Penulis: Selly.J

Jika membahas bebek, pastinya kita semua sudah familiar ya dengan nama hewan yang satu ini. Tetapi, tidak semua dari kita familiar dengan entok (itik). Nah, ternyata di Indonesia sendiri, entok memiliki beberapa istilah seperti itik serati dan bebek manila. Sementara itu di Jawa, entok disebut dengan istilah menthog.

1. Fisik

Serupa tapi tidak sama. Istilah ini cocok untuk menggambarkan bebek dan entok. Karena masih dalam satu keluarga, kedua hewan ini memang terlihat mirip. Tetapi, ternyata keduanya bisa banget loh kita bedakan secara fisik. Bebek biasanya memiliki postur yang lebih kurus dan tegak ketika berdiri. Sementara itu, entok memiliki postur yang lebih gemuk dan pendek. Selain postur tubuh, bebek dan entok juga memiliki perbedaan pada warna bulu. Bebek memiliki warna bulu kecoklatan, sedangkan bulu entok memiliki perpaduan warna, yakni hitam pada bagian tubuh dan putih pada bagian leher.

2. Perilaku

Selain berbeda secara fisik, ternyata bebek dan entok juga memiliki perbedaan perilaku loh. Bebek biasanya tidak mengerami telurnya sendiri, berbeda dengan entok yang mengerami telur-telurnya. Selain mengerami telurnya sendiri, ternyata entok juga dibudidayakan untuk mengerami telur bebek loh. Wah ternyata entok lebih memiliki sifat keibuan ya dibandingkan bebek.

3. Telur

Secara kasat mata, kita akan sulit nih untuk membedakan antara telur entok dengan telur bebek. Keduanya memiliki warna yang sama, yaitu biru kehijauan. Selain itu, ukurannya juga hampir sama. Akan tetapi, kita akan lebih sering menemukan telur bebek di pasar loh, soalnya entok tidak menghasilkan telur dalam jumlah banyak. Sehingga hanya dikonsumsi sendiri oleh peternaknya. Telur entok ini tetap bisa kita olah seperti telur pada umumnya loh, misalnya dengan cara digoreng ataupun dicampurkan dalam sayur.

4. Daging

Meskipun menghasilkan telur, bebek dan entok sebenarnya merupakan unggas pedaging. Jadi, daging kedua hewan ini lebih sering dimanfaatkan. Jika membandingkan keduanya, daging entok ternyata lebih tebal dan empuk daripada daging bebek. Sementara itu daging bebek akan terasa lebih berserat dan alot ketika kita makan. Tapi, lagi-lagi, meskipun harga keduanya hampir sama, kita kan lebih sering menjumpai daging bebek di pasar. Jika dibandingkan dengan bebek yang banyak dibudidayakan, jumlah peternak entok belum terlalu banyak.

Cara memasak dengan Entok

Soal olahan makanan dari daging bebek, pastinya kita udah familiar banget ya, mulai dari bebek goreng sampai bebek panggang seperti bebek bethutu. Nah, supaya pengetahuan kita soal bebek dan entok berimbang, yuk kita kenali jenis-jenis olahan atau masakan entok di Nusantara!

1. Entok Gobyos

entog-gobyos
(Image: Idahceris)

Jangan ngaku pecinta makananan pedas kalau kamu belum mencoba menu asli Wonosobo yang satu ini. Daging entok yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah pastinya akan membuat kita menikmati kuliner yang satu ini. Tidak lupa, penambahan cabai rawit super pedas yang menjadi ciri khas pada entok gobyos akan membuat keringat kita bercucuran ketika memakannya atau gobyos!

2. Entok Slenget

entok-slenget

Dalam bahasa Jawa, slenget memiliki arti menyambar. Nah jadi kebayang kan seperti apa kuliner khas Jogja ini? Yup, rasanya akan menyambar lidah kita. Entok slenget sendiri sebenarnya merupakan tongseng yang kuahnya berwarna kecoklatan dan didominasi oleh cabai dan merica. Ketika memakannya, kita tidak perlu repot-repot loh, soalnya daging entok pada olahan yang satu ini ini sudah di-fillet alias bebas tulang, dan dipotong-potong dalam ukuran sekali hap!

3. Entok Bakar

Bukan hanya ayam, entok juga cocok loh diolah dengan cara dibakar. Bumbu yang diperlukan juga sama kok seperti kita mengolah ayam bakar. Request atau hidangkan dengan sambal favorit ya ketika disajikan, dijamin rasanya akan bertambah nikmat.

4. Pedesan Entok

pedesan-entok
(Image: Resepdanmasakan)

Pedesan entok merupakan makanan khas Indramayu. Buat kamu pecinta pedas, kamu wajib mencoba olahan entok yang kaya akan bumbu rempah ini. Rasanya yang pedas pastinya cocok dipadukan dengan nasi hangat. Slurp!

5. Entok Rica-Rica

entok-rica-rica
(Image: Harianresep)

Selain ayam, ternyata entok juga gak kalah enak loh diolah dimasak dengan bumbu rica-rica. Biasanya, olahan entok rica-rica ini dapat kita temui pada warung-warung di Lamongan dan Magelang. Dijamin, perpaduan rasanya yang pedas dan gurih akan memanjakan lidah kamu.

6. Opor Entok

opor-entok

Buat kamu yang bosan dengan opor ayam ketika lebaran, kamu bisa nih mengganti ayamnya dengan entok. Selain gurih, dagingnya yang tebal dan lunak dijamin akan memanjakan lidah kamu.

7. Petis Entok

Jika olahan sebelumnya kita membahas entok pedas yang dipadukan dengan racikan rempah-rempah, sekarang kita akan membahas olahan entok yang pedas, manis, dan gurih. Yup, petis entok namanya. Nah jika biasanya bumbu petis dijadikan cocolan untuk tahu goreng, petis ternyata juga bisa dipadukan dengan daging entok yang empuk loh. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba kuliner yang eksotis ini?

Nah itu tadi jenis-jenis olahan yang berbahan dasar entok yang pastinya akan membuat kita ngiler dan mupeng. Olahan apa nih yang paling pingin kamu ingin coba? Yang pedas dan gurih kah? Atau yang eksotis?

Buat kamu yang tertarik untuk mengolah sendiri daging entok, kamu tidak perlu takut kalau daging entok akan keras dan berbau amis ya. Kamu cuma perlu melakukan beberapa langkah pendahuluan ini. Pertama, pastikan kamu membersihkan daging entok dan melumurinya dengan jeruk nipis selama 30 menit. Kedua, agar bau amisnya hilang, rebus daging entok dengan jahe, lengkuas, daun dalam, dan daun jeruk selama 1 jam. Selanjutnya, untuk mendapatkan tekstur yang empuk, ungkep daging dengan bumbu-bumbu tadi selama 3 jam, didiamkan dalam chiller. Setelah melalui 3 tahap ini, daging entok siap diolah menjadi makanan yang memanjakan lidah kamu.