(Image: Arbuz)

Penulis: Dara.M

Pernahkah kamu ngalamin makan daging alot? Yang susahnya bukan main untuk digigit dan kadang membuat gigi kita ngilu. Padahal niatnya mau makan enak, tapi malah nyiksa, ya. Kejadian ini pernah saya alami saat mendatangi acara pernikahan teman saya. Seperti biasanya, rendang selalu ada dalam hidangan prasmanan ini. Sudah membayangkan bagaimana nikmatnya rendang ini, saya pun memilihnya jadi lauk utama. Tapi ketika duduk dan menyantapnya, ternyata dagingnya sangat alot dan sangat susah untuk dipotong dengan sendok. Alhasil, saya hanya makan dengan bumbunya saja yang rasanya lumayan lezat. Sayang banget kan, rendang dengan bumbu enak tapi tak bisa dinikmati karena dagingnya keras.

Begitu sampai di rumah, saya memutuskan untuk membuat rendang sendiri keesokan harinya untuk membayar kekecewaan saya. Memang ada banyak hal yang harus diperhatikan saat pengolahan daging agar daging tidak alot. Terkadang, daging yang sudah dimasak atau direbus lama pun masih belum bisa mengatasi daging alot. Simak cara-cara berikut ini untuk mendapatkan daging dengan tekstur pas yang nikmat.

1. Memukul Daging

Cara yang paling mudah ialah memukul daging sapi dengan menggunakan palu daging. Hal ini akan membantu ‘merenggangkan’ jaringan pada daging, yang membuat daging keras. Ketika jaringannya sudah terurai atau lebih lemas, daging akan empuk. Tapi jangan pukul terlalu kencang ya, karena nanti daging malah akan hancur. Kalau di rumah tak ada palu daging, kamu bisa gunakan ulekan cobek sebagai gantinya. Mudah kan?

2. Campurkan Nanas atau Daun Pepaya dalam Daging

Buah ini bukan lagi menjadi rahasia dalam melunakkan daging. Banyak pemilik resto atau warung makan yang menyajikan hidangan daging mengaku, menggunakan nanas sebagai kunci rahasia melunakkan daging yang alot. Selain alami, harga dari buah nanas ini juga sangat murah.

Caranya yaitu dengan memarut buah nanas kemudian balurkan ke seluruh bagian daging dan didiamkan selama beberapa saat. Tapi jangan terlalu lama karena justru akan membuat daging hancur saat dimasak dan merubah rasa dagingnya. Selain membuat daging menjadi empuk atau lunak, nanas juga membuat daging terlihat lebih fresh.

Jika kamu tidak ingin menggunakan nanas, kamu bisa gunakan daun pepaya. Caranya, cincang kasar dan remas daun pepaya, lalu balurkan ke seluruh permukaan daging dan diamkan selama 10 menit. Jangan lupa untuk cuci daging hingga bersih sebelum dimasak lebih lanjut.

3. Menggunakan Baking Soda

Siapa sangka, selain bisa membuat kue mengembang, ternyata baking soda juga bermanfaat untuk membuat daging empuk. Awalnya saya tak percaya, namun setelah saya coba, ternyata berhasil. Akan tetapi, warna pada daging akan berubah menjadi lebih gelap. Jadi buat kamu yang ingin mengempukkan daging untuk diolah menjadi steak, cara ini tidak direkomendasikan. Tapi jika hendak memasak semur atau rendang, cara ini patut dicoba.

4. Gunakan Lemon

Nah, cara yang satu ini memang tak asing lagi, karena sering digunakan sebagai bahan marinasi dalam berbagai macam olahan makanan. Untuk daging ternyata selain memberikan rasa segar, lemon juga berfungsi untuk mengempukkannya. Caranya, beri air perasan lemon pada seluruh permukaan daging. Setelah itu, simpan dalam kulkas selama beberapa jam sebelum diolah.

Seenak apapun rasa dan bumbu daging, kalau alot dan susah dimakan, tentu akan jauh mengurangi kenikmatannya. Kalau sudah tahu cara ini, tak ada lagi deh pengalaman makan daging alot dan bikin kecewa di meja makan rumahmu. Sekarang kamu tinggal memilih cara mana yang menurutmu lebih mudah dipraktikkan saat pengempukkan daging.