(Image: Thinstock)

Penulis: Ria.C

Untuk memasak tempe goreng tepung yang krispi, biasanya saya menambahkan sedikit tepung beras. Tapi karena ternyata di dapur hanya ada tepung tapioka/ pati kanji/ aci, terpaksa deh bahan ini saya gunakan sebagai campuran dengan harapan akan sama kriuk-nya. Ternyata bukan hanya waktu memasak menjadi lebih lama, hasilnya pun benar lebih renyah bahkan cenderung keras seperti batu. Hmm, sejak saat itu saya berpikir ulang jika ingin saling mengganti tepung karena ternyata hasil yang diberikan juga akan berbeda. Sebaiknya kamu berpikir ulang deh karena ternyata tepung dan pati itu berbeda jauh lho. Simak ya di bawah ini.

Jenis-jenis tepung dan pati

Apabila dijual di luar negeri, tepung dan pati ini sangat mudah dibedakan karena penggunaan bahasa Inggrisnya juga berbeda, yaitu flour untuk tepung dan starch untuk pati. Sementara di Indonesia, semuanya disebut dengan tepung. Nah jadi rancu kan.

Aneka tepung yang dapat kamu dapatkan di pasaran seperti tepung terigu atau gandum, tepung beras, tepung ketan, tepung singkong, tepung garut, tepung ubi ungu, tepung sukun, dan masih banyak lagi.

Sementara jenis tepung yang sebenarnya merupakan pati adalah tepung maizena (berasal dari pati jagung), tepung tapioka (berasal dari pati singkong), tepung hunkwe (berasal dari pati kacang hijau), tepung tangmien (berasal dari pati terigu), tepung sagu (berasal dari pati batang pohon sagu), dan tepung ubi jalar (berasal dari pati umbi ubi jalar).

Cara Pembuatannya

Supaya lebih mudah gampang dipahami, kita ambil contoh singkong ya. Pertama-tama tentunya singkong akan dikupas dan dicuci bersih. Proses pembuatan selanjutnya akan berbeda antara tepung singkong dengan tepung tapioka (berasal dari pati singkong).

Singkong akan diiris tipis-tipis kemudian dikeringkan, baik dengan cara konvensional (dijemur dengan terik matahari) ataupun dengan mesin (oven). Selanjutnya, singkong kering akan digiling sehingga menjadi halus. Terakhir, tentunya akan diayak sehingga didapatkan ukuran tepung yang seragam dan bebas benda asing. Inilah yang disebut tepung.

Sementara itu, pati didapatkan dengan cara memarut singkong lalu diambil ekstraknya (sari pati) dengan cara diperas. Ekstrak ini kemudian akan didiamkan hingga ada bagian yang mengendap. Nah endapannya ini akan dikeringkan hingga menjadi butiran-butiran halus seperti tepung, yang disebut pati.

Perbedaan kenampakan dan tekstur

Kamu bisa dengan mudah membedakan antara tepung dan pati jika keduanya kamu buka bungkusnya dan sandingkan. Bila dilihat dengan mata, pati memiliki warna lebih putih dan lebih bersih. Bila disentuh dengan jari tangan, kamu akan merasakan bahwa pati bertekstur lebih lembut dan kesat. Bila dicampur dengan sedikit air kemudian diaduk, tepung akan segera larut sempurna dan tidak akan memisah. Sementara pati lebih sulit larut dan hanya larut sesaat, apabila didiamkan maka pati akan kembali memisah dan mengendap.

Walaupun di Indonesia sama-sama disebut tepung namun ternyata pati dan tepung itu berbeda jauh ya. Jadi pastikan apa yang kamu pakai tepat dengan apa yang disebutkan oleh resep, entah itu tepung atau pati, supaya hasil masakanmu tidak mengecewakan dan sesuai dengan yang diharapkan.