Penulis: Ulfi

Ayo ngaku, pasti kalian salah satu penggemar mie instan kan? Tidak salah lagi, bahwa mie instan memang merupakan salah satu makanan yang cukup praktis dan sangat mudah untuk dimasak. Terutama saat kita lagi malas untuk masak dan stock bahan yang makanan yang tersisa hanya mie instan. Wah. Langsung cus masak deh. Mie instan memiliki kandungan utama gizi berupa karbohidrat yang secara pastilah mengenyangkan, tapi nih biasanya kalau sudah mengkonsumsi sekali, pasti pingin lagi dan lagi.

Konsumsi mie instan secara terus-menerus tidak baik juga lho guys, kenapa? Karena kandungan MSG dan garamnya yang cukup tinggi. Nah guys, kali ini ada beberapa tips, bagaimana cara mengolah mie instan menjadi mie yang lebih sehat dan bergizi namun tetap lezat untuk disantap. Penasaran? Yuk, simak penjelasannya.

1. Tanggal kadaluarsa

Mungkin ini merupakan salah satu langkah yang hampir jarang banget dilakukan ya guys. Tapi ada baiknya untuk selalu melihat tanggal kadaluarsa pada kemasan mie instan. Hal tersebut harus dilakukan karena kebanyakan mie instan memiliki batasan kadaluarsa selama enam bulan. So monggo ke dapur, liat stock, kemudian cek tanggal kadaluarsa mie instanmu yah.

2. Baca petunjuk pada kemasan mie instan

Nah guys, ada baiknya sebelum memasak mie, cermati dulu petunjuk dan langkah untuk memasak mie dengan baik dan benar. Hal tersebut dianjurkan, agar mie yang dimasak matang sesuai dengan petunjuknya. Menyantap mie dalam keadaan mentah atau tidak direbus terlebih dahulu, dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan. So, lebih baik ikuti cara masak yang tertera pada kemasan ya.

3. Buang air rebusan pertama pada mie instan

Dulu saya pernah bertanya-tanya, kenapa kok dibuang ya air rebusan pertamanya? menurut saya air rebusan pertama itu memiliki kelezatan dan aroma yang lebih enak. Nah guys, hal tersebut sangat dianjurkan karena pada saat melakukan perebusan yang pertama, bahan pelapis pada mie juga ikut larut bersama air yang menyebabkan warna airnya kuning dan keruh. Jadi, dengan mengganti air rebusan tersebut, dapat mengurangi resiko masuknya bahan pelapis atau zat kimia ke dalam tubuh. Memang sih, mempengaruhi cita rasa dari mie instan, namun ada baiknya kan untuk meminimalisir jumlah zat kimia yang masuk ke dalam tubuh agar dapat hidup lebih sehat serta mengurangi resiko penyakit.

4. Kurangi bumbu mie instan

Tips berikutnya agar teman-teman ResepKoki dapat mengkonsumsi mie instan secara sehat yaitu mengurangi penggunaan bumbu mie instan, yang tinggi MSG dan garam. Untuk mengganti bumbu instan tersebut, kamu dapat meracik bumbu sendiri seperti menggunakan bawang putih, kecap, saus, merica, garam, dan bumbu lainnya. Bagi penikmat mie, memang lebih mantap jika menggunakan bumbu dari mie instan karena dengan menggunakan bumbu tersebut menghasilkan rasa dan aroma yang sungguh menggugah selera, tapi alangkah lebih baik lagi jika meracik bumbu sendiri dengan menggunakan bahan alami.

5. Tambahkan bahan-bahan berikut supaya nilai gizi mie instanmu meningkat

Kalian dapat menambah nilai gizi mie instan menjadi kaya kandungan vitamin dan mineral dari sayur seperti wortel, kol, sawi, dan lain sebagainya. Juga menggunakan protein hewani seperti telur, daging sapi atau daging ayam. Kemudian protein nabati yaitu kacang-kacangan seperti tempe atau tahu. Trus, karena mie merupakan sumber karbohidat, sebaiknya tidak menambah nasi lagi pada saat makan mie instan ya. Dengan kata lain, makan mie plus nasi dapat meningkatkan jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh sehingga asupanmu menjadi berlebihan.

6. Batasi konsumsi mie instan

Hm, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, ada baiknya tidak terlalu sering mengkonsumsi mie instan ya. Mengingat banyaknya bahan perasa dan pengawet yang digunakan pada mie instan, tentunya kalian gak mau kan tiba-tiba sakit karena konsumsi mie instan yang berlebihan. So, buatlah siklus konsumsi mie instan dengan bijak, seperti sebulan sekali, sebulan dua kali, atau sekali setahun. Hal tersebut dilakukan, agar dapat terhindar dari risiko penyakit dan dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Ingat ya r-i-s-i-k-o, konsumsi berlebihan sekarang mungkin hanya sebagian kecil saja orang yang merasakan sakitnya langsung, yang harus kamu pertimbangkan adalah dampak kedepannya atau jangka panjang. Jangan sampai deh.

Itulah cara mengolah mie instan menjadi menu yang lebih sehat dan bergizi. Tidak perlu takut untuk menyantap mie instan, tapi olahlah dengan benar dan atur pola makan mie instan agar tidak terlalu sering.