Penulis: Valentina.J

Wah, terdengar susah untuk diwujudkan? Keterbatasan tempat dan minimnya pengetahuan seputar tanam-menanam memang menjadi hambatan, tapi bukannya enggak bisa diwujudkan loh! Kali ini ResepKoki akan membahas seputar tips dan trik di dalam menanam sayuran atau buah di rumah buat para teman-teman ResepKoki yang kepingin memasak dari hasil panen sendiri, ala ala chef luar negeri gitu. Yuk simak tips-tips berikut ya!

Memilih media tanam yang tepat

Mungkin kamu ingin sekali memiliki kebun sendiri, tetapi apa daya jika lahan yang tersedia di rumah sangat sempit atau bahkan ladies tidak memiliki kebun sama sekali. Ada dua tipe media tanam yang bisa digunakan sesuai dengan luas lahan yang kamu miliki:

1. Bila memiliki tanah yang luas, kamu memiliki kemampuan untuk bereksperimen dengan menanam berbagai jenis tanaman. Tetapi sebelum melakukan penanaman benih, jangan lupa untuk menggemburkan tanah dan membersihkan tanah dari rumput-rumput liar ya! Penggemburan tanah juga dapat dibantu dengan menaburkan pupuk untuk memperkaya kesuburan tanah.

2. Bagi yang memiliki wilayah kebun atau lahan yang sempit, kamu bisa mencoba menanam dengan menggunakan media tanam polybag nih. Wah apa itu polybag, pasti kamu bertanya-tanya dalam hati kan. Polybag itu merupakan tanah yang dibungkus dengan plastik-plastik hitam, yang juga dilengkapi dengan pori-pori untuk sirkulasi udara dan air. Enaknya lagi polybag ini dijual dengan berbagai macam ukuran loh, sehingga kamu bisa menyesuaikan ukuran dengan jenis tanaman yang kamu inginkan nantinya.

Tetapi, ada yang perlu di perhatikan nih. Jika kamu menanam menggunakan polybag dari benih, siapkan setidaknya dua buah polybag ya. Karena yang satu akan digunakan sebagai media persemaian bibit sebelum akhirnya ditanam.

Menentukan jenis sayuran dan buah yang mudah ditanam di rumah

Setelah memutuskan media tanam mana yang tepat, sekarang simak dulu nih jenis sayur atau buah yang bisa kamu tanam sendiri. Sayuran yang paling mudah ditanam di rumah antara lain adalah cabai, tomat dan jahe. Nah, sekarang ResepKoki akan membagikan informasi seputar beberapa jenis tanaman yang bisa kamu tanam di kebun kamu.

1. Cabe (Cabai)

Cara menanam cabai cukup mudah. Buat jalur tanah vertikal dan tanam cabai di tanah dengan jarak 10 cm tiap benih. Siram dengan air dan tutupi dengan karung goni basah selama 4 hari. Yes! Kamu sudah berhasil menanam cabai di kebun kamu sekarang. Biasanya tanaman cabai akan mulai berbuah setelah 2.5-3 bulan tergantung dari jenis biji yang kamu gunakan.

2. Tomat

Untuk menanam tomat lebih dianjurkan untuk menggunakan polybag daripada di tanah luas. Pertama-tama lakukan persemaian biji dengan cara menanam biji tomat di polybag kamu. Sirami yang rajin setiap pagi dua kali sehari selama 30 hari. Nah, kalau sudah mulai tumbuh dan minimal punya lima helai daun, pindahkan si calon tanaman tomat kamu ke polybag yang lebih besar. Saat mencabut tanaman dari polybag pertama, lakukan dengan hati-hati ya ladies! Jangan sampai akar tanaman tomat kamu jadi rusak atau putus.

3. Bawang bombay

Bawang bombay bisa ditanam di tanah luas ataupun di dalam polybag. Prosesnya juga tidak jauh berbeda kok dengan proses penanaman cabai dan tomat. Hanya saja penanaman bawang bombay dianjurkan untuk dilakukan di pagi hari. Kenapa begitu ya? Hal ini ternyata disebabkan karena tanaman ini butuh suasana yang sejuk agar dapat tumbuh dengan maksimal. So, taruh pot dari bawang bombay kamu di tempat yang sejuk ya.

