(Image: Nobacks)

Bawang bombay merupakan salah satu bahan makanan yang harus selalu tersedia di dapur. Siapa yang tak mengenal jenis bawang yang satu ini? Kamu yang senang sama masakan khas Italia seperti pasta atau snack khas barat seperti onion ring, pasti akan kenal banget nih sama bawang yang satu ini.

Bawang ini juga nih yang sering bikin mata kita berair kalau lagi mengirisnya akibat senyawa pedas dan panas yang dikeluarkannya. Eitts tetapi jangan sembarangan memilih dan menyimpan bawang ini ya. Enggak mau kan bawang kamu cepat busuk karena salah memilih? Mau tahu cara memilih dan menyimpan bawang bombay yang benar? Simak tips berikut ini ya!

1. Pilih bawang yang masih segar dan tidak bertunas.

Kalau pergi ke pasar dan membeli bawang bombay, jangan lupa pilih bawang bombay yang masih segar ya. Bawang bombay yang masih segar ini biasanya masih memiliki umbi yang bagus. Kulit dari bawang bombay yang masih segar ini pun licin, dan seluruh isinya masih keras atau tidak lembek. Usahakan membeli bawang bombay yang masih ada akarnya ya, karena bawang yang masih memiliki akar akan mampu bertahan lebih lama.

2. Hindari bawang yang ujungnya terkelupas.

Jika kamu menemukan bawang bombay yang ujungnya terkelupas atau kulitnya sudah rusak, lebih baik kalian hindari alias jangan dipilih. Biasanya bawang yang ujungnya sudah mengelupas tidak mampu bertahan lama dan lebih cepat menjadi busuk. Jika di rumah ada beberapa bawang bombay seperti ini, mendingan segera kamu masak deh!

3. Mengeringkan bawang bombay sebelum disimpan.

Bawang bombay harus dikeringkan dulu sebelum disimpan, hal ini dilakukan untuk menghindari si bawang bombay tumbuh tunas. Eitts, tapi jangan mengeringkannya di bawah sinar matahari ya, karena sinar matahari bisa merusak rasa dari bawang bombay dan membuat jadi pahit. Kamu cukup mengangin-anginkannya saja selama kurang lebih 1 jam.

4. Simpan bawang bombay di tempat yang sejuk dan kering.

Banyak orang berpendapat bahwa menaruh bawang bombay di dalam kulkas akan membuatnya lebih awet. Kamu salah besar ya, justru udara dingin dan lembab seperti kulkas akan membuat bawang bombay cepat busuk sehingga aromanya menjadi tak sedap. So, cukup simpan di tempat yang kering dan sejuk ya.

5. Simpan bawang bombay yang telah dikupas di dalam freezer.

Terkadang kalau memasak menggunakan bawang bombay kita masih menyisakan setengah butir bahkan lebih bukan? Kalau kayak gini, sisa dari bawang bombay tadi jangan langsung dimasukkan ke dalam kulkas ya, karena akan lebih cepat layu dan membusuk. Lebih baik sisa bawang bombay tadi kamu potong-potong, lalu kamu masukkan wadah kedap udara atau rapat sehingga tidak ada udara yang masuk. Setelah itu masukkan wadah tersebut ke freezer deh.

 

Jadi poin mana nih yang kamu sudah paham banget dan juga lakukan sehari-hari? Lengkapi yah dengan mempraktekkan semua poin-poin di atas supaya bawang bombay di rumah bisa lebih tahan lama dan tetap fresh ketika akan digunakan.