi empuk karena dagingnya yang lebih ‘alot’, dibandingkan ayam negeri.

5. Rebus Air dan Bumbu Terlebih Dahulu

Supaya bumbu bisa meresap dengan sempurna, ada baiknya bumbu dibuat matang terlebih dahulu. Aroma dan cita rasa bumbu pun pasti sangat menggugah selera saat direbus bersama ayam nanti. Saat merebus air dan bumbu ini, anda bisa menggunakan api besar. Hanya saja, kecilkan lagi apinya ketika anda mulai memasukkan ayam ke dalam rebusan air.

6. Lama Memasak

Idealnya, mengungkep ayam membutuhkan waktu 30-45 menit. Jika sudah matang, anda bisa melihatnya dari kulit ayam yang mengerut atau bisa juga dilihat dari kuah yang mulai mengental atau bahkan mengering. Tetapi, ada beberapa potongan ayam yang bisa matang lebih cepat, seperti bagian paha. Anda bisa mengangkat bagian paha terlebih dahulu jika dagingnya sudah cukup matang. Jangan biarkan daging kehilangan teksturnya atau hancur.

7. Gunakan Tutup Panci

Supaya sari-sari bumbu yang menguap tidak hilang begitu saja, gunakan tutup panci, ya. Tujuannya supaya uap tersebut bisa ‘kembali’ lagi ke dalam panci dan meresap ke dalam daging ayam. Dengan begitu, aroma dan cita rasa bumbu tidak akan hilang karena berbaur dengan udara.

Itulah tadi cara-cara yang bisa anda ikuti ketika mengungkep ayam. Selain ayam goreng, ayam ungkep ini bisa diolah menjadi aneka resep lainnya, lho. Misalnya semur ayam, kalio ayam, dan rendang ayam. Saya sendiri jadi tidak sabar untuk membuat ayam ungkep dan menikmati kelezatannya. Selamat mencoba, ya!