(Image: Shutterstock)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Trend menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi buah dan sayur sepertinya saat ini sedang sangat booming. Berbagai cara mengonsumsinya dengan keunggulannya masing-masing banyak ditawarkan. Mulai dari detox juice, pressed juice, infused water, dan lain-lain. Saya sendiri sudah pernah mencoba metode infused water, tapi sepertinya kurang memberikan manfaat bagi tubuh saya. Mungkin memang efeknya berbeda-beda pada tiap orang, ya. Akhirnya, saya kembali pada cara lama yang memang sebelumnya telah lebih dulu saya gunakan, yaitu rutin mengonsumsi jus.

Tidak bisa dipungkiri, salah satu cara agar bisa mendapatkan manfaat buah dan sayur secara maksimal adalah dengan mengonsumsinya secara langsung. Hal itu bertujuan agar nutrisi dari sayur dan buah tersebut tidak berkurang terlalu banyak saat proses pengolahan. Alternatif paling mudah dan cepat adalah dengan mengolahnya menjadi jus. Masalahnya, kadang jus sayur itu dihindari karena rasanya yang kurang bersahabat. Tapi, saya punya sedikit tips bagaimana menyiasati agar rasa sayur dalam jus tidak terlalu ‘mengganggu’.

1. Pemilihan bahan

Meskipun jus sayur itu baik bagi kesehatan, tapi tidak semua sayuran cocok diolah menjadi jus, lho. Sayur yang umum digunakan untuk membuat jus adalah wortel, tomat, mentimun, lobak, dan sayuran hijau seperti sawi, brokoli, bayam, kangkung, dan seledri. Sayuran-sayuran tersebut jika diolah dengan cara yang tepat maka akan menghasilkan rasa yang nikmat.

Sebaiknya, kamu memilih sayuran yang baru dipetik dari kebun, agar lebih segar. Tapi jika kamu kesulitan mendapatkannya, kamu juga bisa membeli di supermarket. Dengan catatan, pilih sayuran organik agar lebih aman dari bahan kimiawi yang berbahaya bagi kesehatan.

2. Penambahan rasa dan aroma

Ada beberapa sayuran yang memiliki rasa dan aroma yang kurang sedap. Nah, untuk menyiasatinya, kamu bisa menambahkannya dengan buah-buahan agar rasanya menjadi lebih enak. Kamu bisa mencampur jus dengan buah yang umum ditambahkan seperti nanas atau lemon agar lebih segar. Kamu juga bisa menambahkannya dengan buah-buahan lainnya seperti apel, anggur, jambu batu, jeruk, buah naga, dan kiwi sesuai selera, tanpa perlu khawatir nutrisi dari sayur tersebut akan berubah apalagi berkurang. Jika kurang manis, kamu juga bisa menambahkan sedikit madu.

3. Variasi resep

Sebaiknya, kamu membuat variasi jus yang berbeda setiap harinya dan jangan hanya membuat jus dengan bahan yang itu-itu saja. Selain supaya tidak bosan, variasi resep akan membuat kamu mendapatkan lebih banyak manfaat dari sayuran yang berbeda-beda. Sehingga kebutuhan vitamin, serat, antioksidan atau nutrisi harian kamu pun terpenuhi dengan baik.

4. Buat jus secukupnya

Membuat jus yang terlalu banyak untuk persediaan adalah pilihan yang kurang tepat, karena kandungan vitamin dalam jus akan hilang jika didiamkan terlalu lama. Rasanya pun akan berubah. Sebaiknya, buat jus secukupnya saja atau untuk sekali minum. Jika ingin meminum jus kembali, kamu bisa membuat jus yang baru.

Jika dilakukan secara rutin dan konsisten, mengonsumsi jus akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh kamu. Selain agar lebih sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit, juga bisa menurunkan berat badan dan mempercantik kulit lho. Saya sudah membuktikannya sendiri. Tapi meski begitu, usahakan diimbangi dengan olahraga teratur dan tidur yang cukup juga ya. Selamat mencoba!