4. Seledri

Proses menanam seledri memerlukan usaha yang lebih agar hasilnya bisa maksimal nih. Soalnya selain proses persemaian biji yaitu menanam biji di dalam tanah selama 15 hari dan melakukan penyiraman dengan air yang sudah dicampur dengan pupuk selama 5 hari, kamu juga memerlukan proses pemberian kapur atau dolomit pada tanah. Butuh usaha lebih memang di tahap awal tetapi kalau sudah memiliki bibit dengan 3-4 helai daun dan menunggu sekitar 1-3 bulan, tadaa! Sekarang kamu sudah bisa petik seledri hasil kebun sendiri deh.

5. Jahe

Tanaman jahe enggak membutuhkan wilayah tanah yang luas jadi cocok banget nih buat kamu yang cuma punya lahan sepetak. Tetapi, sebelum menanam kamu perlu menyediakan campuran tanah dengan pupuk kandang (perbandingannya 3:1) dan melakukan pembiakan dari jahe dengan cara menyimpannya di tempat yang lembab dan tertutup. Tujuannya supaya tumbuh tunas dari bibit jahe tersebut ladies. Kalau kamu sudah punya minimal 2 tunas, sekarang tinggal di tanam deh di dalam polybag atau kebun belakang rumah kamu. Gampang kan.

6. Kunyit

Kunyit dapat ditanam dengan sangat mudah karena kamu bisa menggunakan kunyit yang ada di dapur kamu sebagai bibit. Tetapi, kunyit yang kamu gunakan setidaknya sudah berumur 7-12 bulan dan memiliki 1-3 mata tunas ya. Kalau kamu sudah punya kunyitnya, kamu hanya perlu melakukan pembiakan dan penanaman seperti pada proses tanaman jahe. Hanya saja, setelah tumbuh tunas kira-kira 3 cm, dianjurkan banget nih untuk memindahkan tanaman kunyit ke tanah atau polybag baru supaya tumbuhnya bisa berlangsung lebih baik.

7. Daun Pandan

Jenis tanaman terakhir yang ResepKoki bahas adalah daun pandan. Daun pandan juga fleksibel karena bisa di tanam di tanah yang luas ataupun di polybag. Kesulitan dari menanam daun pandan adalah kamu harus rajin-rajin menyiram tanaman ini sebab daun pandan sangat suka dengan air. Jadi pastikan kamu meletakkan pot tanaman ini di daerah yang lembab ya! Untuk proses penanamannya sendiri, kamu bisa menggunakan daun pandan tua sebagai bibit yang ditanam di dalam tanah yang basah. Dua sampai tiga bulan kemudian, kamu sudah bisa loh memanen daun pandan yang sudah kamu tanam.

Menjaga kesegaran tanaman

Sudah berhasil menanam tanaman sekarang kan? Nah saatnya menunggu agar tanaman tersebut bisa dipanen dan menghasilkan. Hasil yang baik tentunya harus dirawat dengan baik pula ya. Oleh karena itu, ResepKoki akan memberikan 3 tips utama dalam merawat kesegaran tanaman.

  1. Sirami tanaman kamu dengan rajin minimal sekali setiap hari. Hati-hati agar saat menyirami jangan sampai keasikan sendiri lalu malah jadi banjir air loh ladies. Ga ingin kan tanaman kamu mati karena kebanyakan minum air.
  2. Rajin-rajin melakukan penggemburan tanah dan pemberikan pupuk untuk menambah unsur hara. Tapi sebaiknya kamu menggunakan pupuk alami yah. Sudah banyak sekali pupuk alami yang dijual dan mudah didapatkan. Mumpung  semuanya ditanam sendiri, ga ada salahnya kan kita memastikan semuanya berasal dari bahan alami. Ayo, back to nature!
  3. Berikan pestisida alami untuk menjauhkan tanaman dari hama pengganggu. Pestisida alami bisa kamu beli atau dibuat sendiri jika punya waktu yang banyak. Yup, yang alami tentu lebih baik.

Jadi bagaimana? Ternyata mudah ya menanam sayuran atau buah di rumah. Sedikit menantang sih lebih tepatnya. Ladies juga tidak harus memiliki lahan yang luas untuk dapat menikmati hasil panen dari kebun sendiri. Menikmati hasil sayur yang dipanen sendiri juga bisa mendukung hidup yang lebih sehat. Mungkin saja nih uang beli sayur bisa kamu gunakan untuk membeli sutil kayu baru untuk melengkapi peralatan di dapur. Baca juga disini mengenai peralatan masak rumah namun penting ada di dapur modern.