Gunakan tips berikut agar daun salam di dapur kamu dapat bertahan lebih lama.


Kalau waktu sekolah jago sejarah, pasti kamu tau bahwa Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan rempah-rempahnya. Orang-orang dari negara yang jauh pun berlayar ke Indonesia hanya untuk mendapatkan rempah-rempah loh. Wah, kebayang kan betapa kerennya negeri kita? Nah di Indonesia sendiri, rempah-rempah biasanya digunakan sebagai bumbu dapur supaya cita rasa makanan makin meningkat.

Bagi kalian pecinta kuliner khas Indonesia, pasti kalian familiar dong sama yang namanya daun salam. Daun yang satu ini memang sering banget kita temui di masakan nusantara seperti gulai, kari, nasi kuning, dan rendang. Selain membuat masakan lebih lezat, daun salam juga bagus loh untuk tubuh kita. Kita dapat menggunakan daun salam untuk mengatasi kadar gula yang tinggi, demam, dan gangguan pencernaan.

Karena berasal dari tanaman, daun salam menjadi lebih cepat rusak sehingga membuat sebagian orang lebih memilih untuk menggunakan penyedap instan. Jika kamu salah satu orang yang mengalami masalah ini, kamu tidak perlu lagi ya mengganti daun salam dengan bumbu masak instan. Asal disimpan dengan benar, daun salam bisa awet kok. Yuk simak tips-tips di bawah ini!

1. Keringkan terlebih dahulu daun salam yang segar.

Sebenarnya daun salam yang segar dan daun salam yang kering memiliki manfaat yang sama. Akan tetapi, daun salam akan cepat rusak loh bila berada dalam keadaan lembab. Jadi jika kamu membeli daun salam yang masih segar, ada baiknya kamu mencuci dulu daun salam itu hingga bersih. Jangan lupa untuk meniriskannya hingga kering ya! Setelah itu, kamu dapat membungkus daun salam menggunakan aluminium foil dan menyimpannya ke dalam lemari pendingin. Cara penyimpanan ini membuat daun salam bertahan hingga berbulan-bulan.

2. Bungkus daun salam yang kering dengan kertas pembungkus.

Sebenarnya dibandingkan dengan daun salam segar, kita akan lebih sering menjumpai daun salam yang kering di pasaran. Meskipun daun salam sudah dalam keadaan kering, kita tidak boleh menyimpannya sembarangan loh. Agar lebih awet, sebaiknya kamu membungkus daun salam kering dengan kertas pembungkus. Nah setelah dibungkus kertas, kita dapat meletakannya baik di lemari pendingin maupun di dapur. Eits tapi ingat, jika kamu menyimpan daun salam di dapur, pastikan agar tempat penyimpanannya kering. Jika tidak, daun salam akan menjadi cepat busuk.

3. Haluskan daun salam sebelum menyimpannya.

Selain dibungkus dengan kertas dan aluminium foil, kita juga bisa loh menyimpan daun salam yang sudah dihaluskan terlebih dahulu. Setelah dihaluskan, kamu dapat menyimpan daun salam di wadah yang kedap udara seperti toples. Cara penyimpanan seperti ini membuat daun salam dapat bertahan hingga penggunaan terakhir. Mudah dan praktis bukan?