(Image: Inves)

Penulis: Dewi.S | Editor: Ria

Ada sebuah slogan iklan yang mengatakan, “Apapun makanannya minumnya tetap teh”. Ternyata slogan itu memang pas. Banyak orang senang minum teh karena selain mudah dibuat, kandungan kafein yang ada di dalamnya akan membuat badan lebih segar setelah meminumnya.

Meskipun sekarang teh tersedia dalam berbagai kemasan dan rasa, teh seduh original yang dibuat langsung tetap jadi juara. Bagaimana tidak, rasa segar dan ringan yang bercampur wangi khas teh, akan lebih terasa nikmat bila teh langsung diseduh. Apalagi kalau diminum saat cuaca sedang dingin atau setelah makan.

Untuk membuat teh yang nikmat, ternyata ada caranya sendiri, lho! Yuk, kita bahas langkah-langkah menyeduh teh yang nikmat!

1. Kenali jenis teh

Beda teh, beda juga trik penyeduhannya. Kenali dulu berbagai jenis teh yang akan dipakai misalnya teh hitam dan hijau yang mudah ditemukan di pasaran. Untuk harga, teh hijau biasanya lebih mahal daripada teh hitam.

Saat diseduh, teh hitam menghasilkan warna coklat agak orange. Teh ini sering dipakai untuk membuat teh manis, teh tubruk, teh melati, lemon tea dan teh susu. Sedangkan teh hijau menghasilkan warna hijau muda saat diseduh. Teh hijau sering dipakai untuk diet. Kedua jenis teh ini tersedia dalam kemasan teh celup, teh tubruk, dan yang masih berbentuk daun kering.

2. Air yang dipakai

Kualitas air ternyata menentukan rasa teh yang diseduh. Lho, kok bisa? Oksigen dan mineral yang terkandung di dalam air kemasan/ air pegunungan lebih tinggi daripada air ledeng yang mengandung banyak klorin. Nah, itulah yang mempengaruhi rasa tehnya nanti.

3. Suhu air panas

Siapa bilang air panas yang dipakai untuk nyeduh sama saja? Suhu air yang terlalu panas akan membuat daun teh cepat hancur dan airnya menjadi keruh. Sedangkan air yang tidak terlalu panas akan bisa membuat warna teh menyebar sempurna. Jadi sebaiknya didihkan air sesaat sebelum menyeduh.

Untuk menyeduh teh hitam, gunakan air panas dengan suhu 100°C sedangkan untuk teh hijau adalah 74-85°C. Kalau tak punya termometer khusus, kita bisa perhatikan gelembung udara yang muncul saat air didihkan.

Saat gelembung kecil mulai mengambang di permukaan air, berarti suhunya sekitar 71-76°C. Jika gelembungnya sudah mulai berkumpul di dasar alat pemanas, berarti suhunya sekitar 82-87°C. Segera matikan api kalau sudah mendidih pertama kali. Jadi, untuk menyeduh teh hitam, segera seduh teh dengan air mendidih. Sedangkan untuk teh hijau, setelah air mendidih diamkan dulu sekitar 30 detik biar suhunya turun, baru seduh tehnya.

4. Gunakan teko tanah liat atau keramik

Wangi teh yang sedap menjadi salah satu kunci teh seduh yang enak. Nah, untuk mengunci wanginya, gunakan teko dari tanah liat atau keramik.

Sebelum tehnya diseduh, tuangi dulu bagian dalam teko dengan air panas agar teko menyerap panas. Setelah disiram, tambahkan beberapa sendok daun teh lalu tambahkan air panas. Diamkan selama 3-5 menit untuk teh hitam dan 2-3 menit untuk teh hijau. Khusus untuk teh celup, seduh selama 2-3 menit. Lalu segera angkat kantong teh dan ampasnya agar rasa teh tidak terlalu pekat dan pahit.

5. Bahan campuran

Teh original memang enak, tapi teh yang memiliki banyak rasa membuat kita tidak cepat bosan. Teh bisa ditambahkan dengan gula, susu, jeruk lemon, dan melati. Aduk teh searah agar tercampur rata. Jangan lupa untuk selalu menyimpan teh di wadah yang tertutup rapat dan disimpan di tempat yang sejuk.

Kalau sudah tahu langkah-langkah bikin teh yang nikmat, jangan lupa dicoba ya! Oya, saat menyeduh teh, takaran yang dipakai boleh sesuai selera kok. Tergantung ingin seberapa pekat tehnya nanti. Selamat nge-teh cantik!