(Image: Shutterstock)

Penulis: Dara.M | Editor: Ria


Apapun jenis masakan cumi, kamu bisa menyajikannya tanpa alot (liat dan keras). 


Cumi-cumi merupakan bahan makanan dari laut yang cukup populer di Indonesia. Ada banyak olahan yang bisa dibuat dari cumi. Misalnya cumi goreng tepung, cumi saos padang, cumi saus tiram, dan masih banyak lagi. Tapi untuk mengolah daging cumi agar nikmat ternyata susah-susah gampang, karena jika tidak tepat memasaknya, justru dagingnya akan alot. Ini disebabkan karena tingginya kandungan protein yang ada dalam cumi, sehingga ketika dimasak akan cepat mengeras. Kerasnya daging cumi ini tentu membuatnya sulit digigit dan kenikmatan bersantap pun akan jauh berkurang.

Padahal sebenarnya rahasia memasak cumi terletak pada waktu pemasakan, yaitu masaklah dalam waktu sebentar saja dan atau gunakan api yang besar. Pemilihan jenis cumi-cumi ternyata juga berpengaruh, lho. Cumi yang berukuran kecil akan lebih cepat empuk ketika dimasak dibandingkan cumi-cumi besar, yang biasa disebut cumi Bangka.

Nah, saya akan membagikan tips mengolah cumi dalam berbagai jenis masakan, agar menjadi sajian lezat yang dagingnya tetap empuk. Sebelum diolah, lumuri cumi dengan air perasan jeruk nipis atau lemon dan garam, lalu diamkan beberapa saat. Setelah itu, cuci bersih cumi dengan meremasnya hingga lendir dan sisa air jeruk nipisnya benar-benar hilang. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan bau amis yang ada. Cumi pun siap untuk dipotong-potong sesuai selera dan dimasak lebih lanjut. Berikut tips memasak cumi sesuai jenis pengolahannya.

1. Penumisan

Pastikan kamu sudah menumis bumbu hingga benar-benar matang, baru masukkan potongan cuminya. Tumis sebentar dengan api besar hingga cumi bercampur rata dengan bumbu. Lalu segera angkat dan sajikan. Cobalah tumis cumi hitam ini. 

2. Bakar

Membuat cumi bakar hampir sama dengan memasak ayam ataupun ikan bakar. Setelah cumi direndam beberapa saat dalam bumbu, kamu dapat langsung membakarnya di atas panggangan. Kemudian olesi cumi kembali dengan bumbunya dan bakar hingga matang. Jangan lupa lakukan langkah yang sama untuk sisi cumi sebaliknya. Sajian cumi bakar lezat pun siap dihidangkan.

Kamu juga bisa membuat beberapa keratan di kedua sisi badan cumi agar bumbunya lebih meresap. Selain itu penampilannya pun akan lebih cantik karena badan cumi akan merekah ketika matang.

3. Sup

Dalam membuat sajian sup dari cumi, sebaiknya pisahkan cumi dari bahan lainnya. Hal pertama yang harus kamu lakukan ialah menumis bumbu sup hingga matang, kemudian masukkan air dan bahan lainnya, seperti sayuran. Masak hingga semua bahan matang. Jika sudah mendidih atau 1-3 menit sebelum sup diangkat, masukkan cumi ke dalam rebusan sup tersebut. Kemudian tunggu hingga mendidih kembali dan sup siap diangkat.

4. Goreng

Sajian paling populer untuk jenis pemasakan ini adalah cumi goreng tepung atau biasa juga disebut calamari. Untuk menggorengnya, kamu harus gunakan minyak yang banyak (deep frying) agar seluruh bagian cumi terendam sempurna. Masukkan cumi ke dalam wajan penggorengan saat minyak sudah benar-benar panas untuk menghindari cumi digoreng terlalu lama. Masukkan satu persatu cumi yang sudah berbalut tepung bumbu agar tidak saling menempel. Juga jangan terlalu banyak memenuhi wajan dengan cumi, sisakan ruang diantaranya agar cumi yang dihasilkan bisa krispi. Goreng hingga kering dan bagian luarnya telah berwarna kuning kecoklatan.

Jadi, kunci utama agar cumi tidak keras atau alot yaitu perhatikan waktu memasaknya. Ditumis, dibakar, dibuat sup ataupun digoreng, jika proses pemasakannya sudah benar, rasanya semua pasti lezat dan empuk. So, kamu pilih cumi dimasak apa hari ini?