(Image: Urosd)

Penulis: Dara.M

Membuat kue dengan tambahan rasa manis dari karamel pasti jadi salah satu favorit pembaca ResepKoki, nih. Lagian, siapa sih yang nggak suka sama yang manis-manis? Apa lagi bila disantap bersama orang terkasih yang manis, yummy!

Karamel sebenarnya adalah gula (aneka jenis) yang dimasak hingga meleleh. Nah biasanya, karamel ini disajikan sebagai garnish atau sebagai pelengkap sajian lain seperti pancake, es krim, roti, bahkan oatmeal sarapanmu. Walaupun terlihat mudah, sebenarnya cara membuat karamel bisa dibilang susah-susah gampang, loh. Rasanya yang manis bisa saja berubah jadi pahit karena kesalahan saat memasak. Pembaca ResepKoki pasti nggak mau kan makan karamel dengan rasa yang berujung derita, eh pahit maksudnya. Lantas, bagaimana ya cara membuat karamel yang mudah, anti gagal, dan bebas pahit? Yuk, disimak tips berikut ini.

1. Buat sesuai kebutuhan

Untuk membuat karamel, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Jangan terlalu banyak karena nantinya akan menjadi tidak terpakai karena sudah terlanjur mengeras di panci. Sayang kan udah capek-capek bikin malah terbuang begitu saja. Misalnya, jika hanya digunakan sebagai topping di atas pancake-mu, cukup gunakan 200 gram gula pasir dan 2 sdm air. Kamu cukup mencampur kedua bahan tersebut di atas panci lalu masak di atas api kecil. Oya, jangan lupa tambahkan perasan jeruk nipis atau lemon untuk mencegah gula mengkristal.

2. Gunakan alat masak yang tepat

Ini penting banget untuk diingat. Sebaiknya gunakan panci kecil yang tinggi atau panci saus (sauce pan) untuk membuat karamel karena saat dimasak karamel ini akan mendidih, mengembang, dan sering mengeluarkan letupan-letupan berisi uap panas. Sebaiknya hindari penggunaan wajan datar atau alat masak yang terlalu kecil atau tidak sesuai dengan jumlah karamel yang hendak kamu masak.

Gunakan sendok kayu yang panjang untuk pengaduk. Karamel mendidih itu panasnya jauh melebihi air yang mendidih, lho. Sementara itu kita harus mengaduknya terus menerus kan saat memasak. Maka sendok kayu panjang ini bisa mencegah tanganmu kepanasan saat mengaduk dan terkena letupan-letupannya. So, be careful.

3. Perhatikan perubahan warna setelah mendidih

Setelah bahan dimasukkan dalam panci, aduk perlahan dengan gerakan konsisten sampai mendidih atau mengental. Jangan lupa untuk amati perubahan warna gulanya, guys. Tapi jangan sampai karena kamu kepo ingin lihat warnanya, kamu jadi sangat dekat dengan pancinya dan terkena letupannya, lho. Jika warnanya sudah berubah menjadi cokelat muda terang, langsung matikan api dan pindahkan panci dari kompor. Aduk-aduk hingga karamel ini berwarna cokelat keemasan. Waaah pasti tercium aroma wangi gula, nih!

4. Segera sajikan

Segera gunakan caramel tersebut, ya. Tapi ingat, harus tetap hati-hati karena karamelnya panas banget. Kalau kamu terlalu lama membiarkannya, karamel akan mengeras di dalam panci dan sulit dipindahkan.

Selain sebagai saus, kamu juga bisa membuat permen dari karamel ini, lho. Caranya, tinggal tuang karamel di atas wadah datar berbahan besi (seperti loyang), bentuk sesukamu menggunakan cetakan kue, beri tusukan sate atau stik es krim, kemudian tunggu hingga mengeras. Setelah keras, ambil permennya dengan bantuan spatula atau sendok untuk mengorek-nya. Jilat deh! Menyenangkan bukan?

Bermanfaat sekali kan tipsnya? Semoga setelah membaca ini, kamu dapat segera mempraktikkannya di rumah dengan sukses dan aman tentunya. Selamat mencoba!