(Image: Shutterstock)

Anda pernah mendengar istilah kontaminasi silang? Pada tahun 2011 silam, Chef Juna pernah melontarkan istilah ini di acara Masterchef Indonesia. Kontaminasi silang adalah proses perpindahan bakteri dari makanan mentah ke makanan siap santap. Hal ini merupakan pengetahuan dasar bagi seorang chef di dalam memberikan sajian yang sehat dan aman, namun bukan berarti kamu tidak bisa mempraktekannya di rumah loh!

Selain menghindari penggunaan talenan yang sama saat memproses makanan mentah dan makanan jadi, proses penyimpanan makanan di kulkas juga dapat menjadi salah satu langkah untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang. Bakteri, jamur bahkan bau yang tidak sedap dari kulkas kamu bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya kontaminasi. Berikut ResepKoki akan memberikan tips untuk menyimpan beberapa jenis produk di kulkas kamu.

1. Produk daging dan ikan.

Simpan daging dan ikan segar di dalam wadah tertutup atau wadah kedap udara. Daging atau ikan segar yang disimpan tanpa ditutup rapat akan menyebabkan kulkas kamu memiliki bau yang tidak sedap. Selain itu, tingkat kontaminasi bakteri dari produk daging dan ikan juga dapat membahayakan produk pangan lainnya di dalam kulkas. Jika kamu tidak memiliki wadah kedap udara, gunakan dua piring yang dibalut dengan plastic wrap untuk menyimpan produk pangan in.

2. Sayuran dan buah-buahan.

Simpan sayuran dan buah-buahan secara terpisah menurut jenisnya. Jangan menyimpan buah apel bersama dengan bayam atau buah jeruk dengan tomat. Sayuran dan buah sebaiknya dicuci bersih terlebih dahulu sebelum disimpan pada rak khusus sayuran dan buah. Penanganan yang tidak tepat akan mempercepat proses kerusakan dari sayuran dan buah-buahan.

3. Produk susu.

Produk susu merupakan produk yang paling mudah mengalami kerusakan bila tidak ditangani dengan tepat. Kerusakan dari produk ini juga dapat meningkatkan terjadinya kontaminasi silang di dalam kulkas kamu. Oleh karena itu, simpan produk keju, yogurt, cream dan susu di kotak yang sudah diberikan pada saat kamu membelinya di supermarket atau di wadah kedap udara. Oh ya, jauhkan produk susu kamu dari produk pangan yang berbau tajam ya agar rasa dan baunya tidak berubah.

4. Telur.

Menyimpan telur di kulkas dapat memperpanjang masa simpannya. Tetapi proses penyimpanan yang tidak tepat dapat mempercepat kerusakan telur. Simpan telur kamu di rak yang telah disediakan di kulkas untuk menjaga kelembapan dan bau segar dari telur. Pastikan sebelum disimpan, telur sudah kamu cuci bersih ya dan dikeringkan dengan lap.

5. Makanan Sisa.

Kamu sering menyimpan makanan sisa atau produk yang sudah kamu olah di kulkas? Boleh saja sih.Tetapi untuk menjaga keamanan dari makanan sisa kamu, usahakan untuk selalu menyimpannya di dalam wadah tertutup atau ditutup dengan plastik wrapping sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Juga jangan letakkan makanan sisa di sebelah produk pangan mentah ya.

Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi silang. Selain itu, jangan menyimpan makanan kaleng yang sudah dibuka lebih dari sehari, seperti ikan sarden, kornet, atau ikan tuna. Sebaiknya setelah dibuka langsung dihabiskan atau dimasak. Beberapa bahan kalengan aman untuk disimpan kembali seperti pasta tomat dan buah kalengan. Akan tetapi jangan lupa memindahkannya ke wadah bersih dan pastikan tertutup rapat ketika disimpan ke dalam kulkas ya.

Itulah beberapa tips menyimpan produk pangan di kulkas agar terhindar dari kontaminasi silang. Oh ya, selain melakukan penyimpanan yang tepat terhadap produk pangan di atas, jangan lupa untuk selalu membersihkan kulkas kamu minimal 2 minggu sekali (baca juga tips mengenai kebersihan lemari es atau kulkas disini). Pastikan juga kondisi kulkas kamu tidak terlalu penuh untuk menjaga sirkulasi udara bisa berjalan baik. Ayo dimulai dari sekarang!

 

 

Tips Mencegah Kontaminasi Silang di Kulkas Anda
Bantu kami menilai artikel ini! (5=Sangat Bermanfaat)