(Image: Organicfacts)


Mengenal lebih jauh daun kari dengan beraroma tajam.


Apakah kamu sudah familiar dengan istilah daun kari? Mungkin masih banyak yang belum begitu mengenal daun kari, karena di Indonesia sendiri jenis daun ini lebih dikenal dengan istilah daun salam koja. Umumnya daun ini dimanfaatkan sebagai bumbu masakan khas dari Sumatera, terutama Aceh. Beberapa jenis masakan memang wajib menggunakan daun ini, seperti kari, laksa, masakan ayam tangkap aceh, hingga gulai. Penasaran kan bagaimana karakteristik dan kegunaan daun kari? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

1. Karakteristik daun kari.

Daun kari merupakan jenis rempah asli India yang umum digunakan dalam berbagai masakan khas India dan Srilanka, dengan aromanya yang begitu kuat serta penggunaannya hampir sama dengan daun salam pada masakan Indonesia. Jenis rempah ini banyak ditemukan tumbuh di wilayah selatan India dan Malaysia. Daun kari juga dikenal dengan istilah curry leaf atau Murraya koenigii yang pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani bernama Johann Koenig. Ukuran pohonnya relatif kecil dengan ketinggian maksimal 4-6 meter. Beberapa karakteristik berikut ini bisa memudahkan kamu mengenali daun kari/ salam koja/ temuru/ curry leaf ini.

  • Bentuk daun menyerupai daun belimbing.

Kamu pernah melihat daun belimbing kan? Nah, daun kari ini bentuknya mirip daun belimbing, tapi dengan ukuran yang lebih kecil dan warna daunnya hijau tua mengkilap. Meskipun banyak yang mengatakan aromanya ‘langu’, tapi begitu masuk dalam masakan aromanya akan sangat menggoda.

  • Bentuk bunga kecil bergerombol berwarna putih menyerupai bunga kemuning.

Jangan heran ya jika bunga daun kari memiliki aroma yang harum seperti bunga kemuning, karena memang tumbuhan ini masih satu genus dengan kemuning (Murraya paniculata) dari keluarga jenis tanaman jeruk-jerukan (Rutaceae).

  • Buah daun kari berbentuk bulat.

Buah daun kari seukuran kacang tanah, berwarna hijau dan akan berubah menjadi ungu tua ketika sudah masak. Berdasarkan penelitian, kandungan vitamin C dalam buah daun kari cukup tinggi lho, hanya saja beberapa sumber menyatakan bahwa biji buah daun kari ini beracun. Jadi meskipun boleh dimakan sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum mencicipinya.

2. Penggunaan daun kari.

Karena aromanya yang begitu kuat, daun kari banyak digunakan sebagai penambah rasa pada masakan tertentu, seperti kari kambing, ayam goreng daun kari, gulai dan jenis masakan lainnya. Tidak mengherankan jika banyak pecinta kuliner yang tertarik untuk menggunakan daun kari ini dalam berbagai masakan. Oh ya, daun ini mudah sekali layu dan aromanya yang kuat akan berkurang begitu mengering. So, penggunaan terbaik daun kari adalah ketika wujud daun ini masih segar usai dipetik. Jadi jangan salah ya dalam menggunakannya.

3. Manfaat daun kari untuk kesehatan.

Daun kari memang diketahui memiliki efek antimicrobial, anti-diabetic, anti-inflammatory, dan antioxidant. Di India sendiri daun kari banyak digunakan untuk pengobatan Ayurveda, dan pucuk daunnya dikonsumsi sebagai lalapan. Berikut ini manfaat daun kari untuk kesehatan:

  • Mengatasi anemia dan infeksi kulit.
  • Menjaga kestabilan kadar gula darah.
  • Memelihara fungsi pencernaan.
  • Menjaga kesehatan mata.
  • Membantu menurunkan kolesterol jahat.
  • Meringankan gejala diare dan maag.

4. Di mana bisa mendapatkan daun kari?  

Jangan khawatir, kamu bisa mencarinya di pasar tradisional atau supermarket yang menjual jenis rempah ini. Atau jika kamu sering memasak sajian yang menggunakan daun kari, kamu bisa kok menanamnya dengan membeli bibit tanaman ini di beberapa tempat penjualan bibit tanaman online, tinggal browsing aja!