Penulis: Rosalia

Ayo siapa disini yang makanan favoritnya telur? Selain simpel, telur bisa dijadikan bahan masakan apapun, termasuk menjadi bahan utama saat membuat kue. Telur di Indonesia pun ada banyak jenisnya yang dijadikan bahan masakan. Misalnya telur ayam, bebek, atau puyuh. Telur juga merupakan bahan yang mudah banget dan pas dijadikan menu sarapan atau pengganjal perut saat jam-jam nanggung. Uniknya lagi, telur sering dijadikan makanan pendamping atau tambahan dalam makanan utama. Mau diolah seperti apapun, telur pasti rasanya enak dan selalu jadi penambah rasa gurih dalam makanan. Lalu aneka jenis telur siap makan apa saja sih yang bisa kita konsumsi dan buat sendiri di rumah? Ladies, check this out!

1. Telur Pitan Hitam

telur-pitan
(Image: Souschef)

Telur ini sering juga disebut telur bitan, telur hitam, atau telur pidan. Dari namanya saja, kamu pasti sudah tahu kalau telur ini memang berwarna hitam. Makanya banyak orang menyangka kalau telur ini adalah telur busuk. Padahal, warna hitam dari telur ini didapat dengan proses panjang. Telur ini berasal dari telur bebek atau ayam dan banyak ditemukan dalam kuliner khas Tiongkok. Telur ini biasa juga disebut sebagai century egg, thousand year egg atau telur seribu tahun.

Telur ayam atau bebek akan difermentasi bersama lempung (tanah liat), abu kayu, garam, kapur tohor, sekam padi hingga beberapa bulan. Nantinya, kuning telur akan berubah warna menjadi hijau gelap dan punya tekstur creamy. Aromanya juga akan berubah jadi khas sulfur dan ammonia. Kalau putih telurnya akan berubah menjadi cokelat gelap dengan rasa sedikit asin. Dari proses fermentasi ini, telur bisa berubah jadi warna hitam karena adanya alkalin yang menaikkan pH telur.

Kalau di Canton, telur ini biasa disantap dengan acar jahe. Sedangkan di Shanghai disantap dengan tahu dingin. Tapi pada umumnya telur ini dihidangkan dengan bubur atau salad dingin.

2. Telur Asin

telur-asin
(Image: 123RF)

Nah kalau telur yang satu ini pasti sudah sering kamu konsumsi. Telur ini biasanya dibuat dari telur itik yang diawetkan dan diberi tambahan garam. Garam memang dikenal sebagai bahan pengawet alami karena mematikan bakteri-bakteri pada telur. Sehingga telur bisa awet dan nantinya aman dikonsumsi. Proses merendam telur dalam air garam ini berlangsung sekitar 3-7 hari.

Telur asin yang berkualitas biasanya punya ciri-ciri berwarna oranye cerah tapi gak sampai merah di bagian kuning telurnya. Terus, telur juga tidak mengeluarkan cairan saat digigit dan pastinya tidak memiliki bau amis. Rasa asinnya pun tidak berlebihan.

3. Telur Pindang

telur-pindang
(Image: Idememasak)

Telur ini sering juga disebut dengan nama tea egg atau marble egg di luar negeri. Telur ini merupakan ragam masakan Tionghoa yang direbus dengan bumbu-bumbu tertentu sehingga punya rasa, aroma, dan tampilan yang khas. Tapi telur pindang ini sudah divariasikan dan dikembangkan ke seluruh Asia loh. Misalnya di Hongkong, Taiwan, dan Malaysia.

Kalau di Indonesia, telur pindang terkenal ada di masakan khas Yogyakarta, yakni gudeg atau sambal krecek. Tapi, biasanya telur pindang ini juga ada di menu nasi kuning atau nasi tumpeng.

Cara membuatnya, telur ayam atau bebek direbus dalam rebusan yang sudah diberi bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, serai, larutan teh, garam, gula jawa, dan kecap manis. Telur direbus sampai airnya habis. Bisa juga ditambahkan daun jeruk agar aroma telur pindang lebih segar.

4. Telur Merah

telur-merah
(Image: Intisari)

Kalau dalam tradisi Tiongkok, telur merah sering dibuat untuk merayakan ulang tahun atau saat satu bulan bayi baru lahir, di mana orang tua akan memberitahu nama bayinya ke seluruh kerabat. Telur merah ini bisa dibuat menggunakan pewarna alami atau buatan. Pewarna alami yang digunakan yaitu angkak. Rebus angkak dan daun salam, tunggu dingin, lalu ceburkan telurnya dan rebus kembali. Gunakan api kecil supaya telur bisa matang secara sempurna.

5. Soy Egg

soy-egg
(Image: Soupbelly)

Ayo, siapa di sini yang suka makan ramen? Pernah perhatikan gak kalau biasanya sajian ramen selalu menggunakan telur untuk pendamping? Nah ternyata telur ini bukan sekadar telur rebus loh. Telur ini dibuat dengan cara khusus dan dinamakan soy egg. Telur yang digunakan umumnya telur ayam. Karena ini masakan khas Jepang, bumbu yang digunakan pun pakai bumbu khas Jepang seperti mirin (cuka beras beralkohol, berwarna kuning bening, dan rasanya manis). Cara membuatnya, kamu harus merebus telur dengan tambahan mirin dan saus tiram. Jika sudah selesai, simpan dulu dalam kulkas semalaman sebelum disajikan. Hmm, super yummy!

6. Smoked Egg

Pikchur
(Image: Foodrecentrunes)

Satu lagi penyajian telur unik yang bisa kita tiru dari luar negeri, yakni smoked egg. Sesuai namanya, telur dimatangkan dengan cara pengasapan. Smoked egg ini dikategorikan sebagai satu makanan pembuka khas Prancis (hors d’oeuvre). Biasanya orang Prancis menggunakan telur ayam atau telur ikan untuk pembuatannya. Kamu cukup merebus telur hingga matang, kupas, lalu lakukan proses pengasapan dengan menggunakan alat khusus pengasapan. Jika telur sudah berubah warna menjadi golden brown, artinya sudah bisa dinikmati. Tekstur smoked egg ini agak keras saat dimakan. Tapi, tetap super yummy!

Menarik banget kan, aneka telur siap makan yang bisa kamu temui atau bahkan buat sendiri di rumah? Apapun jenis telur yang mau kamu buat, pastikan selalu kamu memilih telur yang berkualitas bagus dan gak busuk ya. Proses pematangan juga harus diperhatikan supaya didapatkan tekstur telur sesuai selera. Happy cooking and eating, ladies!