Tahukah kamu bahwa ada banyak jenis alat masak di sekitar kita? Jenis yang dimaksud bukannya panci, wajan, dsb lho melainkan yaitu bahan dasar pembuat alat masak. Mungkin kita hanya tahu bahwa itu terbuat dari besi atau logam. Eits jangan salah, ternyata ada banyak sekali macamnya. Apakah kamu mempertimbangkan keamanan dan kesehatan juga ketika membeli alat masak?  Kebanyakan orang –termasuk Penulis pun, selama ini juga hanya mempertimbangkan masalah harga dan kegunaan ketika membeli alat masak. Namun sebaiknya kita berpikir ulang deh, ternyata ada banyak bahaya mengancam dibalik bahan dasar alat masak. Yuk kita kenali aneka bahan dasar alat masak berikut.

1. Alat masak anti lengket/ Non stick coating cookware (sebaiknya hindari)

a nonstick frying pan on a white background

Ini nih jenis alat masak yang paling populer dan merakyat di Indonesia, wajan anti lengket atau yang sering kita kenal dengan Teflon. Tapi sebaiknya kamu berpikir ulang lagi untuk menggunakan alat masak ini karena ternyata ketika mencapai suhu sekitar 350 derajat celcius hanya dalam 3-5 menit saja, dia akan mengeluarkan 15 jenis gas kimia beracun, termasuk 2 jenis senyawa karsinogenik. Waduh. Namun tidak semua alat masak anti lengket yang beredar saat ini menggunakan lapisan beracun lho ya, ResepKoki akan bahas lebih lanjut mengenai hal ini di artikel yang lain, tunggu tanggal mainnya ya. 

2. Stainless steel (relatif aman)

Stainless steel pan

Walaupun jenis alat masak ini juga mengandung campuran logam, tetapi dia tidak akan berpindah ke makanan selama lapisannya tidak tergores. Jadi jangan menggunakan alat pengaduk atau alat cuci yang berpotensi merusak ya.

3. Aluminium murni (sebaiknya hindari)

aluminum pan v1

Aluminium termasuk logam yang bersifat reaktif dan beracun lho. Namun kenapa alat masak dengan bahan dasar ini sering digunakan? Ternyata karena dia sangat cepat menghantarkan panas. Tapi ternyata oh ternyata pemasakan dan penyimpanan makanan, terutama yang bersifat asam dan asin, akan bereaksi dengan aluminium dan berpotensi tinggi masuk ke dalam makanan. Nah saat ini yang banyak dijual bukan hanya alat masak dengan bahan aluminium murni melainkan aluminium yang dilapisi berbagai bahan lain, seperti lapisan anti lengket dan lapisan keramik.   

4. Besi tuang / Cast iron (relatif aman)

Cast iron

Besi dalam alat masak jenis ini juga berpotensi berpindah ke dalam makanan yang kita masak, namun tahukah kamu bahwa logam besi yang terikut dalam makanan dapat dianggap sebagai tambahan asupan zat besi yang baik? Sehingga apabila hanya sejumlah kecilnya terikut atau berpindah ke makanan maka relatif aman. Namun, alat masak berbahan ini mudah sekali berkarat oleh sebab itu perlu perlakuan khusus ya sebelum digunakan.

5. Porselen atau keramik (aman)

porcelain pan

Merupakan alat masak berbahan organik yang sudah digunakan semenjak dahulu kala. Selain aman, alat masak ini juga tidak lengket, mudah dibersihkan, dan mampu menghantarkan panas dengan baik. Ada dua jenis alat masak yang menggunakan bahan ini, yaitu murni berbahan dasar keramik ataupun hanya menggunakan keramik sebagai lapisan luarnya saja. Kelemahan alat masak ini adalah ia mudah gompil, retak, atau pecah sehingga berhati-hati ya ketika menyimpan atau menaruhnya.

6. Kaca (aman)

Glass saucepan

Super aman, tahan lama, serta ramah lingkungan. Namun kelemahannya adalah tidak semua masakan bisa diolah menggunakan alat masak jenis ini, untuk membuat kue dan steak misalnya.

Oke, sudah ada gambaran kan mengenai berbagai bahan dasar alat masak. Sekarang saatnya kamu cek ke dapur deh dan lihat alat masakmu termasuk yang mana. Memang sih alat masak berbahan keramik, kaca, ataupun besi tuang memang berharga lebih mahal, tapi gak ada salahnya kan kamu berinvestasi demi kesehatanmu dan keluarga di masa depan. Be wise guys.