(Image: Betches)

Penulis: Ninna.L | Editor: Ria

Hayooo, siapa disini yang menganut prinsip “belum makan kalau belum ketemu nasi” padahal udah segala masuk tuh ke mulut? Nggak salah sih sebenarnya, karena Indonesia termasuk negara pengonsumsi beras terbanyak di dunia.

Sebagai makanan pokok, pastinya nasi yang kamu konsumsi harus berkualitas baik dong. Memilih beras itu tidak cukup berdasarkan tingkat kepulenan dan harganya aja. Asal kamu tahu, syarat-syarat beras yang berkualitas menurut SNI (Standar Nasional Indonesia) itu di antaranya adalah:

  • Bebas hama penyakit
  • Bebas bau apek dan bahan asing
  • Bebas dari bahan campuran seperti dedak dan bekatul
  • Bebas dari bahan kimia yang membahayakan seperti klorin yang sering dipakai sebagai bahan pemutih.

Memilih

Nah, biar kamu nggak salah dalam memilih kualitas beras, berikut ada tipsnya.

1. Perhatikan penampilan beras

Beras yang bagus udah pasti bersih dong. Jadi pastikan kamu membeli beras yang bebas dari kerikil, kotoran, dan kutu ya, guys. Kalau sampai beras yang akan kamu beli mengandung tiga hal tersebut, bisa dipastiin kan bagaimana kualitasnya.

2. Jangan tergiur harga murah

Istilah “ada harga, ada rupa” ini harus kamu ingat-ingat banget, ya. Jangan beli beras hanya karena pertimbangannya yang murah saja.

3. Perhatikan tekstur beras

Beras yang bagus itu memiliki tekstur keras saat ditekan. Kalau beras yang mau kamu beli langsung hancur saat ditekan serta meninggalkan semacam tepung putih, wah harus diwaspadai nih.

4. Remas beras

Sebelum membeli beras, coba remas dulu. Kalau sampai berasnya menempel di tangan, hati-hati lho, bisa jadi beras itu mengandung pelicin.

5. Cium aroma beras

Beras yang baik itu sudah pasti harum dan beraroma khas beras. Jadi kalau beras yang akan kamu beli memiliki aroma apek, mending jangan dibeli deh!

Menyimpan

Setelah membeli beras dengan kualitas baik, kamu juga harus tahu cara penyimpanannya agar tahan lama dan kualitasnya tetap terjaga. Beras harus selalu disimpan di tempat tertutup, ya. Jangan sekalipun kamu menyimpan beras dalam wadah terbuka, itu sama aja kamu mengundang parasit untuk berkembang. Karena beras yang terbuka akan menyerap air sehingga lembap dan kutu akan senang untuk hidup dan tumbuh.

Mengolah

Selanjutnya tips mengolah beras agar menjadi nasi yang pulen dan enak. Yuk, simak!

  • Jangan mencuci beras secara berlebihan. Paling baik sih sekitar tiga kali saja ya, ladies, agar kandungan serat dan vitamin dalam beras tidak berkurang terlalu banyak.
  • Pastikan perbandingan antara air dan beras seimbang. Biar nggak salah, kamu bisa coba menggunakan jari untuk mengukur kadar air dalam beras. Kalau kata orang jaman dulu nih, perbandingan yang tepat adalah air setinggi satu ruas jari kamu yang dicelup tepat di permukaan beras.
  • Tambahkan sedikit saja garam, minyak, dan cuka. Garam dan minyak berfungsi untuk membuat nasi kamu kenyal dan memiliki cita rasa lho. Sedangkan cuka berfungsi agar aroma nasi lebih keluar pas udah matang. Ingat, jangan berlebihan ya, yang ada nanti rasa nasi kamu malah nggak karuan dan kudu berakhir di tong sampah.

Semoga tips di atas bermanfaat, ya. Selamat mencoba!